Vas Bunga Jadi Tren Dekorasi Anak Muda, Perpaduan Retro dan Seni Jadi Daya Tarik

Vas bunga kini bukan sekadar wadah untuk tanaman atau bunga potong. Benda dekoratif tersebut semakin sering digunakan sebagai elemen utama untuk mempercantik ruangan.

Tren dekorasi 2026 menunjukkan minat terhadap vas dengan bentuk sculptural dan desain yang lebih ekspresif. Vas dengan siluet asimetris, tekstur unik, serta warna berani dapat menjadi titik fokus ruangan. Desain seperti itu membuat vas terlihat seperti karya seni meski tidak diisi bunga.

Nuansa retro juga menjadi alasan vas kembali menarik perhatian. Gaya vintage kini banyak dipadukan dengan furnitur modern sehingga ruangan terasa lebih personal. Tren dekorasi 2026 turut menunjukkan kembalinya berbagai elemen nostalgia dengan sentuhan yang lebih segar.

Di Indonesia, pergeseran tersebut juga terlihat dari meningkatnya ketertarikan terhadap dekorasi yang terasa hangat dan memiliki karakter. Vas badai atau hurricane vase, misalnya, kembali populer setelah sempat menjadi bagian dari dekorasi era 2000-an. Kini bentuk tersebut digunakan dengan gaya lebih santai dan tidak terlalu formal.

Bagi anak muda, vas juga menawarkan cara sederhana untuk menunjukkan selera personal tanpa mengubah seluruh ruangan. Satu vas unik dapat ditempatkan di meja, rak, sudut kamar, atau ruang kerja. Pilihan bahan pun semakin beragam, mulai dari kaca, keramik, hingga material alami seperti rotan.

Perkembangan ini membuat vas semakin dekat dengan dunia seni dan desain interior. Fungsinya tidak lagi terbatas sebagai wadah bunga, tetapi menjadi bagian dari identitas sebuah ruang. Tak heran, vas dengan bentuk unik kini menjadi salah satu aksesori dekorasi yang banyak dilirik.

Similar Posts

  • Emparty 2026 Art For Humanity Event Penuh Makna di TBJT Jateng

    Emparty Art Fest 2026 hadir sebagai ruang kolaborasi seni yang mengusung tema Art for Humanity di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Surakarta. Festival ini berlangsung pada 4–10 Agustus 2026 dan melibatkan 377 seniman dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut menggabungkan pameran seni, pertunjukan budaya, lokakarya, diskusi, hingga aksi sosial. Penyelenggara ingin menunjukkan bahwa seni…

  • Pancer Art Exhibition #3 Tampilkan 54 Karya Seni di Pacitan

    Pancer Art Exhibition #3 kembali menjadi ruang bagi seniman untuk memperkenalkan karya kepada masyarakat di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Pameran tersebut menghadirkan sebanyak 54 karya seni dengan karakter visual dan pendekatan kreatif beragam. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan geliat seni rupa yang terus berkembang di daerah berjuluk Kota 1001 Gua tersebut. Puluhan karya yang dipamerkan menjadi…

  • TRCC Raih Juara Umum Kompetisi Paduan Suara di Hungaria

    The Resonanz Children’s Choir (TRCC) kembali mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional setelah meraih gelar Grand Prix Champion pada ajang 13th Budapest International Choral Celebration 2026 di Budapest, Hungaria. Paduan suara anak asuhan Avip Priatna itu tampil gemilang dengan mengungguli peserta dari berbagai negara. Penghargaan tersebut menjadi pencapaian bergengsi bagi TRCC di salah satu kompetisi…

  • Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur

    Tabanan kembali menjadi sorotan melalui kegiatan wisata berbasis budaya yang menampilkan parade Gebogan dan Baleganjur.Kegiatan ini digelar sebagai upaya pelestarian budaya sekaligus penguatan daya tarik pariwisata daerah.Acara tersebut juga menjadi bagian dari strategi pengembangan wisata budaya di Bali. Parade Gebogan menampilkan susunan hasil bumi seperti buah, bunga, dan janur yang ditata secara menjulang tinggi.Hiasan ini…

  • Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia

    Lomography kini resmi hadir di Indonesia dan kembali membawa tren fotografi analog ke kalangan pecinta visual.Kehadirannya menjadi angin segar bagi komunitas fotografi yang merindukan proses pemotretan klasik menggunakan film.Fenomena ini sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap estetika foto jadul di era digital. Lomography dikenal sebagai gerakan fotografi yang menekankan spontanitas dan eksperimen visual.Gaya ini mendorong fotografer…

  • Soal AI Bagi Seniman, Menbud: Saya Tidak Khawatir, Sentuhan Manusia Masih Dominan

    Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) tidak perlu disikapi dengan kekhawatiran berlebihan oleh para seniman. Menurutnya, AI hanyalah alat yang dapat membantu proses kreatif. Sentuhan manusia tetap menjadi unsur utama yang tidak dapat digantikan teknologi. Menbud menegaskan nilai, emosi, pengalaman, dan perspektif seorang seniman masih menjadi fondasi dalam menghasilkan…