Cara Masuk Sekolah Rakyat, Benarkah Pendaftaran Dibuka Terus?
Banyak masyarakat bertanya apakah Sekolah Rakyat membuka pendaftaran peserta didik sepanjang tahun. Jawabannya adalah tidak. Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan Sekolah Rakyat tidak menggunakan sistem pendaftaran mandiri seperti sekolah pada umumnya. Calon peserta didik tidak dapat datang langsung atau mengisi formulir secara bebas. Proses penerimaan dilakukan melalui mekanisme seleksi dan pendataan oleh pemerintah daerah serta Kemensos.
Peserta didik Sekolah Rakyat berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Selanjutnya, pemerintah daerah melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan calon siswa memenuhi persyaratan. Setelah lolos verifikasi administrasi dan kondisi sosial ekonomi, calon siswa mengikuti tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku. Mekanisme tersebut bertujuan memastikan bantuan pendidikan benar-benar diterima oleh keluarga yang membutuhkan.
Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan berasrama yang digagas pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Selain memperoleh pendidikan formal, siswa juga mendapatkan tempat tinggal, makan, perlengkapan belajar, serta pembinaan karakter tanpa dipungut biaya. Program ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang berkualitas. Seluruh kebutuhan dasar selama menempuh pendidikan disediakan oleh pemerintah.
Masyarakat yang ingin mengetahui peluang masuk Sekolah Rakyat disarankan berkoordinasi dengan dinas sosial atau pemerintah daerah setempat. Informasi resmi mengenai penerimaan peserta didik akan disampaikan melalui Kemensos dan pemerintah daerah apabila terdapat pembukaan gelombang baru. Karena itu, masyarakat perlu berhati-hati terhadap informasi yang menawarkan pendaftaran mandiri atau meminta sejumlah biaya. Hingga saat ini, Kemensos menegaskan tidak ada sistem pendaftaran yang dibuka terus-menerus untuk calon peserta didik Sekolah Rakyat.
