Pendaftaran SMK Go Global Dibuka Mulai 12 Agustus, Cek Bidangnya

Pendaftaran Program SMK Go Global 2026 resmi dibuka mulai 12 Agustus 2026. Program yang diinisiasi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) ini bertujuan menyiapkan lulusan SMK dan masyarakat agar siap bekerja di pasar internasional. Peserta akan mendapatkan pelatihan kompetensi, penguatan kemampuan bahasa asing, sertifikasi, serta pembekalan mengenai budaya kerja dan prosedur migrasi yang aman. Program tersebut merupakan bagian dari target pemerintah menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang berdaya saing global. Pemerintah menargetkan puluhan ribu peserta mengikuti pelatihan pada tahap awal.

Program ini terbuka bagi lulusan maupun siswa SMK sesuai ketentuan yang ditetapkan penyelenggara. Sejumlah bidang pelatihan disiapkan berdasarkan kebutuhan pasar kerja luar negeri. Bidang tersebut meliputi hospitality, caregiver, manufaktur, pengelasan (welder), konstruksi, perikanan, maritim, serta beberapa sektor vokasi lainnya. Setiap peserta akan memperoleh pelatihan teknis sesuai bidang yang dipilih. Selain itu, peserta juga dibekali kemampuan bahasa asing yang disesuaikan dengan negara tujuan penempatan.

Wakil Menteri P2MI Christina Aryani menyatakan Program SMK Go Global melibatkan 11 kementerian yang memiliki satuan pendidikan vokasi. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk menyelaraskan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri internasional. Pemerintah menargetkan program ini mampu menghasilkan sekitar 40 ribu tenaga kerja siap kerja pada tahap awal. Langkah tersebut juga mendukung target nasional penempatan pekerja migran Indonesia secara bertahap hingga 2029.

Pemerintah mengimbau calon peserta segera mempersiapkan dokumen dan memantau informasi resmi mengenai jadwal serta mekanisme pendaftaran. Peserta yang lolos akan mengikuti rangkaian pelatihan sebelum memperoleh sertifikasi sesuai bidangnya. Program ini diharapkan membuka peluang kerja yang lebih luas bagi lulusan SMK sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri global, lulusan diharapkan mampu bersaing dan memperoleh kesempatan bekerja di berbagai negara.

Similar Posts

  • Sekolah Rakyat Kaliwadas Siap Terima 90 Siswa dari Kota Cirebon Tahun Ajaran 2026

    Sekolah Rakyat Kaliwadas di Kabupaten Cirebon dipastikan akan menerima 90 siswa asal Kota Cirebon pada tahun ajaran 2026. Kebijakan ini diambil karena fasilitas Sekolah Rakyat di Kota Cirebon belum mampu menampung peserta didik baru. Dinas Sosial Kota Cirebon menjelaskan, penggabungan peserta didik dilakukan berdasarkan arahan Kementerian Sosial. Seluruh siswa akan mengikuti kegiatan belajar mengajar di…

  • Pemprov apresiasi pemerintah pusat bangun sektor pendidikan di Kepri

    Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat Sektor Pendidikan di daerah. Sinergi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kepulauan Riau. Pemprov Kepri menyebut dukungan pemerintah pusat diwujudkan melalui pembangunan sarana pendidikan, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta berbagai program bantuan pendidikan. Langkah tersebut diharapkan memperluas akses…

  • Kemendikdasmen Ingin Hapus Stigma ‘Ospek’ di MPLS 2026, Tak Boleh Ada Kekerasan

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan komitmen untuk menghapus stigma negatif “ospek” dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026.Kebijakan ini diarahkan agar MPLS menjadi kegiatan yang edukatif, ramah siswa, dan bebas dari praktik kekerasan.Pemerintah ingin memastikan tidak ada lagi praktik perploncoan di lingkungan sekolah. Kemendikdasmen menekankan bahwa MPLS harus berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah…

  • Apa Benar Tidak Ada Siswa Tinggal Kelas? Ini Ketentuannya Menurut Permendikbud

    Isu bahwa tidak ada lagi siswa tinggal kelas kembali ramai menjelang pembagian rapor tahun ajaran 2025/2026. Banyak orang tua dan siswa mengira seluruh peserta didik akan otomatis naik kelas tanpa mempertimbangkan hasil belajar. Namun anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Kurikulum dan Pembelajaran menegaskan bahwa mekanisme siswa tinggal kelas…

  • Manfaatkan Limbah Kulit Buah MBG, MAN 1 Medan Raih Medali Emas di Ajang Inovasi Jepang

    Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Medan kembali mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional. Tim siswa sekolah tersebut meraih medali emas pada ajang Japan Design, Idea and Invention Expo (JDIE) 2026 di Tokyo, Jepang. Prestasi itu diraih melalui inovasi pemanfaatan limbah kulit buah dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Inovasi tersebut mengubah limbah organik menjadi produk…

  • Mohan Tegaskan SPMB Mataram Harus Bebas Titipan, Masyarakat Diminta Ikuti Jalur Resmi

    MATARAM – Wali Kota Mataram Mohan Roliskana menanggapi maraknya isu penggunaan nama pejabat untuk mempermudah proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Mataram. Ia menegaskan seluruh proses penerimaan siswa harus berjalan sesuai aturan dan tidak memerlukan praktik titip-menitip. Mohan meminta masyarakat, khususnya para orang tua calon siswa, tidak memaksakan anak masuk ke sekolah tertentu….