BP Sabang Didorong Jadi Hub Logistik dan Perdagangan Internasional
Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) didorong menjadi pusat logistik dan perdagangan internasional guna memperkuat peran Indonesia di jalur pelayaran global. Dorongan tersebut disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI Doni Akbar yang menilai Sabang memiliki posisi strategis di pintu masuk Selat Malaka dan Samudra Hindia. Menurutnya, keunggulan geografis tersebut harus dioptimalkan melalui tata kelola yang profesional dan berdaya saing. Langkah itu diharapkan mampu menarik lebih banyak investasi berkualitas ke kawasan Sabang.
Doni menegaskan BPKS perlu memperkuat tata kelola kelembagaan yang transparan, profesional, dan adaptif terhadap dinamika ekonomi global. Perbaikan tersebut dinilai menjadi fondasi untuk meningkatkan kepercayaan investor sekaligus mempercepat pengembangan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Sabang. Selain sebagai pusat logistik, Sabang juga diproyeksikan berkembang menjadi kawasan perdagangan, pelabuhan internasional, pariwisata, perikanan, serta ekonomi maritim yang terintegrasi.
BPKS sebelumnya telah menyiapkan arah pengembangan kawasan melalui pembentukan ekosistem Marine Hub. Program tersebut meliputi pengembangan shorebase, pusat logistik, layanan bunkering, industri maritim, hingga penguatan sektor pariwisata berbasis minat khusus. Sejumlah investor dari India, Selandia Baru, Korea Selatan, Singapura, dan negara lainnya juga mulai menunjukkan minat terhadap potensi Sabang sebagai pusat transshipment dan logistik regional.
Komisi VI DPR menilai keberhasilan transformasi Sabang membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPKS, pelaku usaha, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem investasi yang sehat, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan posisi yang strategis di jalur perdagangan internasional, Sabang dinilai memiliki peluang besar berkembang menjadi salah satu hub logistik dan perdagangan utama di kawasan Asia Tenggara.
