Ekonom perkirakan inflasi bulanan Juli melambat ke 0,03 persen
Sejumlah ekonom memperkirakan inflasi Indonesia secara bulanan pada Juli 2026 akan melambat menjadi sekitar 0,03 persen. Proyeksi tersebut menunjukkan tekanan harga diperkirakan lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya. Pada Juni 2026, tekanan inflasi terutama berasal dari komoditas pangan dan kenaikan harga bahan bakar. Pemerintah sebelumnya memperkirakan tekanan tersebut dapat berkurang setelah harga sejumlah komoditas mulai mereda.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan inflasi Juni banyak dipengaruhi komoditas yang bersifat fluktuatif. Beberapa di antaranya adalah bahan bakar minyak, cabai, dan sejumlah komoditas pangan. Purbaya berharap penurunan harga minyak dunia ikut mengurangi tekanan terhadap harga bahan bakar. Kondisi tersebut berpotensi memberikan pengaruh terhadap perkembangan inflasi pada bulan berikutnya.
Perkiraan inflasi Juli sebesar 0,03 persen masih merupakan proyeksi ekonom, bukan angka resmi pemerintah. Data resmi inflasi Juli dijadwalkan dirilis Badan Pusat Statistik pada awal Agustus 2026. Kalender Bank Indonesia juga mencantumkan publikasi inflasi Juli pada pekan pertama Agustus. Karena itu, angka aktual masih dapat berbeda dari perkiraan pasar.
Pergerakan harga pangan tetap menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam perkembangan inflasi. Harga komoditas pangan dapat berubah akibat pasokan, distribusi, cuaca, dan pola permintaan masyarakat. Perubahan harga energi juga berpotensi memengaruhi biaya transportasi serta distribusi barang. Faktor tersebut membuat inflasi bulanan dapat bergerak berbeda dari proyeksi sebelumnya.
Jika perkiraan 0,03 persen terealisasi, tekanan harga pada Juli menunjukkan kondisi yang relatif terkendali. Inflasi rendah dapat membantu menjaga daya beli masyarakat selama pertumbuhan ekonomi tetap terpelihara. Namun, pemerintah dan Bank Indonesia tetap perlu mengantisipasi risiko pangan serta energi. Data resmi BPS akan menjadi acuan untuk melihat perkembangan harga konsumen sepanjang Juli 2026.
