Mohan Tegaskan SPMB Mataram Harus Bebas Titipan, Masyarakat Diminta Ikuti Jalur Resmi

MATARAM – Wali Kota Mataram Mohan Roliskana menanggapi maraknya isu penggunaan nama pejabat untuk mempermudah proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Mataram. Ia menegaskan seluruh proses penerimaan siswa harus berjalan sesuai aturan dan tidak memerlukan praktik titip-menitip.

Mohan meminta masyarakat, khususnya para orang tua calon siswa, tidak memaksakan anak masuk ke sekolah tertentu. Menurutnya, pemerintah telah menyediakan berbagai jalur penerimaan yang dapat dimanfaatkan secara adil dan transparan.

Ia menjelaskan, SPMB memiliki beberapa jalur resmi, mulai dari domisili, prestasi, afirmasi hingga mutasi. Setiap jalur memiliki persyaratan yang sama-sama memberikan kesempatan kepada seluruh calon peserta didik.

Menurut Mohan, penggunaan nama pejabat untuk memperoleh kursi di sekolah favorit tidak perlu dilakukan. Ia memastikan pemerintah daerah berkomitmen menjaga integritas pelaksanaan SPMB agar bebas dari intervensi pihak mana pun.

Mohan juga mengimbau masyarakat mengikuti seluruh tahapan yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan demikian, proses penerimaan murid baru dapat berlangsung tertib, objektif, dan akuntabel.

Pernyataan tersebut muncul setelah sejumlah orang tua mengaku mendengar adanya pihak yang membawa nama pejabat daerah saat proses pendaftaran. Mereka menyebut praktik tersebut menimbulkan keresahan di tengah pelaksanaan SPMB.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Mataram juga telah membantah adanya praktik jual beli kursi maupun pungutan liar dalam pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027. Masyarakat diminta segera melapor apabila menemukan dugaan pelanggaran disertai bukti yang jelas.

Plh Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Lalu Martawang, menegaskan seluruh proses penerimaan dilakukan sesuai ketentuan. Jika terdapat oknum yang menawarkan jalur belakang, tindakan tersebut dipastikan bukan bagian dari kebijakan pemerintah.

Pemerintah Kota Mataram berharap seluruh pihak menjaga integritas pelaksanaan SPMB. Transparansi dan kepatuhan terhadap aturan dinilai menjadi kunci agar seluruh peserta memperoleh kesempatan yang setara.

Dengan penegasan tersebut, Mohan berharap masyarakat tidak mudah percaya kepada pihak yang mengatasnamakan pejabat. Ia memastikan jalur resmi merupakan satu-satunya mekanisme yang sah dalam proses penerimaan murid baru di Kota Mataram.Informasi tambahan bingung nyari slot gacor main di AYAMTOTO

Similar Posts

  • Faculty of Humanities BINUS University Siapkan Talenta Global di Era AI, Menjawab Kekhawatiran Orang Tua akan Masa Depan Karier Anak

    Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin pesat memunculkan berbagai kekhawatiran di kalangan orang tua terkait masa depan karier anak-anak mereka. Menjawab tantangan tersebut, Faculty of Humanities BINUS University terus mengembangkan kurikulum yang dirancang untuk mencetak talenta global yang mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi tanpa kehilangan keunggulan manusia yang sulit digantikan oleh AI. Faculty of…

  • FSGI Sorot SPMB Sekolah Maung Jawa Barat: Ada Kendala Sistem-Dugaan Pengurangan Skor

    Federasi Serikat Guru Indonesia menyoroti pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung di Jawa Barat.Sorotan ini muncul karena adanya laporan kendala teknis pada sistem pendaftaran yang digunakan.Selain itu, muncul dugaan adanya pengurangan skor dalam proses seleksi. FSGI menilai masalah tersebut perlu segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.Transparansi dalam sistem penerimaan siswa dinilai sangat penting untuk…

  • Kemendikdasmen: 2,9 Juta Anak di RI Tidak Sekolah, Paling Banyak Usia SMA

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengungkap sekitar 2,92 juta anak di Indonesia masih belum mengenyam pendidikan. Data tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, saat peluncuran Gerakan Partisipasi Semesta Pendidikan Bermutu di Jakarta, Senin, 6 Juli 2026. Mayoritas anak yang tidak bersekolah berada pada kelompok usia 16 hingga 18 tahun. Sebagian besar merupakan lulusan SMP yang…

  • Setujui Pagu Indikatif Dan Tambahan Anggaran, F-PDI Perjuangan Apresiasi Mendiktisaintek

    Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) atas berbagai program yang dinilai mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi nasional. Apresiasi tersebut disampaikan dalam pembahasan pagu indikatif dan tambahan anggaran kementerian untuk tahun anggaran mendatang. Dalam rapat kerja bersama DPR, Fraksi PDI Perjuangan menyetujui pagu indikatif serta usulan…

  • Raker di Sabang, SMAN 9 Banda Aceh Perkuat Komitmen Wujudkan Pendidikan Berkualitas dan Berprestasi

    SMAN 9 Banda Aceh menggelar rapat kerja (raker) di Kota Sabang sebagai langkah menyusun program pendidikan tahun ajaran baru. Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penyusunan strategi peningkatan mutu sekolah. Raker diikuti oleh jajaran manajemen sekolah, guru, serta tenaga kependidikan. Selama kegiatan berlangsung, peserta membahas berbagai program prioritas yang akan dijalankan pada tahun ajaran 2026/2027….

  • Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree

    Pemerintah Kamboja menargetkan penguatan kerja sama pendidikan tinggi dengan Indonesia melalui pengembangan program double degree atau gelar ganda. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kedua negara. Program tersebut memungkinkan mahasiswa memperoleh gelar akademik dari dua perguruan tinggi dalam satu masa studi. Rencana kerja sama tersebut…