Alasan Harga Ayam di Peternak Dipatok Paling Murah Rp 19.500/Kg

Pemerintah menetapkan harga acuan pembelian (HAP) ayam ras hidup atau livebird di tingkat peternak minimal Rp19.500 per kilogram. Kebijakan tersebut mulai berlaku pada 15 Juli 2026 setelah disepakati bersama pelaku usaha dan organisasi peternak. Selain ayam, pemerintah juga menetapkan harga acuan telur ayam ras sebesar Rp24.000 per kilogram. Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengatakan kebijakan ini bertujuan menciptakan ekosistem perunggasan yang lebih sehat dan berkeadilan. Pemerintah ingin melindungi peternak dari praktik pembelian dengan harga yang terlalu rendah.

Sudaryono menjelaskan harga acuan disusun melalui diskusi bersama peternak broiler, peternak petelur, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), dan pemangku kepentingan lainnya. Menurutnya, pemerintah tidak ingin ada pihak yang mengambil keuntungan dengan menekan harga di tingkat peternak. Di sisi lain, pemerintah tetap memperhatikan harga jual kepada konsumen agar tetap terjangkau. Efisiensi produksi dan distribusi menjadi fokus agar selisih harga dari peternak hingga pasar tidak terlalu lebar. Kebijakan ini diharapkan memberikan kepastian usaha bagi peternak.

Penetapan harga acuan dilakukan setelah harga ayam hidup sempat anjlok hingga sekitar Rp13.000 per kilogram di sejumlah daerah. Angka tersebut jauh di bawah harga pokok produksi yang diperkirakan mencapai Rp22.000 hingga Rp23.000 per kilogram. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan menyebut penurunan harga dipicu ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan. Produksi ayam meningkat, sementara daya serap pasar belum mampu mengimbanginya. Kondisi itu membuat banyak peternak mengalami kerugian.

Pemerintah juga menilai Program Makan Bergizi Gratis menjadi pasar baru yang berpotensi menyerap produksi ayam dan telur nasional. Namun, selama masa libur sekolah, permintaan dari program tersebut ikut menurun sehingga memengaruhi harga di tingkat peternak. Ke depan, pemerintah akan mengevaluasi pola produksi agar menyesuaikan kalender pendidikan dan kebutuhan pasar. Langkah itu diharapkan menjaga keseimbangan pasokan, meningkatkan kesejahteraan peternak, dan menciptakan industri perunggasan yang lebih berkelanjutan.

Similar Posts

  • Kena PHK, Sebagian Buruh Tekstil Beralih Buka Bisnis Konveksi

    Gelombang pemutusan hubungan kerja atau PHK di industri tekstil mendorong sebagian pekerja mencari sumber penghasilan baru. Salah satu pilihan yang banyak ditempuh adalah membuka usaha konveksi skala kecil dengan memanfaatkan keterampilan menjahit yang telah dimiliki. Langkah tersebut dinilai menjadi cara bertahan di tengah lesunya industri padat karya. Sejumlah mantan buruh memulai usaha dari rumah dengan…

  • Pengusaha Jelaskan Penyebab Daya Tawar Petani Sawit Rendah

    Kalangan pengusaha mengungkapkan rendahnya daya tawar petani sawit masih menjadi tantangan besar dalam industri kelapa sawit nasional. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono, mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi beberapa faktor, mulai dari skala usaha yang kecil hingga terbatasnya akses petani terhadap pabrik kelapa sawit. Akibatnya, banyak petani bergantung pada tengkulak atau perantara…

  • GOTO Umumkan Buyback Saham Rp 3,5 Triliun!

    PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai mencapai Rp3,5 triliun. Langkah ini menjadi salah satu strategi perusahaan untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham sekaligus menunjukkan keyakinan manajemen terhadap prospek bisnis dan kinerja jangka panjang perseroan. Buyback saham merupakan aksi korporasi yang dilakukan perusahaan dengan membeli kembali saham yang…

  • Ramai Pemain Baru, Persaingan Unit Usaha Syariah (UUS) Multifinace Kian Dinamis

    Industri pembiayaan syariah di Indonesia semakin menunjukkan pertumbuhan yang positif seiring bertambahnya jumlah pelaku usaha yang masuk ke segmen tersebut. Kehadiran sejumlah pemain baru membuat persaingan Unit Usaha Syariah (UUS) perusahaan multifinance kian dinamis, sekaligus memperluas pilihan layanan pembiayaan berbasis syariah bagi masyarakat. Dalam beberapa tahun terakhir, tren pembiayaan syariah terus mengalami peningkatan. Kondisi ini…

  • Solusi Agentic Automation Tingkatkan Skala Bisnis Perusahaan

    Teknologi agentic automation mulai banyak dilirik perusahaan yang ingin meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mempercepat transformasi digital. Solusi ini dinilai mampu membantu bisnis mengelola proses yang semakin kompleks di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau AI. Berbeda dengan otomatisasi konvensional yang hanya menjalankan tugas berulang, agentic automation memungkinkan sistem merencanakan, menjalankan, dan membantu pengambilan keputusan berdasarkan konteks…

  • Warga RI Kini Pilih Beli Mobil Murah, Penjualan LCGC Naik 14%

    Masyarakat Indonesia semakin memilih mobil dengan harga terjangkau di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Tren tersebut terlihat dari meningkatnya kontribusi kendaraan Low Cost Green Car atau LCGC terhadap pasar otomotif nasional. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan segmen LCGC menyumbang sekitar 14 persen dari total penjualan mobil nasional pada Februari 2026. Mobil murah…