FSGI Sorot SPMB Sekolah Maung Jawa Barat: Ada Kendala Sistem-Dugaan Pengurangan Skor

Federasi Serikat Guru Indonesia menyoroti pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung di Jawa Barat.
Sorotan ini muncul karena adanya laporan kendala teknis pada sistem pendaftaran yang digunakan.
Selain itu, muncul dugaan adanya pengurangan skor dalam proses seleksi.

FSGI menilai masalah tersebut perlu segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
Transparansi dalam sistem penerimaan siswa dinilai sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik.
Kendala teknis juga dikhawatirkan dapat merugikan calon peserta didik.

Dugaan pengurangan skor menjadi perhatian utama dalam evaluasi proses seleksi.
Jika benar terjadi, hal ini dapat memengaruhi hasil akhir penerimaan siswa baru.
Oleh karena itu, verifikasi data dinilai harus dilakukan secara menyeluruh.

FSGI juga mendorong pemerintah daerah untuk melakukan audit terhadap sistem SPMB.
Evaluasi menyeluruh diperlukan agar proses penerimaan berjalan adil dan akuntabel.
Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada pihak yang dirugikan.

Hingga saat ini, pihak terkait masih diminta memberikan klarifikasi resmi.
Masyarakat menunggu penjelasan agar polemik ini dapat segera diselesaikan secara terbuka.

Similar Posts

  • UMY Hadirkan Program Double Degree Ilmu Pemerintahan dan AI, Ini Prospek Kerjanya

    Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menghadirkan program double degree yang menggabungkan Ilmu Pemerintahan dengan Artificial Intelligence (AI). Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan sumber daya manusia yang mampu memahami tata kelola pemerintahan sekaligus menguasai teknologi digital. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori kebijakan publik, tetapi juga dibekali kemampuan analisis data, kecerdasan buatan, dan pengambilan keputusan berbasis teknologi….

  • STIK Masih Bahas Rencana Pengembangan Menjadi Universitas Kepolisian

    Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) masih membahas rencana pengembangan kelembagaan menjadi Universitas Kepolisian. Wacana tersebut muncul sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kepolisian yang semakin menghadapi tantangan kompleks di era modern. Transformasi menjadi universitas dinilai dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan…

  • Cerita SMAN 4 Bandung Verifikasi 3.000 Berkas demi 1 Kursi

    Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di SMAN 4 Bandung menjadi sorotan karena tingginya jumlah pendaftar. Sekolah tersebut harus memverifikasi sekitar 3.000 berkas pendaftaran untuk memperebutkan kursi yang tersedia. Tingginya minat masyarakat menunjukkan SMAN 4 Bandung masih menjadi salah satu sekolah favorit di Kota Bandung. Pihak sekolah mengungkapkan proses verifikasi dilakukan secara teliti untuk…

  • Cerianya Tiga Murid Baru SD 5 Belok/Sidan Badung Ikuti MPLS

    Suasana penuh semangat mewarnai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS di SD Negeri 5 Belok/Sidan, Kabupaten Badung, Bali. Tahun ajaran 2026/2027, sekolah tersebut menerima tiga murid baru yang mengikuti rangkaian kegiatan pengenalan sekolah. Meski jumlah peserta didik baru tidak banyak, kegiatan tetap berlangsung meriah dengan pendampingan para guru. Sekolah berupaya menciptakan suasana belajar yang…

  • Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas

    Bupati Talius Tabuni menilai keterbatasan sumber daya manusia (SDM) masih menjadi salah satu tantangan utama dalam pembangunan di Papua. Karena itu, ia mendukung penguatan Beasiswa Puncak Cerdas sebagai langkah untuk memperluas akses pendidikan dan mencetak generasi muda yang berkualitas. Menurut Talius, pendidikan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas SDM di daerah. Melalui program beasiswa, pelajar…

  • SMA Negeri 7 Lubuklinggau Hanya Dapat 13 Siswa Baru di Tahun 2026

    SMA Negeri 7 Lubuklinggau, Sumatera Selatan, hanya memperoleh 13 siswa baru pada pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Jumlah tersebut jauh di bawah daya tampung sekolah yang telah disediakan. Kondisi ini menjadi perhatian Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan. Pemerintah daerah pun mulai mengevaluasi penyebab rendahnya minat calon peserta didik terhadap sekolah tersebut….