Citra Art Studio Terpilih Ikuti Pendampingan untuk Perkuat Ekosistem Seni Pertunjukan

Citra Art Studio terpilih sebagai peserta pertama Program Sanggar Bakti yang digagas PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui pilar Bakti Budaya. Program tersebut bertujuan memperkuat ekosistem seni pertunjukan Indonesia melalui pendampingan jangka menengah bagi komunitas seni. Inisiatif ini dirancang untuk menjawab tantangan yang dihadapi sanggar, mulai dari pengelolaan organisasi hingga pengembangan karya. BCA berharap program tersebut mampu menciptakan komunitas seni yang lebih profesional, mandiri, dan berkelanjutan.

Citra Art Studio merupakan komunitas seni tari dan musik yang didirikan oleh Armen Suwandi dan Siti Suryani pada 2006. Sanggar ini dikenal aktif mengembangkan tari tradisional Nusantara, tari kontemporer, musik, dan berbagai karya pertunjukan. Selain tampil di berbagai festival dalam negeri, Citra Art Studio juga pernah berpartisipasi dalam ajang seni internasional. Rekam jejak tersebut menjadi salah satu alasan komunitas ini dipilih sebagai peserta perdana program pendampingan.

Pendampingan akan difokuskan pada peningkatan kualitas artistik, penguatan kapasitas organisasi, tata kelola pertunjukan, dokumentasi karya, serta pengembangan sumber daya manusia. Program diawali dengan proses asesmen dan pemetaan kebutuhan sanggar sebelum memasuki tahap pembinaan intensif. Melalui pendekatan tersebut, BCA ingin membantu komunitas seni membangun fondasi organisasi yang lebih kuat sekaligus meningkatkan daya saing karya pertunjukan.

Pendiri Citra Art Studio menyambut positif kepercayaan yang diberikan melalui Program Sanggar Bakti. Mereka menilai pendampingan ini menjadi kesempatan penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sanggar dan memperluas dampak karya seni kepada masyarakat. BCA berharap program tersebut dapat melahirkan lebih banyak komunitas seni yang mampu berkembang secara berkelanjutan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian seni pertunjukan Indonesia di tengah perkembangan zaman.

Similar Posts

  • Buka Festival Lembah Baliem, Wamenpar Janji Bantu Sanggar Seni di Jayawijaya

    Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa membuka Festival Lembah Baliem di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Dalam kesempatan tersebut, ia menyatakan komitmen pemerintah untuk mendukung pengembangan sanggar seni di daerah. Dukungan itu diharapkan mampu menjaga kelestarian budaya sekaligus meningkatkan kualitas pertunjukan seni lokal. Festival Lembah Baliem dinilai menjadi salah satu agenda budaya penting yang menarik wisatawan…

  • Cara Seniman Mereinterpretasi Benda Sehari-hari, dari Ritual Pinang hingga Ilusi Optik

    Banyak seniman memilih Benda Sehari-hari sebagai medium utama dalam berkarya. Objek yang sering ditemui dalam kehidupan masyarakat diolah menjadi karya seni dengan makna baru. Pendekatan tersebut mengajak pengunjung melihat benda biasa dari sudut pandang yang berbeda. Salah satu inspirasi berasal dari tradisi mengunyah pinang yang masih dijalankan di berbagai daerah Indonesia. Ritual tersebut tidak hanya…

  • Selusur Sirat: Menyusuri Jejak Tradisi Lampung Lewat Bahasa Musik yang Baru

    Pertunjukan budaya Selusur Sirat hadir sebagai ruang pertemuan antara tradisi dan kreativitas generasi muda Lampung. Digelar di Taman Budaya Lampung, acara ini mempertemukan musisi muda, seniman senior, dan pegiat budaya dalam satu panggung kolaboratif yang mengusung semangat pelestarian budaya melalui pendekatan yang lebih segar dan relevan. Mengangkat tema “Menenun Rindu Dalam Bunyi Tepian Nusantara”, Selusur…

  • Menafsir Dakwah dalam Goresan Kaligrafi A.D Pirous

    Nama A.D. Pirous memiliki tempat istimewa dalam perkembangan seni rupa Indonesia. Seniman asal Aceh yang bernama lengkap Abdul Djalil Pirous itu dikenal sebagai pelopor kaligrafi Islam modern di Indonesia. Melalui karya-karyanya, Pirous tidak hanya menghadirkan keindahan visual, tetapi juga menjadikan seni sebagai media dakwah yang mengajak masyarakat merenungkan nilai spiritual dan kemanusiaan. Berbeda dengan kaligrafi…

  • Faza Meonk Berharap Pameran Internasional Kerek Peluang Kreator Lokal

    Kreator Si Juki, Faza Meonk, berharap kehadiran pameran internasional dapat membuka peluang yang lebih besar bagi kreator lokal Indonesia. Menurutnya, ajang berskala global tidak hanya menjadi tempat memamerkan karya, tetapi juga sarana membangun jejaring dan memperluas akses pasar internasional bagi pelaku industri kreatif Tanah Air. Faza Meonk menyampaikan hal tersebut dalam sebuah pameran kreatif yang…

  • Merealisasikan Imajinasi AI Lewat Karya Sen

    Karya Sen menjadi salah satu bentuk eksplorasi seni modern yang menggabungkan teknologi kecerdasan buatan dan kreativitas manusia.Proyek ini berfokus pada bagaimana imajinasi yang dihasilkan AI dapat diwujudkan menjadi karya visual maupun konseptual yang nyata.Pendekatan ini membuka ruang baru dalam dunia seni digital yang terus berkembang. Dalam prosesnya, AI digunakan sebagai alat bantu untuk menghasilkan ide,…