Israel Serang Lebanon, Bitcoin Langsung Tertekan

Harga Bitcoin kembali mengalami tekanan setelah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Sentimen pasar memburuk menyusul serangan militer Israel ke sejumlah wilayah di Lebanon dalam beberapa hari terakhir.

Aset kripto terbesar di dunia tersebut sempat turun lebih dari 2 persen. Bitcoin bahkan bergerak mendekati level US$63.000 setelah kabar serangan kembali mencuat.

Analis menilai konflik geopolitik biasanya mendorong investor mengurangi aset berisiko. Dana investasi cenderung berpindah ke instrumen yang dianggap lebih aman saat ketidakpastian meningkat.

Selain Bitcoin, sejumlah aset kripto lain juga mengalami pelemahan. Tekanan jual terjadi di berbagai pasar kripto karena meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak konflik regional.

Data pasar menunjukkan gelombang likuidasi besar terjadi di sektor kripto. Nilainya mencapai ratusan juta dolar hanya dalam waktu singkat setelah eskalasi konflik.

Ketegangan di Timur Tengah juga mendorong kenaikan harga minyak dunia. Kondisi tersebut memperkuat sentimen risk-off yang biasanya berdampak negatif terhadap aset kripto dan saham teknologi.

Meski demikian, sejumlah pengamat mengingatkan bahwa pergerakan Bitcoin tidak hanya dipengaruhi faktor geopolitik. Kebijakan suku bunga Amerika Serikat, arus dana ETF, dan kondisi ekonomi global juga berperan penting.

Sepanjang Juni 2026, Bitcoin memang mengalami volatilitas tinggi. Selain konflik Timur Tengah, pasar juga menghadapi tekanan dari arus keluar dana ETF dan ketidakpastian arah kebijakan bank sentral AS.

Investor kini menunggu perkembangan situasi di Lebanon dan respons pasar global. Jika ketegangan terus meningkat, volatilitas aset kripto diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.

Similar Posts

  • Ditinggal Mu’min Ali, Saham PANS Anjlok hingga ARB

    Saham PANS mengalami tekanan hingga menyentuh batas Auto Reject Bawah (ARB) setelah kabar mengenai tidak lagi bergabungnya Mu’min Ali menjadi perhatian pelaku pasar. Penurunan tersebut mencerminkan respons investor terhadap perubahan di jajaran manajemen yang dinilai dapat memengaruhi arah bisnis perusahaan ke depan. Pergerakan saham yang menyentuh ARB menunjukkan tekanan jual yang cukup besar pada sesi…

  • BP Sabang Didorong Jadi Hub Logistik dan Perdagangan Internasional

    Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) didorong menjadi pusat logistik dan perdagangan internasional guna memperkuat peran Indonesia di jalur pelayaran global. Dorongan tersebut disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI Doni Akbar yang menilai Sabang memiliki posisi strategis di pintu masuk Selat Malaka dan Samudra Hindia. Menurutnya, keunggulan geografis tersebut harus dioptimalkan…

  • Kebut regenerasi petani, Banten galakkan pertanian modern

    Pemerintah Provinsi Banten terus mendorong regenerasi petani melalui pengembangan pertanian modern. Langkah ini dilakukan untuk menarik minat generasi muda agar terjun ke sektor pertanian yang selama ini identik dengan pekerjaan konvensional dan memiliki tingkat regenerasi yang relatif rendah. Dinas Pertanian Provinsi Banten menilai pemanfaatan teknologi menjadi kunci dalam meningkatkan daya tarik sektor pertanian. Berbagai inovasi…

  • Neraca Dagang RI Defisit, Mendag Sebut Gara-gara Harga Minyak

    Indonesia mencatat defisit neraca perdagangan sebesar US$1,61 miliar pada Mei 2026. Defisit tersebut mengakhiri tren surplus yang bertahan selama 72 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan kondisi itu terutama dipicu meningkatnya defisit sektor minyak dan gas (migas). Kenaikan harga minyak dunia membuat nilai impor migas melonjak sehingga menekan kinerja neraca perdagangan…

  • Harga Emas Antam Naik Cuma Rp 3.000

    Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan tipis pada perdagangan Rabu, 22 Juli 2026. Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia, harga emas Antam naik Rp3.000 per gram menjadi Rp2.635.000 dari sebelumnya Rp2.632.000 per gram. Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali juga meningkat Rp3.000 menjadi Rp2.386.000 per gram. Kenaikan ini…

  • Pakan Mahal-Harga Ayam Tak Stabil, Peternak Minta Ini ke Pemerintah

    Peternak ayam rakyat kembali mengeluhkan tingginya biaya produksi akibat mahalnya harga pakan dan bibit ayam atau day old chick (DOC). Di sisi lain, harga jual ayam hidup di tingkat peternak masih berfluktuasi. Kondisi tersebut membuat banyak peternak kesulitan memperoleh keuntungan yang layak. Mereka meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menjaga keberlanjutan usaha peternakan rakyat….