George W Bush dan SBY Sama-Sama Gemar Melukis, Jadi Cara Menyalurkan Ekspresi

George W Bush dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memiliki kesamaan di luar dunia politik. Keduanya merupakan mantan presiden yang menekuni seni lukis.Bush mulai serius melukis setelah meninggalkan Gedung Putih. Sejak 2025, ia aktif membuat lukisan potret pemimpin dunia dan para imigran di Amerika Serikat.

Pada 2026, Bush kembali memamerkan karya terbarunya untuk mengenang tragedi 11 September 2001. Sebanyak 16 lukisan dibuat untuk pameran tersebut di George W. Bush Presidential Center.Sementara itu, SBY juga dikenal aktif melukis sejak beberapa tahun terakhir. Ia kembali menekuni kegiatan tersebut setelah kehilangan istrinya, Ani Yudhoyono, pada 2019.

Bagi SBY, melukis menjadi salah satu cara mengenang Ani. Banyak objek lukisannya terinspirasi dari foto-foto yang pernah dibuat sang istri.Kecintaan SBY terhadap seni kemudian berkembang melalui SBY Art Community. Komunitas tersebut beranggotakan para pelukis dan rutin menggelar pameran dengan berbagai tema.

Pada Agustus 2026, SBY Art Community menggelar pameran “Art for Peace and a Better Future” di Taman Ismail Marzuki. Pameran tersebut melibatkan 21 pelukis, lima pelukis cilik, dan seniman Jerman Christopher Lehmpfuhl.SBY juga beberapa kali melukis langsung di berbagai lokasi. Pada Februari 2026, ia melukis pemandangan Gunung Merbabu dan Merapi dari kawasan Magelang.

Dua mantan presiden tersebut menunjukkan bahwa seni dapat menjadi ruang ekspresi setelah meninggalkan panggung politik. Keduanya memilih kanvas sebagai medium untuk menuangkan gagasan dan pengalaman pribadi.

Similar Posts

  • Ricky Anthony Dukung Pagelaran Seni Budaya dan Suroan Nusantara 2026 di Langkat

    Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara Ricky Anthony menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Pagelaran Seni Budaya dan Suroan Nusantara 2026 di Kabupaten Langkat. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus memperkuat nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Menurut Ricky Anthony, kegiatan budaya memiliki peran penting dalam menjaga identitas daerah dan memperkenalkan kekayaan tradisi kepada generasi muda….

  • Tokoh Teater Yogyakarta Genthong HSA Tutup Usia

    Dunia teater Indonesia kembali berduka setelah tokoh teater Yogyakarta Genthong Hariono Selo Ali (HSA) meninggal dunia pada usia 81 tahun. Pendiri Sanggar Anom itu mengembuskan napas terakhir pada Senin, 27 Juli 2026, di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi seniman, budayawan, dan para murid yang pernah dibinanya. Genthong HSA dikenal sebagai seniman…

  • Makna Lukisan Punakawan Butet Kartaredjasa yang Dikasih pada Paus Leo XIV

    Seniman dan budayawan Butet Kartaredjasa menarik perhatian publik setelah menyerahkan lukisan bertema Punakawan kepada Paus Leo XIV di Vatikan. Karya tersebut bukan sekadar lukisan budaya Jawa biasa. Lukisan itu merupakan interpretasi unik dari kisah Jalan Salib yang dipadukan dengan filosofi tokoh-tokoh Punakawan. Dalam karya tersebut, Butet menggunakan empat tokoh Punakawan, yakni Semar, Gareng, Petruk, dan…

  • Legislator Jabar dorong sekolah tampilkan seni dan budaya saat MPLS

    Legislator Jawa Barat mendorong seluruh sekolah menampilkan kegiatan seni dan budaya lokal selama pelaksanaan MPLS atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya sejak hari pertama siswa memasuki lingkungan pendidikan sekaligus memperkuat karakter generasi muda. Menurut legislator, MPLS tidak hanya menjadi ajang mengenalkan lingkungan sekolah, guru, maupun tata tertib. Kegiatan…

  • “Sering Disebut Badut, Kadang Bikin Kesal” Lara Seniman Pantomim Menjaga Seni Tanpa Kata

    Lara memilih tetap menekuni seni pantomim meski sering menghadapi anggapan yang keliru dari masyarakat. Seniman pantomim tersebut mengaku tidak jarang dipanggil badut ketika tampil di berbagai acara. Julukan itu terkadang membuatnya merasa kesal karena pantomim merupakan cabang seni pertunjukan yang memiliki teknik dan filosofi tersendiri. Namun, ia memilih menjadikan pengalaman itu sebagai motivasi untuk terus…

  • Mercure Jakarta Sabang Hadirkan Kompetisi Abang None Cilik untuk Sambut HUT Jakarta

    Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta, Mercure Jakarta Sabang menghadirkan kompetisi Abang None Cilik yang melibatkan anak-anak sebagai peserta utama. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Betawi sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal budaya daerah sejak usia dini. Kompetisi tersebut mengajak para peserta tampil mengenakan busana khas Betawi…