Pacitan ajukan seni Rontek sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Pemerintah Kabupaten Pacitan terus berupaya melestarikan seni tradisional Rontek melalui pengakuan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia. Usulan tersebut diajukan kepada Kementerian Kebudayaan sebagai bagian dari upaya menjaga identitas budaya daerah. Seni Rontek selama ini menjadi salah satu kesenian yang melekat dalam kehidupan masyarakat Pacitan. Tradisi tersebut kerap ditampilkan pada perayaan hari besar, festival budaya, hingga kegiatan masyarakat. Pemerintah berharap pengakuan nasional dapat memperkuat upaya pelestarian sekaligus memperkenalkan Rontek kepada masyarakat yang lebih luas.

Rontek merupakan kesenian musik tradisional yang memanfaatkan alat pukul berbahan bambu dengan irama yang khas. Dahulu, bunyi rontek digunakan warga sebagai penanda waktu sahur selama bulan Ramadan. Seiring perkembangan zaman, tradisi tersebut berkembang menjadi pertunjukan seni yang memadukan musik, tari, dan atraksi budaya. Berbagai kelompok seni di Pacitan terus mempertahankan tradisi tersebut melalui latihan dan penampilan rutin. Festival Rontek juga menjadi agenda budaya yang mampu menarik perhatian wisatawan setiap tahunnya.

Pemerintah Kabupaten Pacitan menilai pengajuan sebagai Warisan Budaya Tak Benda penting untuk menjaga keberlangsungan tradisi tersebut. Pengakuan itu diharapkan memberikan perlindungan terhadap nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Selain itu, status Warisan Budaya Tak Benda diyakini dapat meningkatkan kesadaran generasi muda untuk mempelajari dan melestarikan Rontek. Pelaku seni juga diharapkan memperoleh ruang yang lebih luas untuk mengembangkan kreativitas tanpa meninggalkan nilai tradisionalnya. Langkah tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor kebudayaan daerah.

Pacitan selama ini dikenal memiliki kekayaan budaya dan potensi pariwisata yang beragam. Selain seni tradisional, daerah di pesisir selatan Jawa Timur itu juga memiliki pantai, gua, dan berbagai destinasi alam yang menjadi daya tarik wisatawan. Pemerintah berharap pengakuan terhadap Seni Rontek dapat memperkuat citra Pacitan sebagai daerah yang kaya akan warisan budaya. Pelestarian budaya juga diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi melalui pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis budaya.

Similar Posts

  • Sepulang Kerja Pungut Sampah, Iwan Ubah Limbah Jadi Karya hingga Raup Rp6 Juta per Minggu

    Sampah yang sering dianggap tidak berguna ternyata dapat menjadi sumber penghasilan. Hal itu dibuktikan Iwan yang memanfaatkan waktu setelah bekerja untuk mengumpulkan limbah. Sepulang kerja, Iwan rutin memungut berbagai barang bekas yang masih bisa dimanfaatkan. Limbah tersebut kemudian dipilah dan diolah menjadi berbagai karya bernilai jual. Aktivitas itu tidak hanya membantu mengurangi sampah, tetapi juga…

  • Kolaborasi Mendukung Perkembangan Industri Kreatif

    Kolaborasi menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong pertumbuhan industri kreatif di Indonesia. Sinergi antara pelaku usaha, komunitas, pemerintah, akademisi, hingga kreator mampu melahirkan inovasi yang lebih beragam dan kompetitif. Melalui kerja sama, setiap pihak dapat saling melengkapi keahlian, sumber daya, serta jaringan yang dimiliki. Kondisi tersebut membuka peluang terciptanya produk dan layanan kreatif yang…

  • Pagelaran Sabang Merauke 2026 Hidupkan Kekayaan Budaya Nusantara di Atas Panggung

    Pagelaran Sabang Merauke 2026 kembali digelar di Indonesia Arena, Kompleks GBK, Jakarta. Pertunjukan berlangsung pada 21 hingga 23 Agustus 2026. Mengusung tema “Hikayat Srikandi Nusantara”, pertunjukan mengangkat kisah perempuan dalam cerita rakyat Indonesia. Raisa tampil sebagai Srikandi dan menjalani peran sebagai penyanyi sekaligus pemeran. Pagelaran tersebut melibatkan sekitar 1.700 pelaku seni dan kreatif dari berbagai…

  • Teater Koma Pentaskan Kembali Rumah Sakit Jiwa dengan Interpretasi Baru yang Relevan untuk Era Modern

    Teater Koma kembali menghadirkan lakon legendaris Rumah Sakit Jiwa dengan pendekatan baru yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat saat ini. Pementasan tersebut menjadi produksi ke-237 Teater Koma dan menandai kembalinya naskah karya N. Riantiarno ke panggung setelah 35 tahun sejak pertama kali dipentaskan pada 1991. Pertunjukan dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026 di…

  • Parade seni budaya di Desa Wisata Penglipuran Bali

    Desa Wisata Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali, kembali menggelar parade seni budaya dalam rangka Penglipuran Village Festival XIII yang berlangsung pada 9–11 Juli 2026. Festival tahunan ini mengusung tema “Samskerti Bhumi Jana: Harmoni Menuju Pariwisata Berkelanjutan dan Inklusif”. Rangkaian acara menampilkan berbagai pertunjukan seni tradisional, parade budaya, pameran UMKM, hingga kegiatan edukasi lingkungan. Festival tersebut…

  • George W Bush dan SBY Sama-Sama Gemar Melukis, Jadi Cara Menyalurkan Ekspresi

    George W Bush dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memiliki kesamaan di luar dunia politik. Keduanya merupakan mantan presiden yang menekuni seni lukis.Bush mulai serius melukis setelah meninggalkan Gedung Putih. Sejak 2025, ia aktif membuat lukisan potret pemimpin dunia dan para imigran di Amerika Serikat. Pada 2026, Bush kembali memamerkan karya terbarunya untuk mengenang tragedi 11…