Rental Mobil Lebih Cepat dengan Fitur Pick Up Now dari TRAC

TRAC menghadirkan inovasi baru melalui fitur Pick Up Now untuk mempermudah proses penyewaan mobil. Fitur ini memungkinkan pelanggan mengambil kendaraan secara langsung tanpa harus melakukan pemesanan jauh hari sebelumnya. Layanan tersebut tersedia melalui aplikasi TRACtoGo dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas yang bersifat mendadak. Kehadiran fitur ini menjadi bagian dari upaya TRAC meningkatkan pengalaman pelanggan dengan layanan yang lebih praktis dan efisien. Inovasi tersebut juga mendukung kebutuhan perjalanan bisnis maupun pribadi di berbagai kota di Indonesia. Berdasarkan informasi resmi perusahaan, fitur ini dapat digunakan di lokasi-lokasi tertentu yang telah ditentukan oleh TRAC.

Melalui fitur Pick Up Now, pelanggan cukup memilih lokasi pengambilan kendaraan yang tersedia melalui aplikasi. Setelah proses verifikasi selesai, mobil dapat langsung diambil sesuai pilihan armada yang tersedia saat itu. Proses ini mengurangi waktu tunggu dibandingkan mekanisme pemesanan konvensional. Pelanggan juga tetap memperoleh kendaraan yang telah melalui pemeriksaan kebersihan dan kelayakan operasional. Seluruh proses pemesanan dilakukan secara digital sehingga lebih mudah dipantau melalui aplikasi TRACtoGo. Sistem tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan efisiensi layanan.

TRAC menyediakan beragam pilihan kendaraan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Armada yang tersedia mencakup mobil perkotaan, kendaraan keluarga, hingga kendaraan premium sesuai ketersediaan di lokasi. Selain itu, pelanggan tetap memperoleh perlindungan layanan serta dukungan bantuan pelanggan selama masa penyewaan. Fitur ini juga melengkapi berbagai layanan digital yang sebelumnya telah tersedia di aplikasi TRACtoGo. Perusahaan berharap inovasi tersebut dapat memberikan fleksibilitas lebih besar bagi pelanggan yang membutuhkan kendaraan dalam waktu singkat.

Sebagai salah satu penyedia jasa rental kendaraan di Indonesia, TRAC terus mengembangkan layanan berbasis teknologi untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat. Kehadiran fitur Pick Up Now diharapkan mampu mempercepat proses penyewaan tanpa mengurangi kualitas layanan yang diberikan. Pelanggan disarankan memastikan ketersediaan armada dan lokasi pengambilan melalui aplikasi sebelum datang. Dengan proses yang lebih cepat, praktis, dan mudah diakses, fitur terbaru ini menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan secara mendadak untuk berbagai keperluan perjalanan.

Similar Posts

  • Kena PHK, Sebagian Buruh Tekstil Beralih Buka Bisnis Konveksi

    Gelombang pemutusan hubungan kerja atau PHK di industri tekstil mendorong sebagian pekerja mencari sumber penghasilan baru. Salah satu pilihan yang banyak ditempuh adalah membuka usaha konveksi skala kecil dengan memanfaatkan keterampilan menjahit yang telah dimiliki. Langkah tersebut dinilai menjadi cara bertahan di tengah lesunya industri padat karya. Sejumlah mantan buruh memulai usaha dari rumah dengan…

  • Harga Emas Antam Naik Cuma Rp 3.000

    Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan tipis pada perdagangan Rabu, 22 Juli 2026. Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia, harga emas Antam naik Rp3.000 per gram menjadi Rp2.635.000 dari sebelumnya Rp2.632.000 per gram. Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali juga meningkat Rp3.000 menjadi Rp2.386.000 per gram. Kenaikan ini…

  • Mengapa Pengusaha Meminta Tarif Penyeberangan Dinaikkan

    Kalangan pengusaha angkutan penyeberangan meminta pemerintah menaikkan tarif penyeberangan karena biaya operasional kapal terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan harga bahan bakar, biaya perawatan armada, suku cadang, serta kebutuhan operasional lainnya disebut menjadi alasan utama di balik usulan tersebut. Asosiasi pelaku usaha penyeberangan menilai tarif yang berlaku saat ini sudah tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi…

  • Neraca Dagang RI Defisit, Mendag Sebut Gara-gara Harga Minyak

    Indonesia mencatat defisit neraca perdagangan sebesar US$1,61 miliar pada Mei 2026. Defisit tersebut mengakhiri tren surplus yang bertahan selama 72 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan kondisi itu terutama dipicu meningkatnya defisit sektor minyak dan gas (migas). Kenaikan harga minyak dunia membuat nilai impor migas melonjak sehingga menekan kinerja neraca perdagangan…

  • El-Nino Mengintai Industri Sawit, Hasil Panen Berisiko Menyusut Harga Terkerek

    Ancaman fenomena El Nino kembali menjadi perhatian pelaku industri kelapa sawit pada paruh kedua 2026. Sejumlah lembaga riset memperkirakan cuaca kering akan mulai terasa sejak Juli dan berlanjut hingga awal 2027. Kondisi tersebut berisiko menekan produktivitas perkebunan sawit di Indonesia dan Malaysia. Kedua negara merupakan pemasok utama minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO)…

  • RANS Tawarkan Harga Saham Rp 135-Rp 170, Mahal atau Murah?

    PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) resmi memulai masa penawaran awal atau book building dengan kisaran harga Rp135 hingga Rp170 per saham. Perusahaan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu menawarkan 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02 persen modal setelah IPO. Dengan rentang harga tersebut, RANS berpotensi menghimpun dana segar sekitar Rp340,87 miliar hingga…