Pemprov pastikan pembangunan Sekolah Rakyat Singkawang selesai Agustus
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Singkawang akan selesai pada Agustus 2026. Sekolah tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada awal September 2026 setelah proses serah terima selesai. Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan progres pembangunan fisik telah mencapai sekitar 80 persen. Pemerintah optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Percepatan pembangunan terus dilakukan agar fasilitas pendidikan segera dimanfaatkan masyarakat.
Ria Norsan menjelaskan Sekolah Rakyat merupakan proyek strategis nasional di bidang pendidikan. Program tersebut bertujuan memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu. Sekolah ini akan melayani jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu kawasan pendidikan terpadu. Pemerintah terus memantau pekerjaan di lapangan bersama kontraktor pelaksana. Hasil peninjauan menunjukkan pembangunan masih berjalan sesuai target.
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyatakan pemerintah daerah berkomitmen mendukung percepatan pembangunan melalui sinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi. Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan meningkatkan pemerataan layanan pendidikan di Kalimantan Barat. Sekolah tersebut juga dirancang untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Pemerintah berharap seluruh fasilitas siap digunakan pada tahun ajaran baru.
Pembangunan Sekolah Rakyat menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Proyek ini diharapkan memberi kesempatan lebih luas bagi anak-anak memperoleh pendidikan yang layak tanpa terkendala akses. Pemerintah memastikan seluruh infrastruktur akan memenuhi standar sebelum digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Dengan penyelesaian sesuai target, Sekolah Rakyat Singkawang diharapkan segera memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Singkawang dan Kalimantan Barat.
