Dai Nasional Isi Kegiatan Seminar Parenting SIT Nurul Fikri Aceh

Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri Aceh kembali menggelar seminar parenting bagi orang tua siswa. Kegiatan tersebut menghadirkan dai nasional sebagai narasumber utama untuk memperkuat sinergi pendidikan antara sekolah dan keluarga.

Seminar ini menjadi bagian dari program rutin sekolah setiap awal tahun ajaran. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai peran penting keluarga dalam membentuk karakter anak.

Direktur Pendidikan SIT Nurul Fikri Aceh menjelaskan bahwa pendidikan tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada sekolah. Orang tua memiliki peran besar dalam mendampingi perkembangan akademik dan akhlak anak di rumah.

Dalam pemaparannya, dai nasional tersebut menekankan pentingnya komunikasi yang sehat antara orang tua dan anak. Menurutnya, tantangan pengasuhan di era digital semakin kompleks dan membutuhkan pendekatan yang lebih bijaksana.

Peserta seminar mendapatkan materi tentang pembentukan karakter, pengawasan penggunaan gawai, serta pentingnya keteladanan dalam keluarga. Orang tua juga diajak memahami kebutuhan emosional anak sesuai tahap perkembangannya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang diikuti ratusan peserta. Banyak orang tua memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai berbagai persoalan pengasuhan yang mereka hadapi sehari-hari.

Ketua Yayasan Nurul Fikri Aceh menyampaikan bahwa kolaborasi sekolah dan keluarga menjadi kunci keberhasilan pendidikan. Karena itu, kegiatan parenting akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

SIT Nurul Fikri Aceh berharap seminar ini dapat memperkuat pemahaman orang tua dalam mendampingi anak. Dengan kerja sama yang baik, sekolah optimistis dapat mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Similar Posts

  • Rekrutmen Dosen Tidak Tetap ITB 2026 untuk 12 Fakultas-Sekolah, Minimal S2

    Institut Teknologi Bandung (ITB) membuka rekrutmen dosen tidak tetap untuk tahun 2026. Kesempatan ini tersedia bagi pelamar dengan kualifikasi minimal magister atau S2 dari perguruan tinggi yang diakui. Rekrutmen mencakup 12 fakultas dan sekolah di lingkungan ITB. Program tersebut bertujuan memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga pengajar pada berbagai bidang keilmuan. Informasi resmi diumumkan…

  • Beasiswa Maung Depok 2026 Resmi Dibuka, Sediakan Bantuan Kuliah bagi Mahasiswa dan Guru PAUD

    Pemerintah Kota Depok resmi membuka pendaftaran Beasiswa Maung Depok 2026. Program ini memberikan bantuan biaya kuliah bagi lulusan SMA, mahasiswa aktif, dan guru PAUD dari keluarga kurang mampu yang memenuhi persyaratan. Kuota yang disediakan mencapai 200 penerima. Program Beasiswa Maung atau Manusia Unggul menjadi salah satu upaya Pemkot Depok meningkatkan akses pendidikan tinggi. Bantuan diberikan…

  • Warga Kupang Minta KPK Audit Operator SPMB SMA, Kuota Penuh dalam Menit

    Komisi Pemberantasan Korupsi diminta warga Kupang untuk melakukan audit terhadap operator Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA di daerah tersebut.Permintaan ini muncul setelah kuota pendaftaran dilaporkan penuh hanya dalam hitungan menit sejak sistem dibuka.Kondisi ini kemudian menimbulkan kecurigaan dan pertanyaan dari masyarakat. Warga menilai proses pendaftaran tidak berjalan secara transparan dan perlu diawasi lebih…

  • Kemendiktisaintek Perkuat Pendidikan Inklusif, Aksesibilitas Pembelajaran Masih Jadi Tantangan

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus mendorong penguatan pendidikan inklusif guna memastikan seluruh mahasiswa memperoleh akses pembelajaran yang setara. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun sistem pendidikan tinggi yang lebih terbuka, berkeadilan, dan mampu menjangkau seluruh kelompok masyarakat. Meski demikian, aksesibilitas pembelajaran masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Keterbatasan infrastruktur digital,…

  • Kemdikti Sebut Talenta STEM Indonesia Kurang, Siapkan Lulusan SMA Unggul Garuda

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyebut Indonesia masih kekurangan talenta di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika atau STEM. Saat ini, proporsi talenta STEM Indonesia masih di bawah 20 persen, jauh tertinggal dibanding negara maju yang telah mencapai 30 hingga 40 persen. Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemdiktisaintek, Ardi Findyartini, mengatakan kondisi…

  • Tak Cuma AI, Ini 10 Jurusan Kuliah yang Bakal Laris di Dunia Kerja

    Memilih Jurusan Kuliah menjadi keputusan penting bagi calon mahasiswa yang ingin memiliki peluang karier lebih luas. Selain bidang kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), sejumlah jurusan lain diperkirakan akan tetap banyak dibutuhkan seiring perkembangan teknologi, transformasi digital, dan perubahan kebutuhan industri. Berdasarkan proyeksi kebutuhan tenaga kerja global, beberapa jurusan dengan prospek cerah meliputi Ilmu Komputer,…