Pengusaha Ngeluh ke Menperin Aturan Pemda Bikin Industri Mandek

Pelaku industri mengeluhkan berbagai aturan pemerintah daerah yang dinilai menghambat kegiatan usaha. Keluhan tersebut disampaikan langsung kepada Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam pertemuan bersama pelaku industri. Pengusaha berharap pemerintah pusat dapat menyelaraskan kebijakan daerah dengan regulasi nasional agar investasi dan produksi tidak terganggu.

Menurut pelaku usaha, sejumlah peraturan daerah menimbulkan proses perizinan yang panjang dan berulang. Kondisi tersebut membuat biaya operasional meningkat serta memperlambat realisasi investasi. Mereka menilai kebijakan pusat yang mendukung industri sering kali tidak berjalan maksimal karena terbentur aturan di tingkat daerah.

Menperin Agus Gumiwang menyatakan akan menampung seluruh masukan dari pelaku industri. Kementerian Perindustrian berkomitmen memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah untuk menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat investasi sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional.

Pemerintah juga terus menyempurnakan regulasi sektor industri melalui pendekatan perizinan berbasis risiko. Kebijakan tersebut bertujuan memberikan kepastian hukum, mempercepat layanan perizinan, serta mengurangi hambatan birokrasi bagi pelaku usaha. Penyederhanaan aturan dinilai penting untuk menjaga pertumbuhan industri manufaktur nasional.

Kalangan industri berharap pemerintah pusat dan daerah memiliki kebijakan yang selaras. Harmonisasi regulasi diyakini dapat mempercepat pembangunan kawasan industri, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, serta memperkuat kepercayaan investor. Kepastian aturan juga menjadi faktor penting bagi perusahaan yang ingin melakukan ekspansi usaha.

Pelaku usaha optimistis industri manufaktur mampu tumbuh lebih cepat apabila hambatan regulasi dapat diatasi. Mereka berharap koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat. Dengan demikian, iklim investasi menjadi lebih sehat dan industri nasional mampu bersaing di pasar global.

Similar Posts

  • Harga Emas Antam, UBS dan Galeri 24 Hari Ini Turun

    Harga emas yang dijual melalui Pegadaian kompak melemah pada perdagangan hari ini. Penurunan terjadi pada tiga produk emas populer, yakni Antam, UBS, dan Galeri 24. Koreksi harga mengikuti pergerakan pasar logam mulia yang masih berfluktuasi dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan data Pegadaian, harga emas Antam turun Rp12.000 menjadi Rp2.812.000 per gram. Sementara itu, emas Galeri…

  • Puncak Musim Panen Kopi Berakhir

    Puncak musim panen kopi di sejumlah daerah penghasil utama Indonesia mulai berakhir pada akhir Juli 2026. Memasuki penghujung panen, aktivitas petani beralih dari memetik buah menjadi merawat tanaman. Hasil panen yang diperoleh pada periode akhir memang lebih sedikit dibanding awal musim. Namun, pendapatan tersebut tetap membantu memenuhi kebutuhan keluarga dan biaya perawatan kebun. Di Kabupaten…

  • BI Rate Naik Lagi, Bank BUMN Diminta Nggak Buru-buru Naikkan Bunga Kredit

    Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Dewan Gubernur pada 17–18 Juni 2026. Kenaikan dilakukan untuk menjaga stabilitas rupiah dan mengendalikan inflasi di tengah ketidakpastian ekonomi global. Meski BI Rate kembali naik, bank-bank milik negara atau Himpunan Bank Milik…

  • Bank Mandiri (BMRI) Salurkan KUR Rp21,41 Triliun ke 162.000 UMKM hingga Semester I/2026

    PT Bank Mandiri Tbk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp21,41 triliun hingga akhir Semester I 2026. Penyaluran tersebut menjangkau lebih dari 162.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah. Capaian ini menunjukkan komitmen Bank Mandiri dalam memperluas akses pembiayaan bagi sektor produktif. Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan penyaluran KUR…

  • Harga Telur & Ayam Turun Saat MBG Disetop Sementara, Hotel-Kafe Diminta Serap

    telur ayam dan daging ayam mengalami penurunan harga di sejumlah pasar setelah program MBG dihentikan sementara.Kondisi ini terjadi karena permintaan dari sektor tertentu mengalami penyesuaian dalam waktu singkat.Perubahan tersebut langsung berdampak pada pergerakan harga di tingkat pedagang. Para pelaku usaha mencatat adanya penurunan serapan dari distribusi sebelumnya.Akibatnya, stok telur dan ayam di beberapa daerah mengalami…

  • Kadin Bongkar Strategi Dunia Usaha Hadapi Perlambatan Ekonomi, Efisiensi Jadi Andalan

    Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengungkap strategi dunia usaha dalam menghadapi Perlambatan Ekonomi yang dipengaruhi oleh dinamika global dan kondisi pasar domestik. Menurut Kadin, langkah efisiensi menjadi salah satu strategi utama agar pelaku usaha tetap mampu menjaga kinerja di tengah tantangan ekonomi. Kadin menjelaskan efisiensi tidak hanya dilakukan melalui pengendalian biaya operasional, tetapi juga…