Alasan Warga Tolak Pembangunan Gedung SDN 026 Bojongloa Bandung

Rencana pembangunan gedung baru SDN 026 Bojongloa di Kota Bandung menuai penolakan dari sebagian warga sekitar lokasi. Penolakan muncul karena sejumlah warga mengkhawatirkan dampak pembangunan terhadap lingkungan permukiman. Mereka menilai proyek tersebut berpotensi meningkatkan kepadatan lalu lintas dan mengurangi kenyamanan kawasan. Selain itu, warga meminta pemerintah membuka ruang dialog sebelum pembangunan dimulai.

Warga juga mempertanyakan proses penentuan lokasi pembangunan sekolah yang berada di kawasan permukiman. Mereka berharap pemerintah menjelaskan dasar pemilihan lahan serta dampaknya terhadap lingkungan sekitar. Beberapa warga menginginkan kajian yang lebih terbuka mengenai akses jalan, sistem drainase, dan kapasitas kawasan. Menurut mereka, komunikasi yang baik dapat mengurangi kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bandung menegaskan pembangunan gedung baru diperlukan untuk menjamin keberlangsungan kegiatan belajar mengajar siswa SDN 026 Bojongloa. Sekolah tersebut harus direlokasi setelah pemerintah kalah dalam sengketa lahan yang telah berkekuatan hukum tetap. Pemerintah juga telah menganggarkan pembelian lahan dan pembangunan gedung baru agar para siswa memperoleh fasilitas belajar yang layak. Lokasi baru dipilih tidak jauh dari sekolah lama.

Dinas Pendidikan Kota Bandung menyatakan akan terus berkomunikasi dengan warga selama proses pembangunan berlangsung. Pemerintah berharap solusi dapat ditemukan tanpa menghambat pembangunan sekolah baru. Keberadaan gedung tersebut dinilai penting untuk melayani ratusan siswa yang selama ini terdampak sengketa lahan. Pemkot juga menargetkan pembangunan selesai sesuai jadwal sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih nyaman dan aman.

Similar Posts

  • Guru di Singapura Naik Gaji 9 Persen demi Pertahankan SDM Berkualitas

    Pemerintah Singapura menaikkan gaji sekitar 32.000 guru dan tenaga pendidikan hingga sembilan persen mulai 1 Oktober 2026. Kebijakan tersebut diumumkan Kementerian Pendidikan Singapura atau MOE pada 4 Agustus 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga daya saing profesi pendidikan sekaligus mempertahankan tenaga berkualitas. Penyesuaian diberikan kepada pegawai yang memenuhi syarat dalam skema pendidikan tertentu. Kenaikan gaji…

  • Kemendikdasmen Ingin Hapus Stigma ‘Ospek’ di MPLS 2026, Tak Boleh Ada Kekerasan

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan komitmen untuk menghapus stigma negatif “ospek” dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026.Kebijakan ini diarahkan agar MPLS menjadi kegiatan yang edukatif, ramah siswa, dan bebas dari praktik kekerasan.Pemerintah ingin memastikan tidak ada lagi praktik perploncoan di lingkungan sekolah. Kemendikdasmen menekankan bahwa MPLS harus berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah…

  • Setujui Pagu Indikatif Dan Tambahan Anggaran, F-PDI Perjuangan Apresiasi Mendiktisaintek

    Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) atas berbagai program yang dinilai mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi nasional. Apresiasi tersebut disampaikan dalam pembahasan pagu indikatif dan tambahan anggaran kementerian untuk tahun anggaran mendatang. Dalam rapat kerja bersama DPR, Fraksi PDI Perjuangan menyetujui pagu indikatif serta usulan…

  • Tak Cuma AI, Ini 10 Jurusan Kuliah yang Bakal Laris di Dunia Kerja

    Memilih Jurusan Kuliah menjadi keputusan penting bagi calon mahasiswa yang ingin memiliki peluang karier lebih luas. Selain bidang kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), sejumlah jurusan lain diperkirakan akan tetap banyak dibutuhkan seiring perkembangan teknologi, transformasi digital, dan perubahan kebutuhan industri. Berdasarkan proyeksi kebutuhan tenaga kerja global, beberapa jurusan dengan prospek cerah meliputi Ilmu Komputer,…

  • Mantan Menkeu Chatib Basri Kini Jadi Dosen Tamu Kampus Top di London

    Ekonom senior sekaligus mantan Menteri Keuangan Muhammad Chatib Basri kembali mencatatkan prestasi di dunia akademik internasional. Ia dipercaya menjadi Visiting Professor of Practice di Centre for Economic Transition Expertise (CETEx), yang berada di bawah naungan London School of Economics and Political Science. Penunjukan tersebut menambah daftar kiprah global Chatib Basri setelah sebelumnya menjadi Visiting Scholar…

  • Ancaman Sanksi PTDH untuk Kepala SMP di Tator Larang Siswi Pakai Jilbab

    Kasus dugaan pelarangan siswi memakai jilbab di sebuah SMP di Tana Toraja menjadi perhatian publik. Kepala sekolah terkait disebut menghadapi ancaman sanksi berat setelah persoalan tersebut mencuat. Dugaan larangan itu dinilai menyangkut hak peserta didik menjalankan keyakinan agamanya. Pemerintah daerah kemudian didorong mengambil langkah tegas berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pihak sekolah. Sanksi pemberhentian tidak dengan…