Mendikdasmen: Sekolah Nasional Terintegrasi Gunakan Kurikulum Nasional

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) tetap menggunakan kurikulum nasional sebagai fondasi utama pembelajaran. Kurikulum tersebut akan menjadi dasar standar, arah, dan capaian pembelajaran di seluruh SNT. Namun, pemerintah akan memperkaya kurikulum dengan muatan bahasa asing, teknologi digital, wawasan global, budaya, serta kearifan lokal. Langkah ini bertujuan membekali peserta didik dengan kompetensi yang sesuai perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri bangsa.

Menurut Abdul Mu’ti, SNT menggabungkan tiga komponen kurikulum dalam proses pembelajaran. Pertama, kurikulum nasional sebagai fondasi utama. Kedua, kurikulum kekhasan sekolah yang memuat program unggulan sesuai karakter dan kebutuhan peserta didik, seperti pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, and Sports (STEAMS), kepemimpinan, serta penguatan bahasa asing. Ketiga, kurikulum berbasis konteks lokal yang mengangkat potensi daerah, budaya, dan kearifan lokal sebagai sumber belajar.

Selain mengintegrasikan ketiga komponen tersebut, pembelajaran di SNT juga akan mengedepankan digitalisasi pendidikan dan pengayaan berwawasan global. Pemerintah berharap peserta didik memiliki kemampuan berbahasa asing, menguasai teknologi digital, serta mampu bersaing di tingkat internasional. Meski demikian, pendidikan karakter tetap menjadi prioritas agar lulusan SNT memiliki nilai-nilai kebangsaan yang kuat. Pendekatan ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang adaptif sekaligus berakar pada budaya Indonesia.

Kemendikdasmen menargetkan pembangunan dan operasional 17 Sekolah Nasional Terintegrasi jenjang SMP hingga SMA pada 2026. Selama pembangunan gedung berlangsung, kegiatan belajar akan memanfaatkan kelas transisi di Unit Pelaksana Teknis Kemendikdasmen maupun fasilitas yang disediakan pemerintah daerah. Abdul Mu’ti menegaskan SNT tidak akan menjadi sekolah yang terpisah dari lingkungan sekitarnya. Sebaliknya, sekolah tersebut diharapkan menjadi pusat peningkatan mutu pendidikan dan mitra bagi sekolah lain di wilayahnya.

Similar Posts

  • Indonesia Krisis Guru, Lestari Moerdijat Desak Peta Jalan Rekrutmen Nasional

    Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mendesak pemerintah segera menyusun peta jalan rekrutmen nasional guna mengatasi Krisis Guru yang masih terjadi di berbagai daerah. Menurutnya, kebutuhan tenaga pendidik harus dipenuhi secara terencana agar kualitas pendidikan nasional tidak terus terdampak oleh kekurangan guru. Lestari menilai kekurangan guru terjadi di berbagai jenjang pendidikan, terutama di daerah terpencil…

  • Faculty of Humanities BINUS University Siapkan Talenta Global di Era AI, Menjawab Kekhawatiran Orang Tua akan Masa Depan Karier Anak

    Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin pesat memunculkan berbagai kekhawatiran di kalangan orang tua terkait masa depan karier anak-anak mereka. Menjawab tantangan tersebut, Faculty of Humanities BINUS University terus mengembangkan kurikulum yang dirancang untuk mencetak talenta global yang mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi tanpa kehilangan keunggulan manusia yang sulit digantikan oleh AI. Faculty of…

  • Data Anak Putus Sekolah di Muba Capai 19 Ribu Orang, Pemkab Bantah

    Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin membantah kabar yang menyebut jumlah anak putus sekolah di daerahnya mencapai 19 ribu orang. Bantahan itu muncul setelah data tersebut disampaikan dalam rapat Komisi V DPRD Sumatera Selatan. Pemkab menegaskan angka tersebut merupakan data mentah yang belum melalui proses verifikasi. Pemerintah daerah meminta masyarakat tidak langsung menyimpulkan kondisi pendidikan di Musi…

  • Kemendikdasmen Minta Sekolah Terdampak Bencana Patuhi Aturan, Pembelajaran Tetap Berjalan

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meminta sekolah terdampak bencana mengikuti regulasi pemerintah. Sekolah tetap diminta menjalankan layanan pendidikan dengan menyesuaikan kondisi lapangan. Keselamatan murid, guru, dan tenaga kependidikan menjadi prioritas utama. Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Toni Toharudin mengatakan regulasi pendidikan dalam situasi bencana sudah tersedia. Pemerintah daerah dan sekolah diminta…

  • Lebih dari 1 Juta Lulusan Menganggur, Akademisi Soroti Pengaruh Privilege

    Lebih dari 1 juta lulusan perguruan tinggi di Indonesia tercatat menganggur pada Mei 2026. Data Sakernas mencatat 1.033.132 lulusan D-4 hingga S-3 berada dalam kondisi tersebut. Angka itu setara 14,31 persen dari kelompok lulusan perguruan tinggi. Fenomena tersebut memunculkan pertanyaan mengenai hubungan pendidikan, keterampilan, dan peluang kerja. Akademisi Universitas Muhammadiyah Surabaya, Radius Setiyawan, menilai masalah…

  • Sambut Kehadiran SDH Depok, Wakil Wali Kota: Majukan Pendidikan Daerah

    Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah menyambut kehadiran Sekolah Dian Harapan (SDH) Depok sebagai langkah positif bagi kemajuan pendidikan di kota tersebut. Menurutnya, bertambahnya lembaga pendidikan berkualitas akan memperluas pilihan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan mutu pendidikan daerah. Pemerintah Kota Depok juga mengapresiasi kontribusi dunia pendidikan dalam mencetak generasi yang unggul dan berkarakter. Kehadiran SDH diharapkan…