PMI Manufaktur RI Turun, Pengusaha Minta Izin Dipermudah buat Tarik Investasi

Aktivitas manufaktur Indonesia kembali mengalami kontraksi setelah Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur berada di bawah level 50. Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas produksi masih menghadapi tekanan akibat melemahnya permintaan. Pelaku usaha menilai pemerintah perlu mempercepat reformasi perizinan agar arus investasi baru dapat meningkat. Kemudahan berusaha dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mengembalikan kepercayaan investor. Data PMI tersebut dirilis oleh S&P Global dan menjadi acuan kondisi sektor manufaktur Indonesia.

Kalangan pengusaha menyebut proses perizinan yang lebih sederhana akan mempercepat realisasi investasi di berbagai sektor industri. Selain itu, kepastian hukum dan regulasi yang konsisten juga dinilai penting bagi investor. Dengan iklim usaha yang lebih kondusif, perusahaan dapat memperluas kapasitas produksi dan membuka lapangan kerja baru. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong pemulihan sektor manufaktur dalam jangka menengah.

Pengusaha juga meminta pemerintah memperkuat insentif bagi industri yang berorientasi ekspor dan memiliki tingkat penyerapan tenaga kerja tinggi. Menurut mereka, dukungan berupa kemudahan impor bahan baku, insentif fiskal, serta percepatan layanan perizinan dapat meningkatkan daya saing industri nasional. Di sisi lain, penguatan pasar domestik juga diperlukan untuk menjaga permintaan terhadap produk manufaktur.

Pemerintah menyatakan terus melakukan penyederhanaan layanan perizinan melalui sistem digital dan implementasi perizinan berbasis risiko. Upaya tersebut diharapkan mampu mempercepat proses investasi tanpa mengurangi aspek pengawasan. Selain itu, pemerintah terus mendorong hilirisasi industri dan pembangunan kawasan industri sebagai daya tarik bagi investor. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi sektor manufaktur terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Pelaku usaha optimistis sektor manufaktur masih memiliki prospek yang baik apabila didukung kebijakan yang tepat. Perbaikan iklim investasi, kepastian regulasi, dan efisiensi perizinan dinilai menjadi kunci meningkatkan daya saing Indonesia. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha, sektor manufaktur diharapkan kembali tumbuh dan menjadi motor penggerak ekonomi nasional.

Similar Posts

  • Makin Transparan, Seller Bisa Cek Semua Program Shopee dalam Satu Laman

    Transparansi biaya dan program promosi menjadi perhatian penting bagi para pelaku usaha online. Menjawab kebutuhan tersebut, Shopee menghadirkan fitur baru bernama “Pengelolaan Program Saya” yang memungkinkan seller memantau seluruh Program Shopee dalam satu laman. Fitur tersebut tersedia melalui Seller Centre dan dirancang untuk membantu penjual mengelola berbagai program secara lebih mudah. Kehadiran halaman khusus ini…

  • Dari Kerupuk hingga Industri Rumahan, KUR Perkuat Napas UMKM Indonesia

    Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Mulai dari usaha kerupuk rumahan, warung kelontong, hingga industri pengolahan skala kecil, banyak pelaku usaha memanfaatkan akses pembiayaan ini untuk mengembangkan bisnis mereka dan meningkatkan kapasitas produksi. Melalui skema pembiayaan dengan bunga yang relatif terjangkau,…

  • Ramalan Harga Logam Dasar Bank Dunia Saat Tekanan Pasokan Tembaga, Nikel Cs Memuncak

    Bank Dunia memperkirakan harga logam dasar global akan tetap berada dalam tren menguat sepanjang 2026 di tengah meningkatnya tekanan pasokan dan permintaan yang masih solid dari sektor energi terbarukan, kendaraan listrik, hingga pembangunan pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI). Dalam laporan Commodity Markets Outlook, Bank Dunia menyebut kondisi pasar logam semakin ketat akibat gangguan pasokan…

  • BBM Biodiesel B50 Ada Masa Transisi 3 Bulan, ESDM Beberkan Alasannya

    Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan masa transisi selama tiga bulan sebelum implementasi penuh Biodiesel B50. Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh pihak, mulai dari produsen bahan bakar, badan usaha, hingga sektor industri dan transportasi yang akan menggunakan campuran biodiesel 50 persen tersebut. Menurut Kementerian ESDM, masa transisi diperlukan agar proses distribusi,…

  • Harga Telur & Ayam Turun Saat MBG Disetop Sementara, Hotel-Kafe Diminta Serap

    telur ayam dan daging ayam mengalami penurunan harga di sejumlah pasar setelah program MBG dihentikan sementara.Kondisi ini terjadi karena permintaan dari sektor tertentu mengalami penyesuaian dalam waktu singkat.Perubahan tersebut langsung berdampak pada pergerakan harga di tingkat pedagang. Para pelaku usaha mencatat adanya penurunan serapan dari distribusi sebelumnya.Akibatnya, stok telur dan ayam di beberapa daerah mengalami…

  • Arus Logistik Terus Bergerak, Neraca Perdagangan RI Surplus US$ 5,64 M

    Indonesia mencatat surplus neraca perdagangan sebesar US$ 5,64 miliar pada periode terbaru.Capaian ini didorong oleh meningkatnya aktivitas ekspor yang terus bergerak di sektor logistik nasional.Kinerja tersebut menunjukkan daya saing perdagangan Indonesia di pasar global. Peningkatan surplus ini terjadi karena nilai ekspor lebih tinggi dibandingkan impor.Komoditas unggulan seperti hasil tambang, manufaktur, dan pertanian menjadi penopang utama.Permintaan…