UMY Hadirkan Program Double Degree Ilmu Pemerintahan dan AI, Ini Prospek Kerjanya
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menghadirkan program double degree yang menggabungkan Ilmu Pemerintahan dengan Artificial Intelligence (AI). Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan sumber daya manusia yang mampu memahami tata kelola pemerintahan sekaligus menguasai teknologi digital. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori kebijakan publik, tetapi juga dibekali kemampuan analisis data, kecerdasan buatan, dan pengambilan keputusan berbasis teknologi. Langkah tersebut sejalan dengan meningkatnya penerapan AI dalam layanan publik dan transformasi digital di berbagai instansi.
Melalui program ini, mahasiswa akan mempelajari ilmu pemerintahan, kebijakan publik, analisis data, hingga pemanfaatan AI dalam mendukung tata kelola pemerintahan. Kombinasi kompetensi tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan era digital. Penguasaan AI dinilai semakin penting karena pemerintah mulai mengembangkan layanan berbasis data untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Pendekatan multidisiplin juga memberikan nilai tambah dibandingkan program studi konvensional.
Lulusan program ini memiliki prospek kerja yang cukup luas. Mereka berpeluang berkarier sebagai analis kebijakan publik, data analyst pemerintahan, konsultan transformasi digital, aparatur sipil negara, peneliti, hingga tenaga ahli di lembaga nasional maupun internasional. Selain sektor pemerintahan, kemampuan mengolah data dan memahami AI juga dibutuhkan perusahaan teknologi, konsultan, BUMN, serta organisasi nonpemerintah yang mengembangkan tata kelola digital.
UMY menilai kolaborasi antara Ilmu Pemerintahan dan AI menjadi bekal penting menghadapi perkembangan dunia kerja. Transformasi digital membuat kemampuan membaca data dan merumuskan kebijakan semakin dibutuhkan. Lulusan diharapkan mampu menjembatani kebutuhan teknologi dengan pengambilan keputusan yang efektif. Melalui program double degree ini, UMY ingin mencetak generasi profesional yang siap berkontribusi dalam pembangunan pemerintahan digital di Indonesia maupun tingkat global.
