Permintaan Emas di Indonesia Naik 40 Persen pada Kuartal II

Permintaan emas di Indonesia dilaporkan meningkat sekitar 40 persen pada kuartal II 2026. Kenaikan tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap emas tetap kuat di tengah dinamika ekonomi global. Emas masih banyak dipilih sebagai instrumen penyimpan nilai dan diversifikasi aset. Tren investasi juga semakin berperan dalam membentuk permintaan emas dibandingkan kebutuhan perhiasan.

Secara global, pola permintaan emas memang mengalami perubahan sepanjang 2026. World Gold Council mencatat permintaan emas kuartal pertama mencapai 1.231 ton termasuk transaksi OTC. Angka tersebut meningkat dua persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Nilai permintaannya bahkan melonjak 74 persen menjadi sekitar 193 miliar dolar AS.

Permintaan emas batangan dan koin global mencapai 474 ton pada kuartal pertama 2026. Jumlah tersebut melonjak 42 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Investor Asia menjadi salah satu pendorong utama tingginya pembelian produk investasi emas. Momentum harga dan kebutuhan aset lindung nilai ikut menjaga daya tarik logam mulia.

Di Indonesia, tingginya ketertarikan terhadap emas sudah terlihat sejak awal tahun. Direktur Komersial Antam, Handi Sutanto, menyebut antrean pembelian emas sempat meningkat hingga 100 kali lipat. Kondisi tersebut disampaikan dalam Gold Outlook 2026 pada 30 Januari 2026. Pemerintah juga tengah mendorong penguatan ekosistem emas nasional dari hulu hingga hilir.

Meski demikian, kenaikan harga membuat konsumen perlu mempertimbangkan tujuan pembelian dan kemampuan keuangan masing-masing. Harga emas dapat bergerak naik maupun turun mengikuti berbagai faktor pasar. Kondisi geopolitik, kebijakan suku bunga, mata uang, dan permintaan investor dapat memengaruhi pergerakannya. Karena itu, kenaikan permintaan tidak otomatis menjamin keuntungan investasi dalam jangka pendek.

Similar Posts

  • Purbaya Tunda Pajak Toko Online!

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunda penerapan pungutan Pajak Penghasilan Pasal 22 terhadap pedagang di marketplace. Kebijakan tersebut sebelumnya diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2025. Pemerintah memilih menunggu kondisi ekonomi lebih kuat sebelum aturan dijalankan secara penuh. Purbaya menilai penerapan kebijakan perlu mempertimbangkan momentum pemulihan ekonomi masyarakat. PMK Nomor 37 Tahun 2025…

  • Ini Kriteria Industri yang Dapat Harga Gas LNG US$13/MMBTU

    Pemerintah menetapkan skema Harga Gas LNG sebesar US$13 per MMBTU bagi industri tertentu sebagai bagian dari upaya menjaga daya saing sektor manufaktur dan industri strategis. Kebijakan tersebut ditujukan untuk memastikan pasokan energi tetap tersedia dengan harga yang lebih kompetitif bagi pelaku usaha yang memenuhi persyaratan. Menurut pemerintah, penerima harga LNG tersebut merupakan industri yang memiliki…

  • Di Tengah Heboh Beras Fortifikasi Bermasalah, Ini Harganya di Ritel

    Beras fortifikasi kembali menjadi perhatian publik setelah muncul polemik terkait kualitas sebagian produk di pasaran. Meski demikian, pemerintah dan pelaku ritel menegaskan produk yang beredar tetap diawasi sesuai ketentuan yang berlaku. Beras fortifikasi merupakan beras yang diperkaya vitamin dan mineral, seperti zat besi, asam folat, vitamin B12, dan zinc. Produk ini dikembangkan untuk membantu meningkatkan…

  • Harga Batu Bara Acuan Turun Jadi US$ 124,4/Ton

    Pemerintah menetapkan Harga Batu Bara Acuan (HBA) periode terbaru sebesar US$124,4 per ton. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya seiring perubahan dinamika pasar energi global. Penurunan HBA dipengaruhi melemahnya permintaan dari sejumlah negara importir serta meningkatnya pasokan batu bara di pasar internasional. Kondisi tersebut turut memengaruhi pembentukan harga komoditas energi di berbagai kawasan. Meski…

  • Dana Asing Cabut Rp 3,19 Triliun Saat IHSG Naik Tipis

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat tipis di tengah tekanan aksi jual investor asing. Fenomena ini menunjukkan bahwa penguatan indeks belum sepenuhnya didukung oleh arus modal luar negeri. Data perdagangan menunjukkan investor asing membukukan jual bersih (net sell) sebesar Rp3,19 triliun. Meski demikian, IHSG tetap mampu bertahan di zona hijau berkat dukungan investor…

  • ITDC perkuat promosi kuliner khas Lombok

    PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC terus memperkuat promosi kuliner khas Lombok sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkenalkan kekayaan cita rasa lokal kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. ITDC menilai kuliner menjadi salah satu daya tarik penting yang mampu meningkatkan pengalaman wisata. Promosi juga diharapkan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha…