Di Tengah Heboh Beras Fortifikasi Bermasalah, Ini Harganya di Ritel

Beras fortifikasi kembali menjadi perhatian publik setelah muncul polemik terkait kualitas sebagian produk di pasaran. Meski demikian, pemerintah dan pelaku ritel menegaskan produk yang beredar tetap diawasi sesuai ketentuan yang berlaku. Beras fortifikasi merupakan beras yang diperkaya vitamin dan mineral, seperti zat besi, asam folat, vitamin B12, dan zinc. Produk ini dikembangkan untuk membantu meningkatkan asupan gizi masyarakat, terutama kelompok rentan. Harga jualnya di ritel modern umumnya masih berada di atas beras premium biasa karena melalui proses fortifikasi tambahan.

Berdasarkan pantauan sejumlah peritel modern, harga beras fortifikasi umumnya berada pada kisaran Rp16.000 hingga Rp22.000 per kilogram. Harga tersebut bergantung pada merek, ukuran kemasan, serta jalur distribusi. Sementara itu, rata-rata harga beras premium nasional berada di kisaran Rp15.966 per kilogram. Di wilayah Zona I, seperti Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, NTB, dan Sulawesi, rata-ratanya sekitar Rp15.224 per kilogram.

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menilai salah satu penyebab harga beras fortifikasi relatif lebih tinggi adalah rantai distribusi yang masih panjang. Karena itu, Aprindo mendorong distribusi langsung dari penggilingan padi ke ritel modern agar biaya logistik dapat ditekan. Langkah tersebut diharapkan membuat harga beras fortifikasi lebih terjangkau sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pangan bergizi.

Pemerintah memastikan pasokan beras premium, termasuk produk fortifikasi, tetap tersedia di jaringan ritel modern. Otoritas juga terus melakukan pengawasan terhadap mutu produk yang beredar agar sesuai dengan standar keamanan dan kualitas pangan. Masyarakat diimbau membeli beras dari distributor atau gerai resmi serta memperhatikan informasi pada kemasan. Dengan pasokan yang tetap terjaga dan distribusi yang terus diperbaiki, harga beras fortifikasi diharapkan semakin kompetitif tanpa mengurangi kualitas gizinya.

Similar Posts

  • Harga Beras Naik, Bulog Genjot Penyaluran SPHP hingga 424.724 Ton

    Perum Bulog mempercepat penyaluran beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menyusul kenaikan harga beras di sejumlah daerah. Hingga awal Juli 2026, Bulog telah menyalurkan 424.724 ton beras SPHP ke berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan dan menekan lonjakan harga di tingkat konsumen. Penyaluran beras dilakukan melalui pasar tradisional,…

  • Tak Bisa Ekspor, Pengusaha: Investor Nikel Sudah Investasi US$44 M

    Pelaku industri nikel meminta pemerintah tetap mempertahankan kebijakan hilirisasi yang melarang ekspor bijih nikel mentah. Menurut kalangan pengusaha, kebijakan tersebut menjadi dasar masuknya investasi besar ke sektor pengolahan dan pemurnian mineral di Indonesia. Kepastian regulasi dinilai penting agar kepercayaan investor tetap terjaga dan proyek hilirisasi dapat berlanjut. Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Industri Pengolahan dan Pemurnian…

  • Anggaran BGN Dipangkas Dua Kali, Kini Tersisa Rp 228,38 Triliun

    Anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) dilaporkan mengalami pemangkasan sebanyak dua kali dalam proses penyesuaian belanja negara. Setelah dilakukan efisiensi anggaran, pagu yang semula lebih besar kini tersisa Rp228,38 triliun. Penyesuaian tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga efektivitas penggunaan anggaran sekaligus menyesuaikan prioritas program nasional. Meski mengalami pemangkasan, pemerintah menegaskan bahwa program-program utama…

  • Purbaya Tunda Pajak Toko Online!

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunda penerapan pungutan Pajak Penghasilan Pasal 22 terhadap pedagang di marketplace. Kebijakan tersebut sebelumnya diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2025. Pemerintah memilih menunggu kondisi ekonomi lebih kuat sebelum aturan dijalankan secara penuh. Purbaya menilai penerapan kebijakan perlu mempertimbangkan momentum pemulihan ekonomi masyarakat. PMK Nomor 37 Tahun 2025…

  • Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat & LPG

    Pemerintah resmi membebaskan bea masuk impor suku cadang pesawat dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk industri petrokimia. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari Paket Stimulus Ekonomi Semester II 2026. Insentif berupa tarif bea masuk nol persen diharapkan mampu menekan biaya produksi pelaku usaha. Pemerintah juga ingin menjaga daya saing industri nasional di tengah tekanan ekonomi global….

  • Harga Batu Bara Acuan Turun Jadi US$ 124,4/Ton

    Pemerintah menetapkan Harga Batu Bara Acuan (HBA) periode terbaru sebesar US$124,4 per ton. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya seiring perubahan dinamika pasar energi global. Penurunan HBA dipengaruhi melemahnya permintaan dari sejumlah negara importir serta meningkatnya pasokan batu bara di pasar internasional. Kondisi tersebut turut memengaruhi pembentukan harga komoditas energi di berbagai kawasan. Meski…