Pramono apresiasi Pameran Threads of Wax bentuk kolaborasi RI-Hungaria

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengapresiasi penyelenggaraan pameran Threads of Wax yang menampilkan kolaborasi seni dan budaya antara Indonesia dengan Hungaria. Menurutnya, pameran tersebut tidak hanya memperlihatkan keindahan karya seni, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan budaya dan persahabatan antara kedua negara.

Pameran Threads of Wax menghadirkan berbagai karya yang memadukan unsur batik Indonesia dengan pendekatan seni kontemporer dari Hungaria. Kolaborasi tersebut memperlihatkan bagaimana warisan budaya dapat menjadi inspirasi untuk menciptakan karya baru yang memiliki nilai artistik sekaligus memperkuat dialog lintas budaya.

Pramono menilai Jakarta memiliki peran penting sebagai ruang pertemuan berbagai kebudayaan dunia. Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat memperkaya wawasan masyarakat sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada komunitas internasional. Ia berharap semakin banyak kerja sama serupa yang melibatkan seniman dari berbagai negara.

Selain menjadi ajang apresiasi seni, pameran ini juga membuka peluang kolaborasi di bidang ekonomi kreatif, pendidikan, dan diplomasi budaya. Pengunjung dapat menikmati beragam karya yang menggabungkan teknik tradisional dengan sentuhan modern sehingga menghasilkan pengalaman visual yang unik dan menarik.

Pemerintah berharap kolaborasi budaya Indonesia dan Hungaria terus berkembang melalui berbagai kegiatan seni, pameran, maupun pertukaran seniman. Langkah tersebut dinilai dapat memperkuat hubungan bilateral sekaligus mendorong promosi budaya Indonesia di tingkat internasional.

Similar Posts

  • Mercure Jakarta Sabang Hadirkan Kompetisi Abang None Cilik untuk Sambut HUT Jakarta

    Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta, Mercure Jakarta Sabang menghadirkan kompetisi Abang None Cilik yang melibatkan anak-anak sebagai peserta utama. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Betawi sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal budaya daerah sejak usia dini. Kompetisi tersebut mengajak para peserta tampil mengenakan busana khas Betawi…

  • Madonna: Algoritma dan AI Membunuh Keberanian Seniman Berkarya

    Penyanyi pop dunia Madonna mengkritik pengaruh algoritma media sosial dan kecerdasan buatan (AI) terhadap industri kreatif. Menurutnya, perkembangan teknologi membuat banyak seniman kehilangan keberanian untuk bereksperimen. Madonna menilai karya seni seharusnya lahir dari kreativitas dan keberanian mengambil risiko. Ia menyampaikan pandangan tersebut saat berbicara dalam sebuah forum mengenai masa depan industri musik dan seni. Berbagai…

  • Mengenal Lawang Sakepeng, Warisan Budaya Dayak yang Meriahkan Festival Kampung 5

    Lawang Sakepeng menjadi salah satu atraksi budaya yang mencuri perhatian dalam Festival Kampung 5. Pertunjukan tersebut memperkenalkan tradisi khas Suku Dayak Ngaju kepada masyarakat luas. Lawang Sakepeng merupakan seni tradisional yang digunakan untuk menyambut tamu kehormatan. Atraksi ini menggabungkan unsur bela diri, adat, dan penghormatan kepada tamu yang datang. Pada Festival Kampung 5, penampilan Lawang…

  • Faza Meonk Berharap Pameran Internasional Kerek Peluang Kreator Lokal

    Kreator Si Juki, Faza Meonk, berharap kehadiran pameran internasional dapat membuka peluang yang lebih besar bagi kreator lokal Indonesia. Menurutnya, ajang berskala global tidak hanya menjadi tempat memamerkan karya, tetapi juga sarana membangun jejaring dan memperluas akses pasar internasional bagi pelaku industri kreatif Tanah Air. Faza Meonk menyampaikan hal tersebut dalam sebuah pameran kreatif yang…

  • “Sering Disebut Badut, Kadang Bikin Kesal” Lara Seniman Pantomim Menjaga Seni Tanpa Kata

    Lara memilih tetap menekuni seni pantomim meski sering menghadapi anggapan yang keliru dari masyarakat. Seniman pantomim tersebut mengaku tidak jarang dipanggil badut ketika tampil di berbagai acara. Julukan itu terkadang membuatnya merasa kesal karena pantomim merupakan cabang seni pertunjukan yang memiliki teknik dan filosofi tersendiri. Namun, ia memilih menjadikan pengalaman itu sebagai motivasi untuk terus…

  • Kemenbud Ajak Anak Muda Promosikan Budaya Lewat Lomba Video Kreatif

    Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) mengajak generasi muda mempromosikan kekayaan budaya Indonesia melalui Lomba Video Kreatif. Program tersebut diharapkan menjadi wadah bagi anak muda untuk mengekspresikan ide sekaligus memperkenalkan warisan budaya Nusantara kepada masyarakat yang lebih luas melalui media digital. Lomba ini terbuka bagi masyarakat, khususnya kalangan pelajar, mahasiswa, dan kreator konten. Peserta diminta membuat video yang…