Harga Emas Antam Naik Cuma Rp 3.000

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan tipis pada perdagangan Rabu, 22 Juli 2026. Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia, harga emas Antam naik Rp3.000 per gram menjadi Rp2.635.000 dari sebelumnya Rp2.632.000 per gram. Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali juga meningkat Rp3.000 menjadi Rp2.386.000 per gram. Kenaikan ini menunjukkan pergerakan harga emas yang relatif stabil di tengah dinamika pasar global.

Harga emas Antam tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Untuk pecahan 0,5 gram dipatok Rp1.367.500, sedangkan pecahan 2 gram dijual Rp5.210.000. Emas ukuran 5 gram dibanderol Rp12.950.000 dan ukuran 10 gram mencapai Rp25.845.000. Adapun emas batangan terbesar seberat 1.000 gram dipasarkan dengan harga sekitar Rp2,575 miliar. Besaran harga tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) sesuai ketentuan yang berlaku.

Pergerakan harga emas dipengaruhi berbagai faktor, termasuk perubahan harga emas dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, serta sentimen investor terhadap kondisi ekonomi global. Ketika ketidakpastian ekonomi meningkat, emas biasanya menjadi aset pilihan karena dianggap mampu menjaga nilai investasi. Sebaliknya, penguatan dolar AS dan kenaikan suku bunga sering kali membatasi kenaikan harga logam mulia. Faktor-faktor tersebut terus menjadi perhatian pelaku pasar dalam menentukan strategi investasi.

Meski kenaikannya hanya Rp3.000 per gram, emas Antam tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat. Investor jangka panjang umumnya memanfaatkan fluktuasi harga harian sebagai momentum untuk membeli atau menambah kepemilikan emas. Selain mudah diperjualbelikan, emas juga dikenal memiliki risiko yang relatif rendah dibandingkan sejumlah instrumen investasi lainnya. Karena itu, memantau pergerakan harga setiap hari menjadi langkah penting sebelum mengambil keputusan investasi.

Similar Posts

  • Purbaya soal DJP Pelototi Orang Kaya: Kalau Sudah Bayar Pajak, Tenang Aja

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tidak akan memburu orang-orang kaya selama mereka telah memenuhi kewajiban perpajakannya dengan benar. Pernyataan tersebut disampaikan saat menjelaskan arah kebijakan pemerintah dalam meningkatkan penerimaan negara tanpa menaikkan tarif pajak. Menurutnya, fokus pemerintah adalah memperluas basis pajak dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Karena itu, masyarakat yang…

  • Insentif Dapur MBG Tak Lagi Sama Rata Rp 6 Juta/Hari, Ini Rencana BGN

    Badan Gizi Nasional (BGN) berencana mengubah skema insentif untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selama ini, setiap dapur menerima insentif tetap sebesar Rp6 juta per hari, tanpa memperhitungkan jumlah penerima manfaat yang dilayani. Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan skema tersebut sedang dievaluasi. Menurutnya, sistem yang berlaku saat…

  • Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat & LPG

    Pemerintah resmi membebaskan bea masuk impor suku cadang pesawat dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk industri petrokimia. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari Paket Stimulus Ekonomi Semester II 2026. Insentif berupa tarif bea masuk nol persen diharapkan mampu menekan biaya produksi pelaku usaha. Pemerintah juga ingin menjaga daya saing industri nasional di tengah tekanan ekonomi global….

  • Wamenperin Sebut Aturan Insentif Kendaraan Listrik Rilis Bulan Depan

    Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) menyebut regulasi terkait insentif kendaraan listrik akan diterbitkan pada bulan depan. Kebijakan tersebut saat ini masih dalam tahap finalisasi oleh pemerintah bersama kementerian dan lembaga terkait. Pemerintah berharap aturan baru ini dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Sebelumnya, pemerintah menargetkan insentif kendaraan listrik mulai berlaku pada Juni 2026. Namun, implementasinya…

  • BNI Dukung UMKM Batik Lewat Puspa Nuswantara 2026

    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menunjukkan komitmennya mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah melalui ajang Puspa Nuswantara 2026. Program tersebut menjadi wadah promosi bagi UMKM batik dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk batik lokal. BNI menilai batik memiliki potensi besar…

  • Dari Kerupuk hingga Industri Rumahan, KUR Perkuat Napas UMKM Indonesia

    Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Mulai dari usaha kerupuk rumahan, warung kelontong, hingga industri pengolahan skala kecil, banyak pelaku usaha memanfaatkan akses pembiayaan ini untuk mengembangkan bisnis mereka dan meningkatkan kapasitas produksi. Melalui skema pembiayaan dengan bunga yang relatif terjangkau,…