Setujui Pagu Indikatif Dan Tambahan Anggaran, F-PDI Perjuangan Apresiasi Mendiktisaintek

Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) atas berbagai program yang dinilai mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi nasional. Apresiasi tersebut disampaikan dalam pembahasan pagu indikatif dan tambahan anggaran kementerian untuk tahun anggaran mendatang.

Dalam rapat kerja bersama DPR, Fraksi PDI Perjuangan menyetujui pagu indikatif serta usulan tambahan anggaran yang diajukan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Dukungan tersebut diberikan untuk memperkuat berbagai program strategis di bidang pendidikan, riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia Indonesia.

Fraksi PDI Perjuangan menilai kebutuhan anggaran yang memadai sangat penting untuk mendukung transformasi pendidikan tinggi. Anggaran tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas perguruan tinggi, memperluas akses pendidikan, memperkuat riset, serta mendorong inovasi.

Sementara itu, Mendiktisaintek menegaskan bahwa tambahan anggaran akan dimanfaatkan secara optimal dan akuntabel. Prioritas penggunaan anggaran mencakup penguatan kualitas pembelajaran, peningkatan kapasitas riset, pengembangan sains dan teknologi, serta dukungan terhadap program beasiswa dan pengembangan talenta muda Indonesia.

Menurut kementerian, investasi di sektor pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam meningkatkan daya saing bangsa. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan DPR diperlukan untuk memastikan program-program strategis dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Persetujuan terhadap pagu indikatif dan tambahan anggaran diharapkan menjadi langkah positif dalam mempercepat transformasi pendidikan tinggi Indonesia. Dengan dukungan anggaran yang lebih kuat, berbagai program pengembangan sains, teknologi, dan inovasi dapat berjalan lebih efektif.

Similar Posts

  • Kemdikti Sebut Talenta STEM Indonesia Kurang, Siapkan Lulusan SMA Unggul Garuda

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyebut Indonesia masih kekurangan talenta di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika atau STEM. Saat ini, proporsi talenta STEM Indonesia masih di bawah 20 persen, jauh tertinggal dibanding negara maju yang telah mencapai 30 hingga 40 persen. Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemdiktisaintek, Ardi Findyartini, mengatakan kondisi…

  • Di Tengah Isu Penutupan Prodi, Bagaimana Cara Pendidikan Pariwisata Tetap Relevan?

    Wacana penutupan sejumlah program studi memunculkan kekhawatiran di dunia pendidikan tinggi. Salah satu bidang yang ikut menjadi perhatian adalah pendidikan pariwisata. Banyak pihak mempertanyakan relevansi program studi ini di tengah perubahan kebutuhan industri. Padahal, sektor pariwisata masih menjadi salah satu penopang ekonomi Indonesia. Industri ini terus berkembang dengan karakter yang berbeda dibanding beberapa tahun lalu….

  • Bangga, Mahasiswa PENS Juara 3 Kompetisi Satelit di Amerika Serikat!

    Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Tim Antasena dari PENS berhasil meraih juara ketiga pada ajang CanSat Competition 2026 yang digelar di Virginia, Amerika Serikat. Berdasarkan informasi dari penyelenggara, kompetisi berlangsung pada 5 hingga 7 Juni 2026 dan diikuti puluhan tim dari berbagai negara. CanSat Competition merupakan kompetisi rekayasa satelit tingkat…

  • Polemik SMAN 28 Bandung: Tinggi Peminat, Tak Punya Gedung

    SMAN 28 Bandung kembali menjadi sorotan pada masa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Sekolah yang memiliki jumlah peminat tinggi setiap tahunnya itu hingga kini masih menghadapi persoalan klasik, yakni belum memiliki gedung sekolah permanen milik sendiri. Meski keterbatasan fasilitas menjadi tantangan tersendiri, minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di SMAN 28 Bandung tetap tinggi. Reputasi…

  • FSGI Sorot SPMB Sekolah Maung Jawa Barat: Ada Kendala Sistem-Dugaan Pengurangan Skor

    Federasi Serikat Guru Indonesia menyoroti pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung di Jawa Barat.Sorotan ini muncul karena adanya laporan kendala teknis pada sistem pendaftaran yang digunakan.Selain itu, muncul dugaan adanya pengurangan skor dalam proses seleksi. FSGI menilai masalah tersebut perlu segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.Transparansi dalam sistem penerimaan siswa dinilai sangat penting untuk…

  • Alumni Dilarang Ikut Urus MPLS 2026, Perpeloncoan hingga Atribut Tak Edukatif Dihapus

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan pelaksanaan MPLS 2026 harus berlangsung aman, nyaman, dan bebas dari praktik perpeloncoan. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Mendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Salah satu poin penting dalam aturan itu adalah larangan melibatkan alumni sebagai penyelenggara MPLS 2026. Ketentuan tersebut diterapkan untuk memastikan kegiatan…