Marketplace dan Seller Bersiap Sambut Pungutan Pajak via Tokopedia-Shopee Cs mulai Agustus 2026

Marketplace dan para penjual (seller) mulai bersiap menghadapi penerapan Pungutan Pajak Marketplace yang akan berlaku efektif pada 1 Agustus 2026. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah menunjuk Tokopedia, Shopee, Lazada, dan Blibli sebagai pemungut Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas transaksi penjual yang memenuhi ketentuan.

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto menjelaskan kebijakan tersebut bukan merupakan pajak baru. Perubahan hanya terjadi pada mekanisme pemungutannya. Jika sebelumnya pajak disetor sendiri oleh pedagang, kini marketplace yang ditunjuk akan memungut, menyetor, dan melaporkannya kepada pemerintah.

Dalam skema tersebut, marketplace akan memungut PPh Pasal 22 sebesar 0,5 persen dari peredaran bruto penjual. Ketentuan ini hanya berlaku bagi pedagang dengan omzet tahunan di atas Rp500 juta. Penjual yang omzetnya tidak melebihi batas tersebut dapat dibebaskan setelah menyampaikan surat pernyataan kepada DJP.

Selama masa transisi pada Juli 2026, keempat marketplace diberi waktu untuk menyesuaikan sistem, menguji proses bisnis, dan menyosialisasikan aturan baru kepada para seller. Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) menyatakan seluruh anggotanya akan mendukung implementasi kebijakan agar berjalan lancar dan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha.

DJP menegaskan jumlah marketplace yang ditunjuk dapat bertambah. Penunjukan akan dilakukan secara bertahap terhadap platform yang memenuhi persyaratan administrasi, kesiapan sistem, dan skala transaksi. Pemerintah berharap kebijakan ini menciptakan persaingan yang lebih adil antara perdagangan daring dan luring sekaligus meningkatkan kepatuhan perpajakan.

Similar Posts

  • Penjualan Semen Indonesia (SMGR) Tumbuh 4,4% Jadi 15,09 Juta Ton per Mei 2026

    PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 4,4 persen secara tahunan hingga Mei 2026. Total volume penjualan mencapai 15,09 juta ton, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja tersebut didorong oleh permintaan yang mulai membaik di pasar domestik dan kontribusi penjualan ekspor. Pencapaian ini menunjukkan daya tahan perusahaan di tengah persaingan…

  • BNI Dukung UMKM Batik Lewat Puspa Nuswantara 2026

    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menunjukkan komitmennya mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah melalui ajang Puspa Nuswantara 2026. Program tersebut menjadi wadah promosi bagi UMKM batik dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk batik lokal. BNI menilai batik memiliki potensi besar…

  • Bank Mandiri (BMRI) Salurkan KUR Rp21,41 Triliun ke 162.000 UMKM hingga Semester I/2026

    PT Bank Mandiri Tbk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp21,41 triliun hingga akhir Semester I 2026. Penyaluran tersebut menjangkau lebih dari 162.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah. Capaian ini menunjukkan komitmen Bank Mandiri dalam memperluas akses pembiayaan bagi sektor produktif. Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan penyaluran KUR…

  • Bukan HP, Mesin Uang Baru Xiaomi Mendadak Laku Keras-Panen Cuan

    Xiaomi tidak lagi hanya mengandalkan penjualan smartphone sebagai sumber pendapatan. Perusahaan teknologi asal China itu kini menikmati pertumbuhan pesat dari bisnis mobil listrik. Model Xiaomi SU7 mencatat permintaan tinggi sejak diluncurkan dan menjadi salah satu kendaraan listrik terlaris di negaranya. Kesuksesan tersebut membuat divisi kendaraan listrik mulai menjadi mesin pertumbuhan baru bagi perusahaan. Laporan keuangan…

  • Arus Logistik Terus Bergerak, Neraca Perdagangan RI Surplus US$ 5,64 M

    Indonesia mencatat surplus neraca perdagangan sebesar US$ 5,64 miliar pada periode terbaru.Capaian ini didorong oleh meningkatnya aktivitas ekspor yang terus bergerak di sektor logistik nasional.Kinerja tersebut menunjukkan daya saing perdagangan Indonesia di pasar global. Peningkatan surplus ini terjadi karena nilai ekspor lebih tinggi dibandingkan impor.Komoditas unggulan seperti hasil tambang, manufaktur, dan pertanian menjadi penopang utama.Permintaan…

  • Teknologi gamifikasi jadi media promosi produk kreatif dan wisataRI

    Teknologi gamifikasi semakin banyak dimanfaatkan sebagai media promosi produk kreatif dan destinasi wisata di Indonesia. Pendekatan ini menggabungkan unsur permainan dengan informasi sehingga mampu menghadirkan pengalaman yang lebih interaktif. Melalui tantangan, misi, dan sistem penghargaan, masyarakat diajak mengenal produk lokal serta kekayaan pariwisata dengan cara yang lebih menarik. Inovasi tersebut dinilai efektif menjangkau generasi muda…