Buruh Waswas Aturan Rokok Berdampak ke Petani-Pedagang

Kalangan buruh menyuarakan kekhawatiran terhadap sejumlah aturan baru terkait produk tembakau yang dinilai berpotensi memengaruhi mata rantai industri. Mereka menilai kebijakan tersebut tidak hanya berdampak pada perusahaan rokok, tetapi juga petani tembakau, petani cengkih, pedagang kecil, hingga pekerja sektor pendukung. Kekhawatiran itu mengemuka dalam berbagai diskusi yang membahas implementasi regulasi pengendalian tembakau. Buruh berharap pemerintah mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi sebelum menerapkan kebijakan baru. Mereka menilai keberlangsungan lapangan kerja harus menjadi perhatian utama.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN), Ristadi, mengatakan industri hasil tembakau melibatkan jutaan tenaga kerja dari hulu hingga hilir. Menurutnya, kebijakan yang membatasi industri secara berlebihan berpotensi mengurangi produksi dan memicu penurunan penyerapan tenaga kerja. Dampaknya juga dapat dirasakan petani tembakau dan cengkih yang bergantung pada permintaan industri. Selain itu, pedagang eceran dikhawatirkan mengalami penurunan pendapatan akibat berkurangnya penjualan. Buruh meminta pemerintah mengedepankan dialog dengan seluruh pemangku kepentingan.

Di sisi lain, pemerintah menyatakan penyusunan regulasi bertujuan melindungi kesehatan masyarakat, terutama anak dan remaja, dari bahaya konsumsi rokok. Pemerintah menegaskan setiap kebijakan akan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kondisi ekonomi dan keberlangsungan industri. Proses penyusunan aturan juga melibatkan konsultasi publik dengan berbagai pihak. Masukan dari pelaku usaha, serikat pekerja, akademisi, dan organisasi masyarakat menjadi bagian dari pembahasan. Pemerintah berharap regulasi yang dihasilkan mampu menciptakan keseimbangan antara kepentingan kesehatan dan ekonomi.

Buruh berharap pemerintah mengambil keputusan yang tidak merugikan pekerja maupun pelaku usaha kecil. Mereka meminta kebijakan disusun berdasarkan kajian yang komprehensif dan mempertimbangkan dampaknya terhadap rantai pasok industri tembakau. Serikat pekerja juga mendorong adanya perlindungan bagi petani dan pekerja apabila regulasi baru diterapkan. Menurut mereka, keberlanjutan industri dan perlindungan kesehatan masyarakat dapat berjalan secara seimbang. Dialog yang terbuka dinilai menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan yang adil bagi semua pihak.

Similar Posts

  • Ojol Jadi Pengusaha Mikro, Bakal Kena Pajak Lagi?

    Pemerintah menegaskan status baru pengemudi ojek online (ojol) sebagai pengusaha mikro tidak otomatis membuat mereka dikenai pajak tambahan. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menjelaskan bahwa pengaturan perpajakan tetap menjadi kewenangan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Sementara itu, pemerintah masih memfinalisasi Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi…

  • OJK Jambi membekali perempuan dengan edukasi literasi keuangan

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi terus memperkuat literasi keuangan di kalangan perempuan melalui berbagai program edukasi. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya perempuan, dalam mengelola keuangan secara bijak dan memanfaatkan layanan keuangan formal dengan aman. Kegiatan edukasi tersebut menyasar berbagai kelompok perempuan, mulai dari pelaku UMKM, ibu rumah tangga, komunitas perempuan, hingga…

  • Harga Batu Bara Acuan Turun Jadi US$ 124,4/Ton

    Pemerintah menetapkan Harga Batu Bara Acuan (HBA) periode terbaru sebesar US$124,4 per ton. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya seiring perubahan dinamika pasar energi global. Penurunan HBA dipengaruhi melemahnya permintaan dari sejumlah negara importir serta meningkatnya pasokan batu bara di pasar internasional. Kondisi tersebut turut memengaruhi pembentukan harga komoditas energi di berbagai kawasan. Meski…

  • OJK Minta Investor Tak Gampang Termakan Hoaks Jelang Pengumuman MSCI

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau investor untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi menjelang pengumuman dari Morgan Stanley Capital International (MSCI). OJK menilai periode menjelang pengumuman indeks global kerap dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan hoaks maupun rumor yang berpotensi memengaruhi keputusan investasi masyarakat. Pengumuman MSCI sering menjadi perhatian pelaku pasar…

  • Asing Jual Saham Rp1,03 Triliun saat IHSG Melonjak, Ini Daftar yang Dilepas

    Investor asing mencatatkan aksi jual bersih Rp1,03 triliun pada perdagangan Jumat, 14 Agustus 2026. Aksi tersebut terjadi ketika IHSG justru melonjak 1,59 persen ke level 6.401,88. Data BEI melalui RTI Business menunjukkan tekanan jual asing berlangsung di tengah penguatan pasar. Nilai transaksi saham pada Jumat mencapai Rp12,44 triliun dengan volume 32,45 miliar saham. Sebanyak 334…

  • IHSG Ngebut 9 Hari Beruntun, Modal Asing Mulai Kembali

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren positif dengan mencatat penguatan selama sembilan hari perdagangan berturut-turut. Pada penutupan perdagangan Selasa, 21 Juli 2026, IHSG naik 108,24 poin atau 1,74 persen ke level 6.340,02. Kenaikan tersebut membawa indeks kembali ke level tertinggi dalam sekitar 10 pekan terakhir. Reli panjang ini didorong oleh membaiknya sentimen pasar, masuknya…