Pagelaran Sabang Merauke 2026 Hidupkan Kekayaan Budaya Nusantara di Atas Panggung
Pagelaran Sabang Merauke 2026 kembali digelar di Indonesia Arena, Kompleks GBK, Jakarta. Pertunjukan berlangsung pada 21 hingga 23 Agustus 2026.
Mengusung tema “Hikayat Srikandi Nusantara”, pertunjukan mengangkat kisah perempuan dalam cerita rakyat Indonesia. Raisa tampil sebagai Srikandi dan menjalani peran sebagai penyanyi sekaligus pemeran.
Pagelaran tersebut melibatkan sekitar 1.700 pelaku seni dan kreatif dari berbagai bidang. Mereka terdiri dari penari, penyanyi, musisi, koreografer, desainer, hingga tim produksi. Pertunjukan juga menghadirkan lebih dari 1.500 kostum karya 16 desainer.
Kekayaan musik Nusantara menjadi bagian penting dalam pertunjukan tahun ini. Sebanyak 60 musisi orkestra dan 119 anggota paduan suara ikut tampil. Sekitar 50 alat musik tradisional digunakan untuk memperkuat warna musikal pertunjukan.
Selain Srikandi, pertunjukan menghadirkan sejumlah tokoh perempuan dari cerita rakyat Nusantara. Mereka antara lain Mahadewi, Dayang Sumbi, Mande Rubayah, dan Calon Arang. Kisah tersebut menggambarkan keberanian, keteguhan, pengorbanan, serta kekuatan perempuan.
Pagelaran Sabang Merauke juga memadukan tradisi dengan teknologi panggung modern. Pendekatan tersebut membuat budaya Nusantara lebih dekat dengan penonton generasi masa kini. Kementerian Ekonomi Kreatif menilai pertunjukan ini turut memperkuat ekosistem seni pertunjukan Indonesia.
Melalui kolaborasi tersebut, Pagelaran Sabang Merauke 2026 tidak sekadar menjadi hiburan. Pertunjukan ini menjadi ruang untuk memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia. Panggung tersebut sekaligus menunjukkan potensi budaya sebagai bagian dari perkembangan ekonomi kreatif nasional.
