Solusi Agentic Automation Tingkatkan Skala Bisnis Perusahaan

Teknologi agentic automation mulai banyak dilirik perusahaan yang ingin meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mempercepat transformasi digital. Solusi ini dinilai mampu membantu bisnis mengelola proses yang semakin kompleks di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau AI.

Berbeda dengan otomatisasi konvensional yang hanya menjalankan tugas berulang, agentic automation memungkinkan sistem merencanakan, menjalankan, dan membantu pengambilan keputusan berdasarkan konteks tertentu. Teknologi ini menggabungkan AI, automation, dan orchestration dalam satu alur kerja yang terintegrasi.

CEO IDstar Group, Ferdinand Prasetyo, mengatakan kebutuhan perusahaan terhadap otomatisasi kini terus berkembang. Menurutnya, banyak organisasi membutuhkan sistem yang mampu menghubungkan data, manusia, robot, dan AI ke dalam alur kerja yang lebih cerdas.

Berdasarkan UiPath 2025 Agentic AI Report, sekitar 90 persen eksekutif teknologi informasi menilai proses bisnis mereka dapat ditingkatkan melalui agentic AI. Sementara 77 persen menyatakan siap berinvestasi pada teknologi tersebut.

Agentic automation dinilai mampu membantu perusahaan meningkatkan skala bisnis tanpa harus menambah beban operasional secara signifikan. Teknologi ini dapat diterapkan pada berbagai bidang seperti keuangan, layanan pelanggan, pengolahan dokumen, sumber daya manusia, hingga kepatuhan dan pelaporan.

Selain mempercepat proses kerja, agentic automation juga membantu mengurangi pekerjaan manual dan meningkatkan produktivitas. Sistem dapat menangani tugas yang membutuhkan analisis data dan pengambilan keputusan sederhana dengan tetap berada dalam pengawasan manusia.

Para pelaku industri menilai agentic automation akan menjadi bagian penting dari masa depan operasional bisnis. Dengan kemampuan yang lebih adaptif dan terintegrasi, teknologi ini diyakini mampu membantu perusahaan tumbuh lebih cepat serta bersaing di era ekonomi digital yang semakin dinamis.

Similar Posts

  • Adhi Karya (ADHI) Raup Rp3,11 Triliun, Laba Naik 12,6% di Semester I/2026

    PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026. Emiten konstruksi pelat merah tersebut membukukan pendapatan usaha sebesar Rp3,11 triliun. Pada saat yang sama, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 12,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan tersebut ditopang oleh perbaikan kinerja operasional serta kontribusi…

  • Saham SpaceX Cetak Rekor ke Level Tertinggi

    Saham SpaceX kembali mencetak rekor dengan mencapai level tertinggi dalam transaksi pasar sekunder. Kenaikan valuasi perusahaan antariksa milik Elon Musk tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap prospek bisnis SpaceX di sektor peluncuran satelit, internet berbasis satelit, dan eksplorasi luar angkasa. Lonjakan valuasi didorong oleh pertumbuhan bisnis yang terus berlanjut. Program Starlink menjadi salah satu motor…

  • Dari Kerupuk hingga Industri Rumahan, KUR Perkuat Napas UMKM Indonesia

    Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Mulai dari usaha kerupuk rumahan, warung kelontong, hingga industri pengolahan skala kecil, banyak pelaku usaha memanfaatkan akses pembiayaan ini untuk mengembangkan bisnis mereka dan meningkatkan kapasitas produksi. Melalui skema pembiayaan dengan bunga yang relatif terjangkau,…

  • PMI Manufaktur RI Turun, Pengusaha Minta Izin Dipermudah buat Tarik Investasi

    Aktivitas manufaktur Indonesia kembali mengalami kontraksi setelah Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur berada di bawah level 50. Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas produksi masih menghadapi tekanan akibat melemahnya permintaan. Pelaku usaha menilai pemerintah perlu mempercepat reformasi perizinan agar arus investasi baru dapat meningkat. Kemudahan berusaha dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mengembalikan kepercayaan investor. Data…

  • Paperboard Jadi Andalan Industri F&B di Tren Kemasan Ramah Lingkungan

    Industri makanan dan minuman (F&B) semakin gencar beralih ke kemasan ramah lingkungan seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap isu keberlanjutan. Salah satu material yang kini banyak digunakan adalah paperboard, yang dinilai mampu menjadi alternatif kemasan yang lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan berbasis plastik sekali pakai. Paperboard memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya diminati pelaku industri F&B. Material…

  • Makin Transparan, Seller Bisa Cek Semua Program Shopee dalam Satu Laman

    Transparansi biaya dan program promosi menjadi perhatian penting bagi para pelaku usaha online. Menjawab kebutuhan tersebut, Shopee menghadirkan fitur baru bernama “Pengelolaan Program Saya” yang memungkinkan seller memantau seluruh Program Shopee dalam satu laman. Fitur tersebut tersedia melalui Seller Centre dan dirancang untuk membantu penjual mengelola berbagai program secara lebih mudah. Kehadiran halaman khusus ini…