Harga Telur & Ayam Turun Saat MBG Disetop Sementara, Hotel-Kafe Diminta Serap
telur ayam dan daging ayam mengalami penurunan harga di sejumlah pasar setelah program MBG dihentikan sementara.
Kondisi ini terjadi karena permintaan dari sektor tertentu mengalami penyesuaian dalam waktu singkat.
Perubahan tersebut langsung berdampak pada pergerakan harga di tingkat pedagang.
Para pelaku usaha mencatat adanya penurunan serapan dari distribusi sebelumnya.
Akibatnya, stok telur dan ayam di beberapa daerah mengalami peningkatan sementara.
Hal ini membuat harga di tingkat konsumen ikut terkoreksi turun.
Pemerintah daerah dan pelaku industri diminta mencari alternatif penyerapan pasar baru.
Hotel, restoran, dan kafe disebut sebagai sektor yang berpotensi menyerap kelebihan pasokan.
Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga di pasar.
Distribusi pangan yang tidak seimbang dinilai menjadi faktor utama fluktuasi harga.
Ketika permintaan turun tiba-tiba, rantai pasok langsung merespons dengan penyesuaian harga.
Kondisi ini umum terjadi pada komoditas yang cepat berputar seperti ayam dan telur.
Ke depan, penguatan koordinasi antara produsen dan sektor konsumsi dinilai penting.
Stabilitas permintaan diharapkan dapat menjaga harga tetap seimbang di pasar nasional.
