BRILink Agen Permudah Perajin & Petani Alor Akses Layanan Perbankan
Kehadiran AgenBRILink membantu masyarakat Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, mendapatkan akses layanan perbankan lebih dekat. Layanan tersebut memberikan manfaat bagi petani, perajin, pedagang, dan masyarakat yang tinggal jauh dari kantor bank. Melalui agen, sejumlah transaksi keuangan dapat dilakukan tanpa harus menempuh perjalanan panjang menuju kantor cabang. AgenBRILink merupakan perluasan layanan BRI melalui kerja sama dengan nasabah sebagai agen perbankan.
AgenBRILink menyediakan berbagai transaksi yang dibutuhkan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. Layanannya mencakup tarik tunai, setor tunai, transfer, pembayaran tagihan, hingga pembelian pulsa. Kehadiran layanan tersebut menjadi penting bagi masyarakat di wilayah dengan akses perbankan yang masih terbatas. BRI juga memanfaatkan jaringan agen untuk memperluas inklusi keuangan hingga kawasan pelosok Indonesia.
Bagi petani dan perajin di Alor, kemudahan transaksi dapat membantu kegiatan usaha berjalan lebih efisien. Mereka tidak perlu selalu meninggalkan pekerjaan hanya untuk mengakses layanan perbankan di pusat wilayah. Waktu dan biaya perjalanan dapat ditekan karena transaksi tersedia lebih dekat dari tempat tinggal. Kemudahan tersebut juga membantu pelaku usaha mengelola pembayaran dan kebutuhan keuangan sehari-hari.
Secara nasional, jaringan AgenBRILink telah berkembang menjadi salah satu kanal layanan perbankan berbasis masyarakat milik BRI. Hingga akhir 2025, jumlah AgenBRILink tercatat mencapai sekitar 1,2 juta agen di seluruh Indonesia. Jaringan tersebut menjangkau lebih dari 67 ribu desa dan mencatat nilai transaksi sekitar Rp1.380 triliun sepanjang 2025.
Kehadiran AgenBRILink di daerah seperti Alor menunjukkan pentingnya layanan keuangan yang mudah dijangkau masyarakat. Petani dan perajin dapat memperoleh akses transaksi tanpa selalu bergantung pada keberadaan kantor bank. Model layanan berbasis agen juga membuka peluang usaha tambahan bagi masyarakat yang menjadi mitra BRI. Perluasan jaringan tersebut diharapkan terus memperkuat inklusi keuangan dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat daerah.
