Sepulang Kerja Pungut Sampah, Iwan Ubah Limbah Jadi Karya hingga Raup Rp6 Juta per Minggu

Sampah yang sering dianggap tidak berguna ternyata dapat menjadi sumber penghasilan. Hal itu dibuktikan Iwan yang memanfaatkan waktu setelah bekerja untuk mengumpulkan limbah.

Sepulang kerja, Iwan rutin memungut berbagai barang bekas yang masih bisa dimanfaatkan. Limbah tersebut kemudian dipilah dan diolah menjadi berbagai karya bernilai jual. Aktivitas itu tidak hanya membantu mengurangi sampah, tetapi juga membuka peluang usaha dari bahan yang sebelumnya dibuang.

Kreativitas menjadi kunci Iwan dalam mengubah limbah menjadi produk baru. Barang bekas yang dikumpulkan tidak langsung dijual sebagai rongsokan. Ia mengolahnya kembali sehingga memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda. Konsep tersebut sejalan dengan ekonomi sirkular yang mendorong sampah menjadi sumber daya bernilai ekonomi. Kementerian Lingkungan Hidup juga menilai pengelolaan sampah memiliki potensi besar sebagai kegiatan ekonomi.

Dari kegiatan tersebut, Iwan disebut mampu memperoleh omzet hingga Rp6 juta per minggu. Penghasilan itu menunjukkan bahwa limbah dapat menjadi peluang bisnis ketika dikelola dengan kreativitas dan ketekunan. Model usaha seperti ini juga dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin memulai bisnis dengan bahan baku murah.

Kisah Iwan memperlihatkan bahwa menghasilkan uang dari sampah tidak selalu membutuhkan modal besar. Kemampuan melihat nilai dari barang yang dianggap tidak berguna justru menjadi modal utama. Selain menghasilkan pendapatan, pemanfaatan limbah juga membantu mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan.

Di tengah persoalan sampah yang terus menjadi tantangan, usaha kreatif seperti ini menawarkan dua manfaat sekaligus. Limbah mendapat kehidupan baru, sementara pelakunya memperoleh sumber penghasilan tambahan.

Similar Posts

  • Bedhaya Ullen Sentalu, Wujud Pelestarian Budaya Jawa Lewat Seni Tari

    Museum Ullen Sentalu kembali menghadirkan pertunjukan Bedhaya Ullen Sentalu sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya Jawa melalui seni tari. Pementasan ini mengangkat nilai-nilai filosofis yang diwariskan dari tradisi keraton, sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat luas dalam balutan pertunjukan yang tetap menghormati pakem budaya. Tari bedhaya dikenal sebagai salah satu tarian klasik Jawa yang memiliki nilai sakral…

  • MONDIAL Gandeng Seniman Mangmoel Rilis Koleksi Baru Bertajuk Weave Your Dream

    MONDIAL kembali menghadirkan inovasi melalui kolaborasi dengan seniman visual Mangmoel. Kolaborasi tersebut melahirkan koleksi perhiasan terbaru bertajuk Weave Your Dream. Koleksi ini menggabungkan kemewahan perhiasan dengan sentuhan seni kontemporer khas Mangmoel. Peluncuran tersebut menjadi bagian dari komitmen MONDIAL menghadirkan pengalaman berbeda bagi pencinta perhiasan. Konsep yang diusung mengajak setiap orang merangkai mimpi melalui karya yang…

  • Warga Karanganyar Kenalkan Gamelan Keramik dan Karawitan sampai Luar Negeri

    Seorang warga Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, terus berupaya memperkenalkan Gamelan Keramik dan seni karawitan hingga ke berbagai negara. Melalui inovasi alat musik berbahan keramik, ia ingin menunjukkan bahwa budaya tradisional Indonesia dapat berkembang tanpa kehilangan nilai dan ciri khasnya. Gamelan yang dibuat menggunakan bahan keramik tetap menghasilkan karakter bunyi yang khas. Proses pembuatannya memerlukan ketelitian…

  • Tak Lekang Waktu, Ini Tiga Lukisan Paling Ikonik di Dunia

    Lukisan menjadi salah satu bentuk karya seni yang mampu melampaui batas waktu. Beberapa mahakarya tetap dikenal meski telah berusia ratusan tahun. Nilai sejarah, teknik, dan kisah di balik pembuatannya membuat karya tersebut terus menarik perhatian. Tidak sedikit lukisan yang menjadi destinasi utama di museum-museum dunia. Berikut tiga lukisan paling ikonik yang hingga kini masih memikat…

  • Gairah ber-Festival Lima Gunung seperempat abad terus menyala

    Festival Lima Gunung kembali digelar di Dusun Warangan, Desa Muneng Warangan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Edisi 2026 menjadi momen istimewa karena menandai perjalanan seperempat abad festival yang digagas Komunitas Lima Gunung. Acara berlangsung pada 10 hingga 12 Juli 2026 dengan melibatkan seniman dari kawasan Merapi, Merbabu, Andong, Sumbing, dan Menoreh. Selama 25 tahun,…

  • Kisah Laila Sari Jadi Sorotan, Pekerja Seni Dinilai Rentan Menghadapi Masa Tua

    Kisah mendiang Laila Sari kembali disorot dalam pembahasan mengenai kesejahteraan pekerja seni. Ketua Federasi Serikat Pekerja Perfilman Indonesia (FSPPI) menyinggung perjuangan Laila saat memasuki usia senja. Kisah tersebut menggambarkan rentannya kondisi ekonomi pekerja seni setelah popularitas mereka menurun. Laila Sari meninggal dunia pada 20 November 2017 dalam usia 82 tahun. Menjelang wafat, kondisi ekonominya memang…