TRCC Raih Juara Umum Kompetisi Paduan Suara di Hungaria

The Resonanz Children’s Choir (TRCC) kembali mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional setelah meraih gelar Grand Prix Champion pada ajang 13th Budapest International Choral Celebration 2026 di Budapest, Hungaria. Paduan suara anak asuhan Avip Priatna itu tampil gemilang dengan mengungguli peserta dari berbagai negara. Penghargaan tersebut menjadi pencapaian bergengsi bagi TRCC di salah satu kompetisi paduan suara internasional. Keberhasilan ini juga menegaskan kualitas paduan suara Indonesia di tingkat dunia. Kompetisi berlangsung pada awal Juli 2026 di Budapest.

Selain meraih gelar juara umum, TRCC juga menyabet medali emas pada kategori Children’s Choir dan Musica Sacra. Penampilan para penyanyi muda Indonesia mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri internasional. Mereka dinilai mampu menampilkan teknik vokal, harmoni, serta ekspresi musikal yang sangat baik. Repertoar yang dibawakan memadukan lagu klasik, lagu wajib, dan karya bernuansa Indonesia. Penampilan tersebut berhasil memikat penonton sepanjang kompetisi berlangsung.

Pendiri sekaligus Direktur Musik TRCC, Avip Priatna, menyampaikan rasa syukur atas prestasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu merupakan hasil latihan disiplin dan kerja keras seluruh anggota tim. Ia juga mengapresiasi dukungan orang tua, pelatih, serta berbagai pihak yang membantu persiapan kompetisi. Avip berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mencintai seni paduan suara. Ia menilai musik mampu menjadi jembatan persahabatan antarbangsa.

TRCC telah beberapa kali menorehkan prestasi di berbagai kompetisi paduan suara internasional. Paduan suara ini dikenal konsisten membawa lagu-lagu Indonesia ke panggung dunia. Keberhasilan di Hungaria kembali memperkuat reputasi TRCC sebagai salah satu paduan suara anak terbaik dunia. Prestasi tersebut juga menjadi kebanggaan bagi Indonesia di bidang seni dan budaya. Pemerintah serta masyarakat diharapkan terus mendukung pembinaan talenta muda agar mampu berprestasi di tingkat internasional.

Similar Posts

  • Senam Kreasi Penthul Tembem Gunungkidul cetak rekor MURI hingga dunia

    Kabupaten Gunungkidul kembali menorehkan prestasi melalui Senam Kreasi Penthul Tembem yang mengangkat budaya lokal. Kegiatan tersebut sukses memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia atau MURI sekaligus rekor dunia. Acara digelar di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat, 10 Juli 2026. Sebanyak 1.588 peserta perempuan ambil bagian dalam senam massal tersebut. Pencapaian itu…

  • Rangga Riantiarno akan Sutradarai Teater Koma dalam Lakon “Rumah Sakit Jiwa” Karya N. Riantiarno

    Teater Koma kembali menghadirkan lakon legendaris Rumah Sakit Jiwa karya N. Riantiarno setelah 35 tahun sejak pementasan perdananya pada 1991. Produksi ke-237 Teater Koma ini akan disutradarai oleh Rangga Riantiarno dan dipentaskan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Pertunjukan dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026 melalui kolaborasi Teater Koma dengan…

  • Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia

    Lomography kini resmi hadir di Indonesia dan kembali membawa tren fotografi analog ke kalangan pecinta visual.Kehadirannya menjadi angin segar bagi komunitas fotografi yang merindukan proses pemotretan klasik menggunakan film.Fenomena ini sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap estetika foto jadul di era digital. Lomography dikenal sebagai gerakan fotografi yang menekankan spontanitas dan eksperimen visual.Gaya ini mendorong fotografer…

  • Siasat Teater Koma di Usia Setengah Abad: Regenerasi Sutradara-Penulis Naskah

    Teater Koma terus memperkuat regenerasi sebagai bagian dari perayaan usia setengah abad perjalanan mereka di dunia seni pertunjukan Indonesia. Kelompok teater yang dikenal melalui berbagai pementasan legendaris itu menilai keberlanjutan organisasi bergantung pada lahirnya generasi baru. Karena itu, pembinaan sutradara dan penulis naskah muda menjadi salah satu fokus utama. Langkah tersebut diharapkan menjaga kualitas karya…

  • Lestari Moerdijat: Pelestarian Lengger Perkuat Karakter dan Kesadaran Kebangsaan Generasi Penerus

    Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menegaskan pentingnya pelestarian seni dan budaya tradisional sebagai bagian dari upaya memperkuat karakter bangsa serta menumbuhkan kesadaran kebangsaan pada generasi muda. Salah satu budaya yang dinilai memiliki nilai luhur untuk terus dijaga keberlangsungannya adalah seni tari Lengger. Menurut Lestari, Lengger tidak hanya memiliki nilai seni yang tinggi, tetapi menyimpan…

  • Reog Ponorogo Terus Berjaya di Pundak Generasi Muda

    Reog Ponorogo terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu warisan budaya Indonesia berkat peran aktif generasi muda. Kesenian tradisional asal Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, itu tidak hanya dipentaskan dalam berbagai acara daerah, tetapi juga tampil di tingkat nasional hingga internasional. Setelah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO pada Desember 2024, semangat pelestarian Reog semakin menguat…