1.525 guru PPPK di Jakut teken perpanjangan kontrak kerja

Sebanyak 1.525 Guru PPPK di Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu menandatangani perpanjangan perjanjian kerja. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keberlanjutan proses belajar mengajar pada tahun ajaran baru.

Penandatanganan kontrak berlangsung di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara. Kegiatan tersebut diikuti para guru PPPK yang masa perjanjian kerjanya berakhir dan memenuhi syarat untuk diperpanjang.

Pemerintah Kota Jakarta Utara menyampaikan apresiasi atas dedikasi para guru PPPK. Mereka dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Kehadiran guru PPPK juga membantu memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di sekolah negeri.

Para guru diminta terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. Mereka juga diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi pembelajaran. Selain itu, guru diingatkan untuk memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas kepada peserta didik.

Perpanjangan kontrak ini diharapkan memberikan kepastian bagi para guru PPPK dalam menjalankan tugasnya. Pemerintah berharap kebijakan tersebut dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu secara berkelanjutan.

Similar Posts

  • Kemendikdasmen: 2,9 Juta Anak di RI Tidak Sekolah, Paling Banyak Usia SMA

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengungkap sekitar 2,92 juta anak di Indonesia masih belum mengenyam pendidikan. Data tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, saat peluncuran Gerakan Partisipasi Semesta Pendidikan Bermutu di Jakarta, Senin, 6 Juli 2026. Mayoritas anak yang tidak bersekolah berada pada kelompok usia 16 hingga 18 tahun. Sebagian besar merupakan lulusan SMP yang…

  • Sekolah di Cianjur Wajib Pasang Spanduk Larangan Pungli saat SPMB 2026

    Pemerintah Kabupaten Cianjur mewajibkan seluruh sekolah memasang spanduk larangan pungutan liar atau pungli selama pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan proses penerimaan siswa berjalan transparan, adil, dan bebas dari praktik yang merugikan masyarakat. Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur meminta setiap sekolah memasang spanduk di lokasi yang mudah terlihat oleh calon…

  • Fraksi PKB MPR Serahkan Beasiswa ke Siswa Sekolah Alam Arus Kualan

    Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB MPR RI menyerahkan Beasiswa Jejak Nusantara kepada siswa Sekolah Alam Arus Kualan. Bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir ke-28 PKB. Program ini bertujuan mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan berbasis adat, budaya, dan pelestarian alam. Penyerahan beasiswa berlangsung pada Kamis, 9 Juli 2026. Kegiatan itu…

  • Wajib Belajar 13 Tahun Akan Diatur dalam Draf RUU Sisdiknas

    Program wajib belajar 13 tahun akan mendapat penguatan melalui Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas). Ketentuan tersebut dimasukkan dalam draf revisi sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi pendidikan nasional sejak usia dini. Skema wajib belajar mencakup satu tahun pendidikan prasekolah, sembilan tahun pendidikan dasar, dan tiga tahun pendidikan menengah. Komisi X DPR RI menilai…

  • Cirebon Matangkan Sekolah Rakyat, Siapkan Guru Sementara

    Pemerintah Kota Cirebon terus mematangkan persiapan Sekolah Rakyat. Salah satu langkah yang dilakukan ialah menyiapkan tenaga pengajar sementara sebelum proses rekrutmen guru tetap selesai. Guru sementara akan bertugas pada tahap awal penyelenggaraan pembelajaran. Pemerintah daerah ingin memastikan kegiatan belajar mengajar dapat dimulai sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Selain menyiapkan tenaga pendidik, pemerintah juga melakukan pembenahan…

  • Indonesia Krisis Guru, Lestari Moerdijat Desak Peta Jalan Rekrutmen Nasional

    Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mendesak pemerintah segera menyusun peta jalan rekrutmen nasional guna mengatasi Krisis Guru yang masih terjadi di berbagai daerah. Menurutnya, kebutuhan tenaga pendidik harus dipenuhi secara terencana agar kualitas pendidikan nasional tidak terus terdampak oleh kekurangan guru. Lestari menilai kekurangan guru terjadi di berbagai jenjang pendidikan, terutama di daerah terpencil…