3 Tahun Bertahan di Top 100 WURI, FKG UGM Cetak Rekor MURI
Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada mencatat prestasi setelah konsisten masuk Top 100 World University Rankings for Innovation. FKG UGM mempertahankan capaian tersebut selama tiga tahun berturut-turut sejak pertama mengikuti WURI pada 2024. Konsistensi tersebut menunjukkan penguatan inovasi yang dikembangkan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pada debut WURI 2024, FKG UGM langsung menempatkan tiga program dalam Top 100 dunia. Program Ge-Pro bahkan meraih peringkat keenam kategori Entrepreneurial Spirit. Program Cleft Lip and Palate menempati peringkat kesembilan kategori Social Responsibility. Setahun kemudian, FKG UGM kembali mendapatkan pengakuan melalui tiga kategori berbeda pada WURI 2025.
Prestasi semakin meningkat pada WURI 2026 yang berlangsung di National Chi Nan University, Taiwan, pada 6 Mei 2026. FKG UGM mengajukan 16 kasus inovasi dalam kompetisi tersebut. Sebanyak 13 kategori berhasil melewati seleksi internasional dan delapan di antaranya menembus Top 100 dunia. Dua inovasi bahkan berhasil mendapatkan peringkat pertama pada kategori masing-masing.
Salah satu inovasi tersebut adalah Dental SilkBon karya Prof. Dr. drg. Siti Sunarintyas, M.Kes. Dental SilkBon meraih peringkat pertama dunia pada kategori Representative Research Project. Produk tersebut dikembangkan menggunakan protein sutra Bombyx mori sebagai penguat material restorasi gigi. Inovasi ini diarahkan untuk menghadirkan biomaterial lokal yang kompetitif sekaligus mendukung keberlanjutan.
Konsistensi sejak 2024 hingga 2026 menjadi tonggak penting bagi perjalanan inovasi FKG UGM. Pencapaian tersebut juga memperkuat reputasi fakultas dalam membawa inovasi kesehatan gigi menuju panggung internasional. Namun, sumber resmi FKG UGM yang tersedia belum menjelaskan detail kategori rekor MURI tersebut. Karena itu, klaim rekor MURI perlu mengikuti keterangan resmi penyelenggara atau MURI saat dipublikasikan.
