Reog Ponorogo Masuk UNESCO, Begini Perjalanan Panjangnya

Kesenian Reog Ponorogo resmi masuk dalam daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Pengakuan tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Indonesia, khususnya warga Ponorogo, Jawa Timur. Status itu juga menegaskan bahwa Reog merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki nilai sejarah dan identitas kuat bagi bangsa Indonesia.

Perjalanan menuju pengakuan UNESCO tidak berlangsung singkat. Pemerintah bersama berbagai komunitas budaya melakukan dokumentasi, penelitian, dan promosi selama bertahun-tahun. Berbagai pertunjukan dan festival digelar untuk memperkenalkan Reog kepada dunia. Upaya tersebut dilakukan guna menunjukkan nilai budaya, sejarah, dan keberlanjutan tradisi Reog di tengah masyarakat.

Reog Ponorogo dikenal melalui pertunjukan yang memadukan tari, musik, dan unsur cerita rakyat. Ikon utamanya adalah topeng Singa Barong berukuran besar yang dihiasi bulu merak. Atraksi tersebut membutuhkan kekuatan fisik dan keterampilan tinggi dari para pemainnya. Karena keunikannya, Reog menjadi salah satu kesenian tradisional Indonesia yang paling dikenal di tingkat internasional.

Masuknya Reog Ponorogo ke UNESCO diharapkan dapat mendorong pelestarian budaya daerah. Pemerintah daerah dan pelaku seni berkomitmen menjaga tradisi tersebut agar tetap hidup di kalangan generasi muda. Pengakuan internasional ini juga diharapkan meningkatkan kunjungan wisata budaya ke Ponorogo serta memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang kaya akan warisan budaya.

Similar Posts

  • Seni di Pulau Tidung Dorong Kreativitas Pelajar dan Bangun Kepercayaan Diri

    Seni di Pulau Tidung Dorong Kreativitas Pelajar dan Bangun Kepercayaan Diri JAKARTA – Kegiatan seni di Pulau Tidung, Kabupaten Kepulauan Seribu, dimanfaatkan sebagai sarana membangun kreativitas sekaligus meningkatkan rasa percaya diri para pelajar. Program tersebut menghadirkan ruang terbuka sebagai panggung bagi siswa untuk menampilkan berbagai karya seni. Kepala Suku Dinas Pendidikan Kepulauan Seribu, M. Thohari,…

  • Musik dan Seni Visual Melebur di Pameran Post Naissance karya Marsmolys

    Band psychedelic rock asal Yogyakarta, Marsmolys, menghadirkan pameran seni bertajuk The Post-Naissance. Pameran berlangsung di Galeri R.J. Katamsi, Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Acara dibuka pada 1 Juni dan berlangsung hingga 13 Juni 2026. Proyek tersebut mempertemukan musik, seni rupa, dan pengalaman kreatif dalam satu ruang pameran. The Post-Naissance dikembangkan sebagai respons terhadap album kedua Marsmolys,…

  • Mandy CJ angkat isu toleransi agama di pameran The Way Back

    Seniman visual Mandy CJ menghadirkan pameran tunggal bertajuk The Way Back yang mengangkat tema toleransi beragama dan pentingnya ruang dialog di tengah masyarakat majemuk. Melalui karya-karyanya, Mandy mengajak pengunjung merenungkan nilai kemanusiaan yang melampaui perbedaan keyakinan. Pameran ini menampilkan berbagai instalasi dan karya visual yang terinspirasi dari pengalaman pribadi serta pengamatannya terhadap kehidupan sosial. Menurut…

  • Tak Lekang Waktu, Ini Tiga Lukisan Paling Ikonik di Dunia

    Lukisan menjadi salah satu bentuk karya seni yang mampu melampaui batas waktu. Beberapa mahakarya tetap dikenal meski telah berusia ratusan tahun. Nilai sejarah, teknik, dan kisah di balik pembuatannya membuat karya tersebut terus menarik perhatian. Tidak sedikit lukisan yang menjadi destinasi utama di museum-museum dunia. Berikut tiga lukisan paling ikonik yang hingga kini masih memikat…

  • Buka Festival Lembah Baliem, Wamenpar Janji Bantu Sanggar Seni di Jayawijaya

    Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa membuka Festival Lembah Baliem di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Dalam kesempatan tersebut, ia menyatakan komitmen pemerintah untuk mendukung pengembangan sanggar seni di daerah. Dukungan itu diharapkan mampu menjaga kelestarian budaya sekaligus meningkatkan kualitas pertunjukan seni lokal. Festival Lembah Baliem dinilai menjadi salah satu agenda budaya penting yang menarik wisatawan…

  • Pameran Weaving Wonders 2026 Hadirkan Pesona Tenun dan Kriya Khas NTT

    Kekayaan budaya Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mendapat panggung di tingkat nasional melalui pameran Weaving Wonders: The Spirit of NTT yang digelar di Tugu Kunstkring Paleis, Jakarta Pusat. Pameran yang berlangsung hingga 27 Juni 2026 ini menghadirkan beragam tenun, kriya, kuliner, hingga cerita inspiratif tentang pemberdayaan masyarakat dan perempuan di NTT. Weaving Wonders tidak sekadar…