Mantan Menkeu Chatib Basri Kini Jadi Dosen Tamu Kampus Top di London

Ekonom senior sekaligus mantan Menteri Keuangan Muhammad Chatib Basri kembali mencatatkan prestasi di dunia akademik internasional. Ia dipercaya menjadi Visiting Professor of Practice di Centre for Economic Transition Expertise (CETEx), yang berada di bawah naungan London School of Economics and Political Science.

Penunjukan tersebut menambah daftar kiprah global Chatib Basri setelah sebelumnya menjadi Visiting Scholar di Center for International Development, Harvard University. Dalam pernyataannya, Chatib mengaku merasa terhormat dapat bergabung dengan dua institusi akademik bergengsi dunia tersebut.

CETEx merupakan pusat riset dan kebijakan yang berfokus pada transformasi ekonomi berkelanjutan. Lembaga ini berada di bawah Global School of Sustainability milik London School of Economics. Kehadiran Chatib diharapkan memperkuat perspektif negara berkembang dalam berbagai kajian ekonomi global.

Chatib Basri dikenal sebagai salah satu ekonom paling berpengaruh di Indonesia. Ia menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia pada periode 2013–2014 di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelum itu, ia juga pernah memimpin Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Perjalanan akademiknya dimulai di Universitas Indonesia. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, ia melanjutkan studi magister dan doktoral ekonomi di Australian National University. Latar belakang akademik tersebut menjadi fondasi kuat bagi kariernya sebagai ekonom dan pembuat kebijakan.

Selain aktif di dunia pendidikan, Chatib juga terlibat dalam berbagai lembaga internasional. Ia pernah menjadi Ash Center Senior Fellow di Harvard Kennedy School dan menduduki sejumlah posisi strategis pada organisasi global di bidang ekonomi dan pembangunan.

Penunjukan sebagai dosen tamu di London School of Economics menunjukkan bahwa pemikiran dan pengalaman Chatib Basri masih mendapat pengakuan luas di tingkat internasional. Kehadirannya di salah satu kampus terbaik dunia juga menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan dan ekonomi Indonesia.

Similar Posts

  • Kemdikti Sebut Talenta STEM Indonesia Kurang, Siapkan Lulusan SMA Unggul Garuda

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyebut Indonesia masih kekurangan talenta di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika atau STEM. Saat ini, proporsi talenta STEM Indonesia masih di bawah 20 persen, jauh tertinggal dibanding negara maju yang telah mencapai 30 hingga 40 persen. Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemdiktisaintek, Ardi Findyartini, mengatakan kondisi…

  • Setujui Pagu Indikatif Dan Tambahan Anggaran, F-PDI Perjuangan Apresiasi Mendiktisaintek

    Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) atas berbagai program yang dinilai mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi nasional. Apresiasi tersebut disampaikan dalam pembahasan pagu indikatif dan tambahan anggaran kementerian untuk tahun anggaran mendatang. Dalam rapat kerja bersama DPR, Fraksi PDI Perjuangan menyetujui pagu indikatif serta usulan…

  • Perkumpulan Strada Padukan Pendidikan Karakter dan Kepedulian Lingkungan

    Perkumpulan Strada terus memperkuat pendidikan karakter dengan mengintegrasikan nilai kepedulian lingkungan dalam kegiatan belajar mengajar. Yayasan pendidikan yang telah berdiri sejak 24 Mei 1924 itu menilai pembentukan karakter peserta didik harus berjalan seiring dengan kesadaran menjaga lingkungan hidup. Melalui berbagai program sekolah, siswa diajak menerapkan kebiasaan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan tersebut meliputi pengelolaan…

  • Di Tengah Isu Penutupan Prodi, Bagaimana Cara Pendidikan Pariwisata Tetap Relevan?

    Wacana penutupan sejumlah program studi memunculkan kekhawatiran di dunia pendidikan tinggi. Salah satu bidang yang ikut menjadi perhatian adalah pendidikan pariwisata. Banyak pihak mempertanyakan relevansi program studi ini di tengah perubahan kebutuhan industri. Padahal, sektor pariwisata masih menjadi salah satu penopang ekonomi Indonesia. Industri ini terus berkembang dengan karakter yang berbeda dibanding beberapa tahun lalu….

  • Cerita SMAN 4 Bandung Verifikasi 3.000 Berkas demi 1 Kursi

    Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di SMAN 4 Bandung menjadi sorotan karena tingginya jumlah pendaftar. Sekolah tersebut harus memverifikasi sekitar 3.000 berkas pendaftaran untuk memperebutkan kursi yang tersedia. Tingginya minat masyarakat menunjukkan SMAN 4 Bandung masih menjadi salah satu sekolah favorit di Kota Bandung. Pihak sekolah mengungkapkan proses verifikasi dilakukan secara teliti untuk…

  • Bangga, Mahasiswa PENS Juara 3 Kompetisi Satelit di Amerika Serikat!

    Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Tim Antasena dari PENS berhasil meraih juara ketiga pada ajang CanSat Competition 2026 yang digelar di Virginia, Amerika Serikat. Berdasarkan informasi dari penyelenggara, kompetisi berlangsung pada 5 hingga 7 Juni 2026 dan diikuti puluhan tim dari berbagai negara. CanSat Competition merupakan kompetisi rekayasa satelit tingkat…