Pastikan Kualitas Bangunan, Revitalisasi Sekolah Libatkan Pakar Kampus-Mahasiswa
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memastikan program revitalisasi sekolah melibatkan perguruan tinggi untuk menjaga kualitas pembangunan. Keterlibatan akademisi diharapkan mampu memastikan setiap proyek memenuhi standar teknis, keamanan, dan keberlanjutan. Selain dosen dan pakar konstruksi, mahasiswa juga akan dilibatkan dalam proses pendampingan serta pengawasan di lapangan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu infrastruktur pendidikan di berbagai daerah. Pemerintah menilai kolaborasi ini dapat memperkuat akuntabilitas pelaksanaan revitalisasi sekolah.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menjelaskan perguruan tinggi memiliki sumber daya yang memadai untuk memberikan pendampingan teknis. Para ahli dari kampus akan membantu melakukan penilaian terhadap perencanaan, proses pembangunan, hingga hasil akhir revitalisasi sekolah. Sementara itu, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman praktik melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pengawasan. Menurut Abdul Mu’ti, kolaborasi tersebut juga menjadi bentuk pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat.
Program revitalisasi sekolah menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik. Bangunan sekolah yang rusak atau tidak memenuhi standar akan diperbaiki secara bertahap sesuai kebutuhan di setiap daerah. Pemerintah berharap proses pembangunan berjalan transparan dan menghasilkan fasilitas pendidikan yang berkualitas. Keterlibatan perguruan tinggi juga diharapkan mampu meminimalkan potensi kesalahan teknis selama pelaksanaan proyek.
Selain meningkatkan kualitas bangunan, kerja sama dengan perguruan tinggi diharapkan melahirkan inovasi dalam pembangunan infrastruktur pendidikan. Mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di kampus untuk menyelesaikan persoalan nyata di lapangan. Pemerintah optimistis sinergi antara kementerian, perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat akan mempercepat pemerataan fasilitas pendidikan. Dengan sekolah yang lebih aman dan berkualitas, kegiatan belajar mengajar diharapkan berlangsung lebih optimal dan mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional.
