U by Prodia Gandeng BCA Digital Hadirkan Fitur Pembayaran U-aang

Platform layanan kesehatan digital U by Prodia menjalin kerja sama dengan BCA Digital untuk menghadirkan fitur pembayaran terbaru bernama U-aang. Inovasi ini dirancang untuk memudahkan pengguna dalam melakukan transaksi berbagai layanan kesehatan secara lebih cepat, praktis, dan terintegrasi melalui aplikasi.

Melalui kolaborasi tersebut, pengguna U by Prodia dapat menikmati pengalaman pembayaran digital yang lebih efisien saat mengakses layanan pemeriksaan kesehatan, konsultasi, maupun pembelian produk kesehatan. Kehadiran fitur U-aang diharapkan mampu mendukung transformasi digital di sektor kesehatan sekaligus meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam bertransaksi.

Pihak perusahaan menilai digitalisasi layanan pembayaran menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Dengan sistem yang lebih sederhana dan aman, pengguna dapat fokus pada kebutuhan kesehatan tanpa harus menghadapi proses pembayaran yang rumit.

Kerja sama antara U by Prodia dan BCA Digital juga mencerminkan semakin eratnya kolaborasi antara sektor kesehatan dan teknologi finansial di Indonesia. Sinergi ini diharapkan dapat menghadirkan berbagai inovasi baru yang mendukung gaya hidup sehat sekaligus mendorong pemanfaatan layanan digital di tengah masyarakat.

Similar Posts

  • RANS Tawarkan Harga Saham Rp 135-Rp 170, Mahal atau Murah?

    PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) resmi memulai masa penawaran awal atau book building dengan kisaran harga Rp135 hingga Rp170 per saham. Perusahaan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu menawarkan 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02 persen modal setelah IPO. Dengan rentang harga tersebut, RANS berpotensi menghimpun dana segar sekitar Rp340,87 miliar hingga…

  • Kementerian UMKM siapkan sertifikasi halal gratis bagi 500 ribu UMKM

    Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan program sertifikasi halal gratis bagi 500 ribu pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus membantu pelaku usaha memenuhi kewajiban sertifikasi halal yang berlaku secara nasional. Melalui program tersebut, pelaku UMKM dapat memperoleh sertifikat halal tanpa dikenakan biaya. Pemerintah berharap kebijakan…

  • BPOM Sebut 39% Sarana Produksi AMDK Tak Memenuhi Syarat

    Badan Pengawas Obat dan Makanan mengungkapkan hasil pengawasan terhadap sarana produksi air minum dalam kemasan.Sebanyak 39 persen fasilitas produksi diketahui belum memenuhi standar yang ditetapkan.Temuan ini berasal dari hasil inspeksi di berbagai daerah. BPOM menilai masih terdapat pelanggaran pada aspek higiene dan sanitasi produksi.Beberapa fasilitas disebut belum sepenuhnya memenuhi standar kelayakan operasional.Kondisi ini berpotensi memengaruhi…

  • Said Abdullah Dorong Kebijakan Afirmatif Cukai Rokok Golongan III

    Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah mendorong pemerintah menerapkan kebijakan afirmatif bagi industri rokok Golongan III. Kebijakan tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan pelaku usaha kecil dan menengah di sektor hasil tembakau. Menurut Said Abdullah, struktur tarif cukai saat ini perlu dievaluasi. Ia menilai lapisan atau layer cukai yang terlalu sempit membatasi ruang gerak…

  • Kadin Bongkar Strategi Dunia Usaha Hadapi Perlambatan Ekonomi, Efisiensi Jadi Andalan

    Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengungkap strategi dunia usaha dalam menghadapi Perlambatan Ekonomi yang dipengaruhi oleh dinamika global dan kondisi pasar domestik. Menurut Kadin, langkah efisiensi menjadi salah satu strategi utama agar pelaku usaha tetap mampu menjaga kinerja di tengah tantangan ekonomi. Kadin menjelaskan efisiensi tidak hanya dilakukan melalui pengendalian biaya operasional, tetapi juga…

  • El-Nino Mengintai Industri Sawit, Hasil Panen Berisiko Menyusut Harga Terkerek

    Ancaman fenomena El Nino kembali menjadi perhatian pelaku industri kelapa sawit pada paruh kedua 2026. Sejumlah lembaga riset memperkirakan cuaca kering akan mulai terasa sejak Juli dan berlanjut hingga awal 2027. Kondisi tersebut berisiko menekan produktivitas perkebunan sawit di Indonesia dan Malaysia. Kedua negara merupakan pemasok utama minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO)…