Anggaran MBG Tahun Ini Dipangkas dari Rp 268 Triliun Jadi Rp 229 Triliun

Pemerintah memutuskan menyesuaikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026 dari Rp268 triliun menjadi Rp229 triliun. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan penyesuaian tersebut dilakukan setelah evaluasi kebutuhan riil dan pembenahan tata kelola program. Langkah itu bertujuan meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran negara tanpa mengurangi sasaran utama penerima manfaat. Pemerintah juga memastikan layanan MBG tetap berjalan selama proses penyesuaian berlangsung.

Purbaya mengatakan pengurangan anggaran merupakan hasil perhitungan ulang terhadap kebutuhan operasional Badan Gizi Nasional (BGN). Evaluasi dilakukan mencakup jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), distribusi makanan, hingga efektivitas pelaksanaan di lapangan. Menurutnya, anggaran yang lebih efisien justru diharapkan membuat pelaksanaan program menjadi lebih akuntabel dan tepat sasaran. Pemerintah juga terus memperbaiki sistem pengawasan agar kualitas layanan tetap terjaga.

Meski anggaran berkurang, pemerintah menegaskan target penerima manfaat tidak berubah secara signifikan. Program MBG tetap diprioritaskan bagi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita sesuai ketentuan yang berlaku. Penyesuaian lebih difokuskan pada efisiensi operasional dan optimalisasi pelaksanaan program di berbagai daerah. Pemerintah memastikan kebutuhan gizi kelompok sasaran tetap menjadi prioritas utama dalam penyusunan anggaran.

Pemerintah berharap penyesuaian anggaran mampu memperkuat tata kelola MBG sekaligus menjaga keberlanjutan program dalam jangka panjang. Evaluasi akan terus dilakukan agar setiap rupiah yang dialokasikan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Purbaya menegaskan efisiensi bukan berarti mengurangi komitmen pemerintah terhadap peningkatan kualitas gizi nasional. Dengan tata kelola yang lebih baik, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan berjalan lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan.

Similar Posts

  • Alasan Harga Ayam di Peternak Dipatok Paling Murah Rp 19.500/Kg

    Pemerintah menetapkan harga acuan pembelian (HAP) ayam ras hidup atau livebird di tingkat peternak minimal Rp19.500 per kilogram. Kebijakan tersebut mulai berlaku pada 15 Juli 2026 setelah disepakati bersama pelaku usaha dan organisasi peternak. Selain ayam, pemerintah juga menetapkan harga acuan telur ayam ras sebesar Rp24.000 per kilogram. Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengatakan kebijakan ini…

  • BI Rate Naik Lagi, Bank BUMN Diminta Nggak Buru-buru Naikkan Bunga Kredit

    Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Dewan Gubernur pada 17–18 Juni 2026. Kenaikan dilakukan untuk menjaga stabilitas rupiah dan mengendalikan inflasi di tengah ketidakpastian ekonomi global. Meski BI Rate kembali naik, bank-bank milik negara atau Himpunan Bank Milik…

  • Lima Bank di Sumut Dilebur ke Satu Bank, Incar Perkuat UMKM

    Lima Bank di Sumut akan dilebur menjadi satu entitas perbankan sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan keuangan dan meningkatkan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah konsolidasi tersebut diharapkan mampu menciptakan bank yang memiliki permodalan lebih kuat serta jangkauan layanan yang lebih luas. Proses penggabungan dilakukan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperbesar…

  • Ditinggal Mu’min Ali, Saham PANS Anjlok hingga ARB

    Saham PANS mengalami tekanan hingga menyentuh batas Auto Reject Bawah (ARB) setelah kabar mengenai tidak lagi bergabungnya Mu’min Ali menjadi perhatian pelaku pasar. Penurunan tersebut mencerminkan respons investor terhadap perubahan di jajaran manajemen yang dinilai dapat memengaruhi arah bisnis perusahaan ke depan. Pergerakan saham yang menyentuh ARB menunjukkan tekanan jual yang cukup besar pada sesi…

  • IHSG Ngebut 9 Hari Beruntun, Modal Asing Mulai Kembali

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren positif dengan mencatat penguatan selama sembilan hari perdagangan berturut-turut. Pada penutupan perdagangan Selasa, 21 Juli 2026, IHSG naik 108,24 poin atau 1,74 persen ke level 6.340,02. Kenaikan tersebut membawa indeks kembali ke level tertinggi dalam sekitar 10 pekan terakhir. Reli panjang ini didorong oleh membaiknya sentimen pasar, masuknya…

  • Bukan HP, Mesin Uang Baru Xiaomi Mendadak Laku Keras-Panen Cuan

    Xiaomi tidak lagi hanya mengandalkan penjualan smartphone sebagai sumber pendapatan. Perusahaan teknologi asal China itu kini menikmati pertumbuhan pesat dari bisnis mobil listrik. Model Xiaomi SU7 mencatat permintaan tinggi sejak diluncurkan dan menjadi salah satu kendaraan listrik terlaris di negaranya. Kesuksesan tersebut membuat divisi kendaraan listrik mulai menjadi mesin pertumbuhan baru bagi perusahaan. Laporan keuangan…