Sekolah Rakyat di OKI Ditarget Operasional 13 Juli, Tahap Awal Terima 300 Siswa
Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, menargetkan Sekolah Rakyat mulai beroperasi pada 13 Juli 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Pada tahap awal, sekolah akan menerima sebanyak 300 siswa dari berbagai wilayah di OKI. Persiapan sarana, prasarana, dan tenaga pendidik terus dipercepat menjelang pembukaan. Pemerintah daerah memastikan seluruh kebutuhan utama dapat terpenuhi sesuai jadwal.
Bupati OKI menyampaikan proses persiapan dilakukan bersama Kementerian Sosial dan instansi terkait. Seleksi peserta didik dilakukan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan pemerintah. Program Sekolah Rakyat diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Para siswa nantinya memperoleh layanan pendidikan secara gratis. Fasilitas pendukung seperti asrama, konsumsi, dan perlengkapan belajar juga telah dipersiapkan.
Selain menyiapkan ruang belajar, pemerintah juga menyelesaikan proses rekrutmen guru dan tenaga kependidikan. Seluruh tenaga pengajar diharapkan mampu memberikan pembelajaran yang berkualitas kepada peserta didik. Kurikulum yang digunakan tetap mengacu pada ketentuan nasional. Namun, pembelajaran juga akan diperkuat dengan pendidikan karakter dan pengembangan keterampilan hidup. Pemerintah berharap siswa mampu berkembang secara akademik maupun sosial selama mengikuti program tersebut.
Keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan mampu menekan angka putus sekolah di Kabupaten OKI. Program ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah daerah berkomitmen melakukan evaluasi secara berkala setelah sekolah mulai beroperasi. Hasil evaluasi akan menjadi dasar pengembangan program pada tahap berikutnya. Dengan kapasitas awal 300 siswa, Sekolah Rakyat di OKI diharapkan menjadi model pendidikan inklusif yang dapat memberikan kesempatan belajar lebih luas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
