Potret Buram Pendidikan Tasik, 25 Siswa Berdesakan di Bilik Bambu Lapuk

Sebanyak 25 siswa kelas jauh SDN Kubangsari di Kampung Manglid, Desa Kertaraharja, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, masih menjalani kegiatan belajar di bangunan berdinding bilik bambu yang sudah lapuk. Ruang belajar tersebut merupakan bekas rumah panggung yang dialihfungsikan menjadi sekolah sejak 2016. Kondisi bangunan kini semakin memprihatinkan karena bagian lantai, dinding, dan atap mulai mengalami kerusakan. Meski demikian, para siswa tetap mengikuti pelajaran setiap hari demi memperoleh hak pendidikan.

Kelas jauh itu dibangun sebagai solusi atas sulitnya akses menuju sekolah induk SDN Kubangsari. Sebelum fasilitas tersebut tersedia, anak-anak harus menempuh perjalanan sekitar tiga kilometer melewati perbukitan, persawahan, sungai, dan jalan setapak. Kondisi tersebut membuat sebagian orang tua enggan menyekolahkan anak mereka karena khawatir terhadap keselamatan. Pemerintah desa bersama masyarakat kemudian membeli rumah panggung bekas untuk dijadikan ruang belajar sederhana. Langkah tersebut berhasil membantu menekan angka putus sekolah dan buta huruf di wilayah terpencil itu.

Seiring berjalannya waktu, kondisi bangunan terus menurun akibat usia dan minimnya perawatan. Dinding bilik bambu mulai rapuh, atap mengalami kebocoran, serta lantai kayu terlihat lapuk di beberapa bagian. Saat hujan turun, proses belajar sering terganggu karena air masuk ke dalam kelas. Guru dan siswa tetap bertahan meski harus menghadapi keterbatasan fasilitas setiap hari. Semangat belajar mereka menjadi potret perjuangan pendidikan di daerah pelosok Tasikmalaya.

Pemerintah desa berharap pemerintah daerah segera merealisasikan pembangunan ruang kelas yang lebih layak dan aman. Warga menilai pendidikan tidak boleh terhambat hanya karena keterbatasan infrastruktur. Mereka juga berharap perhatian terhadap sekolah di daerah terpencil dapat ditingkatkan agar seluruh anak memperoleh kesempatan belajar yang setara. Fasilitas pendidikan yang memadai diyakini menjadi investasi penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Similar Posts

  • Buku Pelajaran yang Adaptif terhadap Pergantian Kurikulum

    Buku Pelajaran Adaptif dinilai menjadi solusi untuk menghadapi pergantian kurikulum di Indonesia. Konsep tersebut memungkinkan materi pembelajaran tetap relevan meski terjadi perubahan kebijakan pendidikan. Buku adaptif disusun dengan materi yang fleksibel dan mudah diperbarui. Guru dapat menyesuaikan isi pembelajaran sesuai capaian belajar, karakter peserta didik, dan perkembangan ilmu pengetahuan. Pendekatan ini mendukung proses belajar yang…

  • Bangga, Mahasiswa PENS Juara 3 Kompetisi Satelit di Amerika Serikat!

    Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Tim Antasena dari PENS berhasil meraih juara ketiga pada ajang CanSat Competition 2026 yang digelar di Virginia, Amerika Serikat. Berdasarkan informasi dari penyelenggara, kompetisi berlangsung pada 5 hingga 7 Juni 2026 dan diikuti puluhan tim dari berbagai negara. CanSat Competition merupakan kompetisi rekayasa satelit tingkat…

  • PT BKA salurkan bantuan kesehatan dan pendidikan di Motui Konut

    Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat menegaskan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam menghadapi meningkatnya apatisme politik di kalangan Generasi Z. Karena itu, SMA dan SMK Strada mendorong siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis agar mampu memahami berbagai isu sosial dan politik secara objektif. Langkah tersebut diharapkan membentuk generasi muda yang aktif, peduli, dan…

  • Dinsos: Siswa SRMA 18 Blora mengalami peningkatan rasa percaya diri

    Dinas Sosial menyatakan para siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 18 Blora menunjukkan peningkatan rasa percaya diri setelah mengikuti proses pembelajaran dan pembinaan. Perubahan tersebut terlihat dari keberanian siswa menyampaikan pendapat, berinteraksi dengan teman, serta mengikuti berbagai kegiatan sekolah. Program pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan keterampilan sosial. Upaya…

  • Faculty of Humanities BINUS University Siapkan Talenta Global di Era AI, Menjawab Kekhawatiran Orang Tua akan Masa Depan Karier Anak

    Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin pesat memunculkan berbagai kekhawatiran di kalangan orang tua terkait masa depan karier anak-anak mereka. Menjawab tantangan tersebut, Faculty of Humanities BINUS University terus mengembangkan kurikulum yang dirancang untuk mencetak talenta global yang mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi tanpa kehilangan keunggulan manusia yang sulit digantikan oleh AI. Faculty of…

  • Manfaatkan Limbah Kulit Buah MBG, MAN 1 Medan Raih Medali Emas di Ajang Inovasi Jepang

    Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Medan kembali mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional. Tim siswa sekolah tersebut meraih medali emas pada ajang Japan Design, Idea and Invention Expo (JDIE) 2026 di Tokyo, Jepang. Prestasi itu diraih melalui inovasi pemanfaatan limbah kulit buah dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Inovasi tersebut mengubah limbah organik menjadi produk…