China Tutup 12.200 Prodi di Universitas, Diganti dengan Jurusan Teknologi

Pemerintah China terus melakukan reformasi besar di sektor pendidikan tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, lebih dari 12.200 program studi (prodi) di berbagai universitas telah ditutup. Langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan pendidikan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Sebagai gantinya, banyak perguruan tinggi membuka jurusan baru yang berfokus pada teknologi modern. Beberapa bidang yang menjadi prioritas antara lain kecerdasan buatan (artificial intelligence), ilmu data, robotika, semikonduktor, energi baru, dan teknologi informasi. Pemerintah China menilai lulusan dari bidang-bidang tersebut akan lebih dibutuhkan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di masa depan.

Penutupan program studi dilakukan terhadap jurusan yang dianggap memiliki tingkat peminat rendah atau tidak lagi sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Melalui kebijakan ini, universitas didorong untuk menghasilkan lulusan yang lebih siap menghadapi transformasi industri dan persaingan global. Reformasi tersebut juga menjadi bagian dari strategi China untuk memperkuat posisi sebagai salah satu pusat inovasi teknologi dunia.

Kebijakan ini mendapat perhatian luas dari kalangan akademisi dan pelaku industri. Banyak pihak menilai langkah tersebut menunjukkan bagaimana sistem pendidikan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Di sisi lain, sejumlah pengamat mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan teknologi dan keberlangsungan ilmu-ilmu sosial serta humaniora yang tetap memiliki peran penting dalam pembangunan masyarakat.

Similar Posts

  • Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR

    PT Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Airlangga (UNAIR) melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Kolaborasi ini bertujuan memperkuat ekosistem pendidikan sekaligus mendorong pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan kompetensi…

  • Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan

    Sejumlah massa yang mengatasnamakan pendukung sebuah partai politik menggelar aksi unjuk rasa di jalanan ibu kota.Aksi tersebut dilakukan dengan mendirikan tenda dan berkemah di ruang publik sebagai bentuk protes terbuka.Mereka menyuarakan tuntutan agar Menteri Pendidikan mundur dari jabatannya. Massa aksi menilai sejumlah kebijakan di sektor pendidikan tidak berjalan sesuai harapan masyarakat.Mereka menganggap ada kebijakan yang…

  • FKSS Jabar Soroti Mekanisme Penyaluran 77 Ribu Siswa ke Swasta

    Forum Komunikasi Sekolah Swasta (FKSS) Jawa Barat menyoroti mekanisme penyaluran sekitar 77 ribu siswa ke sekolah swasta yang menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan seluruh peserta didik mendapatkan akses pendidikan. FKSS menilai proses penyaluran tersebut perlu dilakukan secara transparan, terukur, dan melibatkan koordinasi yang baik. Ketua FKSS Jawa Barat menyampaikan bahwa sekolah swasta…

  • Ukur Capaian Kompentensi, Polbangtan Kementan Gelar UAS

    Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) di bawah Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Ujian Akhir Semester (UAS) sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan mengukur capaian kompetensi akademik dan keterampilan yang telah diperoleh selama satu semester. UAS juga menjadi indikator penting dalam memastikan kualitas pendidikan vokasi pertanian tetap terjaga. Pelaksanaan UAS dilakukan di seluruh kampus Polbangtan…

  • Warga Kupang Minta KPK Audit Operator SPMB SMA, Kuota Penuh dalam Menit

    Komisi Pemberantasan Korupsi diminta warga Kupang untuk melakukan audit terhadap operator Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA di daerah tersebut.Permintaan ini muncul setelah kuota pendaftaran dilaporkan penuh hanya dalam hitungan menit sejak sistem dibuka.Kondisi ini kemudian menimbulkan kecurigaan dan pertanyaan dari masyarakat. Warga menilai proses pendaftaran tidak berjalan secara transparan dan perlu diawasi lebih…

  • Mantan Menkeu Chatib Basri Kini Jadi Dosen Tamu Kampus Top di London

    Ekonom senior sekaligus mantan Menteri Keuangan Muhammad Chatib Basri kembali mencatatkan prestasi di dunia akademik internasional. Ia dipercaya menjadi Visiting Professor of Practice di Centre for Economic Transition Expertise (CETEx), yang berada di bawah naungan London School of Economics and Political Science. Penunjukan tersebut menambah daftar kiprah global Chatib Basri setelah sebelumnya menjadi Visiting Scholar…