Kotak Garap Video Klip “YOLO” secara Mandiri, Rasakan Sensasi Seperti Band Baru

Band Kotak memilih menggarap video klip lagu “YOLO” secara mandiri. Proses tersebut memberi pengalaman berbeda bagi Tantri, Chua, dan Cella seperti membangun band dari awal.

Video klip “YOLO” menjadi bagian dari fase baru Kotak setelah lebih dari dua dekade berkarier. Grup yang terbentuk pada 2004 itu kini ingin mengeksplorasi cara kerja yang lebih mandiri. Mereka terlibat langsung dalam berbagai proses produksi video musik tersebut.

Tantri mengungkapkan proses kreatif tersebut membuat para personel kembali merasakan semangat awal membangun grup. Mereka tidak hanya menjalankan peran sebagai musisi, tetapi juga terlibat dalam menentukan konsep visual. Pendekatan tersebut membuat proses produksi terasa lebih personal bagi seluruh anggota. =

Lagu “YOLO” sendiri membawa pesan mengenai keberanian menjalani kehidupan dengan lebih bebas. Judul tersebut merupakan singkatan dari You Only Live Once. Tema itu mendorong pendengar menikmati hidup tanpa terlalu terjebak pada penilaian orang lain. Kotak kemudian menerjemahkan semangat tersebut ke dalam konsep video klip.

Keterlibatan langsung dalam produksi juga menjadi bagian dari upaya Kotak menjaga identitas musiknya. Setelah perjalanan panjang, mereka ingin tetap memiliki ruang untuk bereksperimen. Proses mandiri tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kreativitas tidak berhenti meski sebuah band sudah lama berkarya.

Bagi Kotak, video klip “YOLO” menjadi lebih dari sekadar materi promosi lagu. Proyek tersebut menjadi ruang untuk kembali mengeksplorasi kreativitas bersama. Pengalaman itu membuat Tantri, Chua, dan Cella merasakan kembali energi seperti ketika mereka membangun Kotak pada awal perjalanan.

Similar Posts

  • Konser Isyana Sarasvati di Malaysia Batal, Penjualan Tiket Tak Capai Target

    Konser Isyana Sarasvati Live in Kuala Lumpur yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Juli 2026 resmi dibatalkan. Kabar tersebut diumumkan oleh promotor Redrose Entertainment bersama Vault Vision Agency melalui pernyataan resmi di media sosial. Keputusan itu diambil setelah penjualan tiket dinilai belum mencapai batas minimum yang dibutuhkan agar konser dapat diselenggarakan secara layak dan bertanggung jawab….

  • Mario G Klau Tuangkan Kisah Terlalu Banyak Mengalah lewat Lagu “Riuh”

    Mario G Klau kembali menyapa pendengar melalui single terbaru berjudul “Riuh”. Lagu tersebut dirilis pada 28 Agustus 2026. Dalam karya ini, Mario berkolaborasi dengan penyanyi Grace Kaitlin. “Riuh” mengangkat kisah hubungan yang perlahan dipenuhi ego, gengsi, dan perasaan terpendam. Mario menggambarkan seseorang yang terus mengalah demi mempertahankan hubungan. Ia mengikuti keinginan pasangan hingga kehilangan ruang…

  • Band Van Der Dijs Bermusik hingga Ajal, Tewas di Studio Saat Gempa Dahsyat

    Duka menyelimuti dunia musik setelah seluruh personel band nu-metal Van Der Dijs meninggal dunia akibat gempa bumi dahsyat di Venezuela. Tragedi itu terjadi pada 24 Juni 2026 ketika mereka berada di sebuah studio rekaman di Tanaguarena, La Guaira. Saat itu, band tersebut sedang menggarap materi lagu baru untuk proyek berikutnya. Gempa berkekuatan 7,2 dan 7,5…

  • Aksaranata Rilis “Tertinggal Di Banyuwangi”, Kisah Luka dan Janji yang Tak Pernah Usai

    Grup musik Aksaranata kembali menyapa pendengar melalui singel terbaru berjudul “Tertinggal Di Banyuwangi”. Lagu ini mengangkat kisah tentang perpisahan, penyesalan, dan janji yang belum sempat ditepati. Dengan balutan musik yang melankolis, Aksaranata menghadirkan cerita emosional yang dekat dengan pengalaman banyak orang. “Tertinggal Di Banyuwangi” bercerita tentang seseorang yang harus meninggalkan orang terkasih di sebuah kota…

  • Baskara Putra Dulu Cuma Pendengar, Kini Sepanggung Bareng PWG

    Musisi Baskara Putra membagikan kisah perjalanannya hingga akhirnya tampil satu panggung bersama band asal Inggris, Public Warning Group (PWG). Ia mengaku pernah menjadi pendengar yang mengagumi karya-karya grup tersebut sejak masih merintis karier di industri musik. Kesempatan tampil bersama menjadi pengalaman yang tidak pernah dibayangkannya sebelumnya. Momen itu sekaligus menjadi bukti perjalanan panjang yang telah…

  • Maestro Paduan Suara Agustinus Bambang Jusana Meninggal Dunia

    Dunia musik dan paduan suara Indonesia berduka atas wafatnya Agustinus Bambang Jusana, sosok yang dikenal sebagai maestro paduan suara dan memiliki kontribusi besar dalam perkembangan musik vokal di Tanah Air. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, murid, rekan musisi, serta komunitas paduan suara yang selama ini mengenal dedikasi dan pengabdiannya. Selama perjalanan kariernya, Agustinus Bambang…