Arus Logistik Terus Bergerak, Neraca Perdagangan RI Surplus US$ 5,64 M

Indonesia mencatat surplus neraca perdagangan sebesar US$ 5,64 miliar pada periode terbaru.
Capaian ini didorong oleh meningkatnya aktivitas ekspor yang terus bergerak di sektor logistik nasional.
Kinerja tersebut menunjukkan daya saing perdagangan Indonesia di pasar global.

Peningkatan surplus ini terjadi karena nilai ekspor lebih tinggi dibandingkan impor.
Komoditas unggulan seperti hasil tambang, manufaktur, dan pertanian menjadi penopang utama.
Permintaan dari negara mitra dagang juga turut mendorong kenaikan ekspor.

Arus logistik yang lancar menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas perdagangan.
Distribusi barang ke pelabuhan dan jalur ekspor berjalan relatif stabil.
Hal ini membantu menjaga kelancaran rantai pasok nasional.

Pemerintah menilai capaian surplus ini sebagai sinyal positif bagi perekonomian.
Stabilitas perdagangan dinilai dapat memperkuat cadangan devisa negara.
Selain itu, kondisi ini mendukung ketahanan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Ke depan, pemerintah berupaya menjaga momentum ekspor melalui peningkatan infrastruktur logistik.
Penguatan industri dalam negeri juga menjadi fokus untuk mempertahankan surplus perdagangan.

Similar Posts

  • Ini Kriteria Industri yang Dapat Harga Gas LNG US$13/MMBTU

    Pemerintah menetapkan skema Harga Gas LNG sebesar US$13 per MMBTU bagi industri tertentu sebagai bagian dari upaya menjaga daya saing sektor manufaktur dan industri strategis. Kebijakan tersebut ditujukan untuk memastikan pasokan energi tetap tersedia dengan harga yang lebih kompetitif bagi pelaku usaha yang memenuhi persyaratan. Menurut pemerintah, penerima harga LNG tersebut merupakan industri yang memiliki…

  • Tak Bisa Ekspor, Pengusaha: Investor Nikel Sudah Investasi US$44 M

    Pelaku industri nikel meminta pemerintah tetap mempertahankan kebijakan hilirisasi yang melarang ekspor bijih nikel mentah. Menurut kalangan pengusaha, kebijakan tersebut menjadi dasar masuknya investasi besar ke sektor pengolahan dan pemurnian mineral di Indonesia. Kepastian regulasi dinilai penting agar kepercayaan investor tetap terjaga dan proyek hilirisasi dapat berlanjut. Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Industri Pengolahan dan Pemurnian…

  • Kementerian UMKM siapkan sertifikasi halal gratis bagi 500 ribu UMKM

    Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan program sertifikasi halal gratis bagi 500 ribu pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus membantu pelaku usaha memenuhi kewajiban sertifikasi halal yang berlaku secara nasional. Melalui program tersebut, pelaku UMKM dapat memperoleh sertifikat halal tanpa dikenakan biaya. Pemerintah berharap kebijakan…

  • Anggaran BGN Dipangkas Dua Kali, Kini Tersisa Rp 228,38 Triliun

    Anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) dilaporkan mengalami pemangkasan sebanyak dua kali dalam proses penyesuaian belanja negara. Setelah dilakukan efisiensi anggaran, pagu yang semula lebih besar kini tersisa Rp228,38 triliun. Penyesuaian tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga efektivitas penggunaan anggaran sekaligus menyesuaikan prioritas program nasional. Meski mengalami pemangkasan, pemerintah menegaskan bahwa program-program utama…

  • Nilai Ekspor Jawa Barat Capai US$15,97 Miliar per Mei 2026, Mesin Mekanis Jadi Penopang

    Nilai Ekspor Jawa Barat mencapai US$15,97 miliar selama periode Januari hingga Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor industri pengolahan masih menjadi penopang utama kinerja ekspor provinsi tersebut. Komoditas mesin dan perlengkapan mekanis memberikan kontribusi terbesar terhadap nilai ekspor. Selain itu, peralatan listrik, kendaraan bermotor, tekstil, serta produk kimia juga mencatatkan kinerja yang positif….

  • Alasan Harga Ayam di Peternak Dipatok Paling Murah Rp 19.500/Kg

    Pemerintah menetapkan harga acuan pembelian (HAP) ayam ras hidup atau livebird di tingkat peternak minimal Rp19.500 per kilogram. Kebijakan tersebut mulai berlaku pada 15 Juli 2026 setelah disepakati bersama pelaku usaha dan organisasi peternak. Selain ayam, pemerintah juga menetapkan harga acuan telur ayam ras sebesar Rp24.000 per kilogram. Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengatakan kebijakan ini…