Neraca Dagang RI Defisit, Mendag Sebut Gara-gara Harga Minyak

Indonesia mencatat defisit neraca perdagangan sebesar US$1,61 miliar pada Mei 2026. Defisit tersebut mengakhiri tren surplus yang bertahan selama 72 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan kondisi itu terutama dipicu meningkatnya defisit sektor minyak dan gas (migas). Kenaikan harga minyak dunia membuat nilai impor migas melonjak sehingga menekan kinerja neraca perdagangan nasional. Meski demikian, perdagangan nonmigas masih mampu mencatatkan surplus dan menjadi penopang utama perdagangan Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor Indonesia pada Mei 2026 mencapai US$23,20 miliar. Sementara itu, nilai impor tercatat US$24,81 miliar, sehingga terjadi defisit sebesar US$1,61 miliar. Defisit migas membengkak menjadi US$3,76 miliar, terutama akibat impor hasil minyak dan minyak mentah. Di sisi lain, neraca perdagangan nonmigas masih membukukan surplus sekitar US$2,15 miliar yang ditopang ekspor bahan bakar mineral, nikel, serta sejumlah komoditas industri lainnya.

Mendag Budi Santoso menegaskan defisit bulanan tersebut tidak mencerminkan pelemahan menyeluruh perdagangan Indonesia. Menurutnya, secara kumulatif selama Januari hingga Mei 2026, Indonesia masih membukukan surplus neraca perdagangan sekitar US$4,03 miliar. Ia menilai kinerja ekspor nonmigas tetap kuat meski menghadapi tekanan dari gejolak ekonomi global dan kenaikan harga energi. Pemerintah juga terus mendorong diversifikasi pasar ekspor agar ketahanan perdagangan nasional tetap terjaga.

Pemerintah menilai penguatan sektor nonmigas menjadi kunci menjaga keseimbangan perdagangan Indonesia ke depan. Selain memperluas pasar ekspor, upaya peningkatan hilirisasi industri dan pengurangan ketergantungan terhadap impor energi terus didorong. Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi tekanan akibat fluktuasi harga minyak dunia sekaligus menjaga stabilitas neraca perdagangan pada bulan-bulan berikutnya.

Similar Posts

  • Harga Pangan Turun, Sumsel Catat Deflasi 0,24% pada Juli 2026

    Provinsi Sumatera Selatan mencatat deflasi sebesar 0,24 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Juli 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut penurunan harga sejumlah komoditas pangan menjadi faktor utama yang mendorong deflasi tersebut. Kondisi ini menunjukkan tekanan harga kebutuhan pokok mulai mereda setelah sebelumnya mengalami kenaikan pada beberapa bulan terakhir. Meski terjadi deflasi bulanan, inflasi tahunan Sumatera…

  • PMI Manufaktur RI Turun, Pengusaha Minta Izin Dipermudah buat Tarik Investasi

    Aktivitas manufaktur Indonesia kembali mengalami kontraksi setelah Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur berada di bawah level 50. Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas produksi masih menghadapi tekanan akibat melemahnya permintaan. Pelaku usaha menilai pemerintah perlu mempercepat reformasi perizinan agar arus investasi baru dapat meningkat. Kemudahan berusaha dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mengembalikan kepercayaan investor. Data…

  • Warga RI Kini Pilih Beli Mobil Murah, Penjualan LCGC Naik 14%

    Masyarakat Indonesia semakin memilih mobil dengan harga terjangkau di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Tren tersebut terlihat dari meningkatnya kontribusi kendaraan Low Cost Green Car atau LCGC terhadap pasar otomotif nasional. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan segmen LCGC menyumbang sekitar 14 persen dari total penjualan mobil nasional pada Februari 2026. Mobil murah…

  • BBM Biodiesel B50 Ada Masa Transisi 3 Bulan, ESDM Beberkan Alasannya

    Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan masa transisi selama tiga bulan sebelum implementasi penuh Biodiesel B50. Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh pihak, mulai dari produsen bahan bakar, badan usaha, hingga sektor industri dan transportasi yang akan menggunakan campuran biodiesel 50 persen tersebut. Menurut Kementerian ESDM, masa transisi diperlukan agar proses distribusi,…

  • Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat & LPG

    Pemerintah resmi membebaskan bea masuk impor suku cadang pesawat dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk industri petrokimia. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari Paket Stimulus Ekonomi Semester II 2026. Insentif berupa tarif bea masuk nol persen diharapkan mampu menekan biaya produksi pelaku usaha. Pemerintah juga ingin menjaga daya saing industri nasional di tengah tekanan ekonomi global….

  • Makin Transparan, Seller Bisa Cek Semua Program Shopee dalam Satu Laman

    Transparansi biaya dan program promosi menjadi perhatian penting bagi para pelaku usaha online. Menjawab kebutuhan tersebut, Shopee menghadirkan fitur baru bernama “Pengelolaan Program Saya” yang memungkinkan seller memantau seluruh Program Shopee dalam satu laman. Fitur tersebut tersedia melalui Seller Centre dan dirancang untuk membantu penjual mengelola berbagai program secara lebih mudah. Kehadiran halaman khusus ini…