Cirebon Matangkan Sekolah Rakyat, Siapkan Guru Sementara

Pemerintah Kota Cirebon terus mematangkan persiapan Sekolah Rakyat. Salah satu langkah yang dilakukan ialah menyiapkan tenaga pengajar sementara sebelum proses rekrutmen guru tetap selesai.

Guru sementara akan bertugas pada tahap awal penyelenggaraan pembelajaran. Pemerintah daerah ingin memastikan kegiatan belajar mengajar dapat dimulai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Selain menyiapkan tenaga pendidik, pemerintah juga melakukan pembenahan sarana dan prasarana. Ruang kelas, asrama, serta fasilitas pendukung lainnya terus dipersiapkan agar memenuhi standar layanan pendidikan.

Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini diharapkan membuka akses pendidikan yang lebih merata sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Pemerintah Kota Cirebon akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial dan instansi terkait. Sinergi tersebut diperlukan agar seluruh kebutuhan operasional dapat dipenuhi sebelum sekolah mulai menerima peserta didik. Pemerintah berharap Sekolah Rakyat dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Similar Posts

  • Raker di Sabang, SMAN 9 Banda Aceh Perkuat Komitmen Wujudkan Pendidikan Berkualitas dan Berprestasi

    SMAN 9 Banda Aceh menggelar rapat kerja (raker) di Kota Sabang sebagai langkah menyusun program pendidikan tahun ajaran baru. Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penyusunan strategi peningkatan mutu sekolah. Raker diikuti oleh jajaran manajemen sekolah, guru, serta tenaga kependidikan. Selama kegiatan berlangsung, peserta membahas berbagai program prioritas yang akan dijalankan pada tahun ajaran 2026/2027….

  • Warga Kupang Minta KPK Audit Operator SPMB SMA, Kuota Penuh dalam Menit

    Komisi Pemberantasan Korupsi diminta warga Kupang untuk melakukan audit terhadap operator Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA di daerah tersebut.Permintaan ini muncul setelah kuota pendaftaran dilaporkan penuh hanya dalam hitungan menit sejak sistem dibuka.Kondisi ini kemudian menimbulkan kecurigaan dan pertanyaan dari masyarakat. Warga menilai proses pendaftaran tidak berjalan secara transparan dan perlu diawasi lebih…

  • 1.525 guru PPPK di Jakut teken perpanjangan kontrak kerja

    Sebanyak 1.525 Guru PPPK di Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu menandatangani perpanjangan perjanjian kerja. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keberlanjutan proses belajar mengajar pada tahun ajaran baru. Penandatanganan kontrak berlangsung di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara. Kegiatan tersebut diikuti para guru PPPK yang masa perjanjian kerjanya berakhir dan memenuhi syarat untuk diperpanjang. Pemerintah…

  • Ukur Capaian Kompentensi, Polbangtan Kementan Gelar UAS

    Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) di bawah Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Ujian Akhir Semester (UAS) sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan mengukur capaian kompetensi akademik dan keterampilan yang telah diperoleh selama satu semester. UAS juga menjadi indikator penting dalam memastikan kualitas pendidikan vokasi pertanian tetap terjaga. Pelaksanaan UAS dilakukan di seluruh kampus Polbangtan…

  • Ini 9 Jurusan SMK yang Punya Peluang Cepat Dapat Pekerjaan

    Memilih jurusan SMK menjadi langkah penting bagi siswa yang ingin cepat memasuki dunia kerja. Seiring perkembangan industri, sejumlah jurusan SMK memiliki peluang kerja lebih besar karena kebutuhan tenaga terampil terus meningkat. Salah satu Jurusan SMK yang banyak dibutuhkan adalah Teknik Mesin. Lulusan jurusan ini memiliki peluang bekerja di sektor manufaktur, otomotif, hingga industri peralatan berat…

  • Kemdikti Sebut Talenta STEM Indonesia Kurang, Siapkan Lulusan SMA Unggul Garuda

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyebut Indonesia masih kekurangan talenta di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika atau STEM. Saat ini, proporsi talenta STEM Indonesia masih di bawah 20 persen, jauh tertinggal dibanding negara maju yang telah mencapai 30 hingga 40 persen. Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemdiktisaintek, Ardi Findyartini, mengatakan kondisi…