Kidung By RWD Bawa Karya Eksperimental ke ArtMoments Jakarta 2026

Kidung By RWD turut meramaikan ArtMoments Jakarta 2026 dengan menghadirkan sejumlah karya eksperimental dari para seniman lintas disiplin. Partisipasi ruang seni independen asal Yogyakarta tersebut menjadi bagian dari tema kuratorial “Offerings” yang diusung ArtMoments Jakarta tahun ini. Tema tersebut mengajak publik memaknai seni sebagai ruang pertukaran gagasan, emosi, dan koneksi antarmanusia.

Dalam pameran ini, Kidung By RWD menampilkan karya dari R Wisnu D, Digi Sigit, Rajoso Bayu Wicaksono, Bofags, Tune Tone Toon, dan Hani Santana. Karya-karya yang dipamerkan lahir dari riset mendalam, eksplorasi medium, serta kolaborasi lintas disiplin. Pendekatan tersebut menghasilkan karya yang tidak hanya mengedepankan estetika, tetapi juga menawarkan refleksi terhadap isu sosial, budaya, dan identitas kontemporer.

Beragam karya yang ditampilkan mengusung karakter eksperimental yang kuat. Mulai dari perpaduan fotografi dan lukisan, kritik sosial melalui seni jalanan, hingga eksplorasi visual yang terinspirasi musik dan budaya populer. Menurut kurator dan penulis pameran Sudjud Dartanto, karya-karya tersebut menjadi wujud pemikiran kritis dan disrupsi medium dalam seni kontemporer Indonesia.

Kehadiran Kidung By RWD memperkuat posisi ArtMoments Jakarta sebagai salah satu platform seni modern dan kontemporer terbesar di Asia Tenggara. Ajang yang digelar pada 4–7 Juni 2026 itu menghadirkan puluhan peserta dari berbagai negara dan mendorong dialog budaya melalui karya seni yang inovatif.

Similar Posts

  • Ricky Anthony Dukung Pagelaran Seni Budaya dan Suroan Nusantara 2026 di Langkat

    Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara Ricky Anthony menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Pagelaran Seni Budaya dan Suroan Nusantara 2026 di Kabupaten Langkat. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus memperkuat nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Menurut Ricky Anthony, kegiatan budaya memiliki peran penting dalam menjaga identitas daerah dan memperkenalkan kekayaan tradisi kepada generasi muda….

  • Cara Seniman Mereinterpretasi Benda Sehari-hari, dari Ritual Pinang hingga Ilusi Optik

    Banyak seniman memilih Benda Sehari-hari sebagai medium utama dalam berkarya. Objek yang sering ditemui dalam kehidupan masyarakat diolah menjadi karya seni dengan makna baru. Pendekatan tersebut mengajak pengunjung melihat benda biasa dari sudut pandang yang berbeda. Salah satu inspirasi berasal dari tradisi mengunyah pinang yang masih dijalankan di berbagai daerah Indonesia. Ritual tersebut tidak hanya…

  • Mercure Jakarta Sabang Hadirkan Kompetisi Abang None Cilik untuk Sambut HUT Jakarta

    Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta, Mercure Jakarta Sabang menghadirkan kompetisi Abang None Cilik yang melibatkan anak-anak sebagai peserta utama. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Betawi sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal budaya daerah sejak usia dini. Kompetisi tersebut mengajak para peserta tampil mengenakan busana khas Betawi…

  • 16 Seniman Kontemporer Indonesia Boyong Skena Seni Jakarta ke Jepang

    Sebanyak 16 seniman kontemporer Indonesia membawa semangat dan dinamika skena seni Jakarta ke Jepang melalui sebuah pameran internasional yang menjadi ajang pertukaran budaya antara kedua negara. Pameran tersebut menghadirkan beragam karya yang merefleksikan perkembangan seni rupa kontemporer Indonesia, sekaligus memperkenalkan wajah kreatif Jakarta kepada publik Jepang. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting dalam memperluas…

  • Reog Ponorogo Masuk UNESCO, Begini Perjalanan Panjangnya

    Kesenian Reog Ponorogo resmi masuk dalam daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Pengakuan tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Indonesia, khususnya warga Ponorogo, Jawa Timur. Status itu juga menegaskan bahwa Reog merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki nilai sejarah dan identitas kuat bagi bangsa Indonesia. Perjalanan menuju pengakuan UNESCO tidak berlangsung singkat. Pemerintah bersama berbagai komunitas…

  • Djakarta International Theater Platform Digelar Lagi, Ini Agendanya

    Djakarta International Theater Platform (DITP) kembali digelar sebagai ruang pertemuan bagi pelaku seni pertunjukan dari Indonesia dan berbagai negara. Ajang ini menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi, berbagi pengetahuan, serta memperluas jejaring di dunia teater. Penyelenggara berharap DITP mampu mendorong lahirnya gagasan baru yang memperkaya perkembangan seni pertunjukan nasional. Festival ini juga menjadi kesempatan bagi publik…