Kemendikdasmen: 2,9 Juta Anak di RI Tidak Sekolah, Paling Banyak Usia SMA

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengungkap sekitar 2,92 juta anak di Indonesia masih belum mengenyam pendidikan. Data tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, saat peluncuran Gerakan Partisipasi Semesta Pendidikan Bermutu di Jakarta, Senin, 6 Juli 2026. Mayoritas anak yang tidak bersekolah berada pada kelompok usia 16 hingga 18 tahun. Sebagian besar merupakan lulusan SMP yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA atau SMK. Kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi pemerataan pendidikan nasional.

Suharti menjelaskan faktor ekonomi menjadi penyebab utama tingginya angka anak tidak sekolah. Selain itu, keterbatasan akses pendidikan bagi penyandang disabilitas juga masih menjadi kendala. Infrastruktur pendidikan turut memperburuk keadaan di sejumlah daerah. Kemendikdasmen mencatat lebih dari 200 ribu gedung sekolah mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda. Kondisi itu memengaruhi kenyamanan dan keamanan proses belajar mengajar.

Persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan akses pendidikan, tetapi juga kualitas pembelajaran. Berdasarkan hasil PISA 2022, kemampuan literasi dan numerasi peserta didik Indonesia masih berada di bawah rata-rata negara OECD. Hasil Asesmen Nasional juga menunjukkan baru sekitar dua pertiga siswa mencapai kompetensi minimum. Pemerintah menilai peningkatan mutu pendidikan harus berjalan bersamaan dengan perluasan akses sekolah.

Sebagai langkah penanganan, Kemendikdasmen meluncurkan Gerakan Partisipasi Semesta Pendidikan Bermutu atau PSPB. Program ini mengajak dunia usaha, lembaga filantropi, organisasi masyarakat, dan individu berkolaborasi mendukung pendidikan. Kemendikdasmen berperan sebagai fasilitator dengan memanfaatkan data Dapodik untuk mencocokkan kebutuhan sekolah. Bantuan akan disalurkan langsung oleh mitra kepada penerima manfaat. Pemerintah berharap kolaborasi tersebut mampu menekan angka anak tidak sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Similar Posts

  • PM Singapura Ajak Siswa SMA Garuda Ikut Program Pertukaran Pelajar

    Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong mengajak siswa SMA Garuda Indonesia mengikuti program pertukaran pelajar antara Indonesia dan Singapura. Ajakan tersebut disampaikan saat mengunjungi SMA Garuda bersama Presiden Prabowo Subianto di Magelang, Jawa Tengah, Selasa, 7 Juli 2026. Wong menilai pertukaran pelajar penting untuk mempererat hubungan kedua negara sejak usia muda. Program itu juga diharapkan memperluas…

  • UI hingga UNY Masih Buka Jalur Mandiri Mahasiswa Baru

    Sejumlah perguruan tinggi negeri di Indonesia masih membuka jalur mandiri penerimaan mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026. Beberapa kampus ternama seperti Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) masih memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa yang belum lolos melalui jalur seleksi nasional. Jalur mandiri menjadi alternatif bagi peserta yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi…

  • Sekolah Rakyat di OKI Ditarget Operasional 13 Juli, Tahap Awal Terima 300 Siswa

    Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, menargetkan Sekolah Rakyat mulai beroperasi pada 13 Juli 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Pada tahap awal, sekolah akan menerima sebanyak 300 siswa dari berbagai wilayah di OKI. Persiapan sarana, prasarana, dan tenaga pendidik terus dipercepat menjelang pembukaan….

  • Wamen Isyana: Pendidikan jalan terpenting entaskan kemiskinan keluarga

    Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga) Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan bahwa pendidikan merupakan jalan paling penting untuk memutus rantai kemiskinan dalam keluarga. Menurutnya, investasi pada pendidikan akan memberikan dampak jangka panjang karena mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih baik. Isyana menjelaskan bahwa kemiskinan sering kali berlangsung…

  • Hadapi Apatisme Politik Gen Z, SMA dan SMK Strada Dorong Siswa Berpikir Kritis

    SMA dan SMK Strada terus mendorong siswa untuk memiliki kemampuan berpikir kritis sebagai respons terhadap meningkatnya apatisme politik di kalangan Generasi Z. Sekolah menilai pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga membentuk peserta didik agar memahami kehidupan demokrasi, memiliki kepedulian sosial, serta mampu mengambil keputusan berdasarkan informasi yang benar. Melalui berbagai kegiatan pembelajaran, siswa…

  • Potret Buram Pendidikan Tasik, 25 Siswa Berdesakan di Bilik Bambu Lapuk

    Sebanyak 25 siswa kelas jauh SDN Kubangsari di Kampung Manglid, Desa Kertaraharja, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, masih menjalani kegiatan belajar di bangunan berdinding bilik bambu yang sudah lapuk. Ruang belajar tersebut merupakan bekas rumah panggung yang dialihfungsikan menjadi sekolah sejak 2016. Kondisi bangunan kini semakin memprihatinkan karena bagian lantai, dinding, dan atap mulai mengalami kerusakan….