Iperindo Dorong Insentif untuk Perkuat Industri Galangan Kapal

Institusi Perkapalan dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) mendorong pemerintah memberikan berbagai insentif untuk memperkuat daya saing industri galangan kapal nasional. Menurut Iperindo, sektor galangan kapal memiliki peran strategis dalam mendukung kemandirian maritim, memperkuat sistem logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, industri tersebut masih menghadapi berbagai tantangan yang memengaruhi daya saing di tengah persaingan global.

Ketua Umum Iperindo Anita Puji Utami menjelaskan bahwa tingginya ketergantungan terhadap material dan peralatan impor membuat industri galangan kapal rentan terhadap fluktuasi nilai tukar rupiah. Sekitar 45 persen kebutuhan komponen masih berasal dari luar negeri. Kondisi tersebut meningkatkan biaya produksi dan mengurangi daya saing perusahaan galangan kapal di Indonesia.

Iperindo mengusulkan sejumlah kebijakan untuk mendukung industri, termasuk pemberian insentif fiskal, penyederhanaan perizinan, serta dukungan bahan bakar minyak bagi kebutuhan industri galangan kapal. Menurut organisasi tersebut, kebijakan yang berpihak akan membantu perusahaan meningkatkan efisiensi produksi sekaligus memperkuat kemampuan bersaing dengan galangan kapal dari negara lain.

Selain insentif, Iperindo juga menilai penguatan industri galangan kapal harus didukung dengan peningkatan penggunaan komponen dalam negeri. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor sekaligus memperkuat rantai pasok industri maritim nasional. Pengembangan sumber daya manusia dan inovasi teknologi juga menjadi bagian penting dalam mempercepat transformasi sektor ini.

Iperindo bersama Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) menegaskan bahwa penguatan industri galangan kapal merupakan syarat penting untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maritim yang berdaulat. Industri galangan yang kuat dinilai mampu mendukung pembangunan armada nasional, mempercepat distribusi logistik, serta meningkatkan daya saing sektor pelayaran Indonesia.

Melalui dukungan kebijakan yang tepat, Iperindo optimistis industri galangan kapal nasional dapat berkembang lebih kompetitif. Organisasi tersebut berharap kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan mampu menciptakan ekosistem maritim yang lebih kuat. Dengan demikian, industri galangan kapal dapat menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi berbasis kemaritiman di Indonesia.

Similar Posts

  • Said Abdullah Dorong Kebijakan Afirmatif Cukai Rokok Golongan III

    Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah mendorong pemerintah menerapkan kebijakan afirmatif bagi industri rokok Golongan III. Kebijakan tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan pelaku usaha kecil dan menengah di sektor hasil tembakau. Menurut Said Abdullah, struktur tarif cukai saat ini perlu dievaluasi. Ia menilai lapisan atau layer cukai yang terlalu sempit membatasi ruang gerak…

  • Bank Mandiri (BMRI) Salurkan KUR Rp21,41 Triliun ke 162.000 UMKM hingga Semester I/2026

    PT Bank Mandiri Tbk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp21,41 triliun hingga akhir Semester I 2026. Penyaluran tersebut menjangkau lebih dari 162.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah. Capaian ini menunjukkan komitmen Bank Mandiri dalam memperluas akses pembiayaan bagi sektor produktif. Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan penyaluran KUR…

  • Live Commerce dan Affiliate Marketing Kian Dilirik 

    Live Commerce dan Affiliate Marketing semakin menjadi strategi andalan pelaku usaha dalam memperluas pasar digital. Perkembangan media sosial dan platform e-commerce membuat kedua model pemasaran tersebut dinilai lebih efektif menjangkau konsumen secara langsung. Tren tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah brand, UMKM, hingga kreator konten yang memanfaatkan program afiliasi. Banyak pelaku usaha kini mengandalkan affiliator untuk…

  • Ojol Jadi Pengusaha Mikro, Bakal Kena Pajak Lagi?

    Pemerintah menegaskan status baru pengemudi ojek online (ojol) sebagai pengusaha mikro tidak otomatis membuat mereka dikenai pajak tambahan. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menjelaskan bahwa pengaturan perpajakan tetap menjadi kewenangan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Sementara itu, pemerintah masih memfinalisasi Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi…

  • Harga Bawang, Cabai Sampai Emas Turun, Ini Ternyata Penyebabnya

    Harga sejumlah komoditas, mulai dari bawang merah, cabai, hingga emas, mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Meski berasal dari sektor yang berbeda, masing-masing komoditas dipengaruhi oleh faktor ekonomi dan kondisi pasar yang tidak sama. Penurunan harga pangan terutama dipicu oleh meningkatnya pasokan dari sentra produksi. Sementara itu, harga emas lebih banyak dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi…

  • Perdagangan menumbuhkan peradaban

    Perdagangan telah menjadi salah satu pendorong utama lahirnya peradaban sejak ribuan tahun lalu. Aktivitas jual beli tidak hanya mempertemukan penjual dan pembeli. Perdagangan juga mempertemukan budaya, ilmu pengetahuan, teknologi, dan gagasan dari berbagai wilayah. Banyak kota besar di dunia tumbuh karena menjadi pusat perdagangan. Hubungan antarmasyarakat pun berkembang melalui pertukaran barang dan pengetahuan. Sejarah menunjukkan…